
.my baby Reyhan.
_______
Riska sedang melamun dibalkon kamar sudah hampir 2 bulan pernikahan nya .Wiliam belum pulang mungkin besok ia baru pulang.
Riska merenungkan pikirannya.pikirannya melayang mengigat saat ia menerima tawaran menikah .
POV.
"aku tak bisa menerimanya."hardik Riska membuat Wiliam memijat keningnya.
"kanapa?."tanya Wiliam.
"aku tak mencintai mu,aku membencimu,aku tak mau hidup bersamamu."hardik Riska lagi kali ini Wiliam membuang nafas kasar.
"sttt."
"jika kau menolak ku cabut saham yang kutanam di perusahan Wijaya dan Adams ."ancam Wiliam ,awalnya tak mau tapi tak ada jalan lain. apa kurangnya wiliam.mau bertanggung jawab atas prilakunya dulu.
Riska seketika bungkam mendengar kata Wijaya dan Adams perusahaan Adams adalah perusahaan milik pamannya dan sewaktu ia rapat pamannya pernah memberi tahu jika saham 60% perusaahan milik tuan Wiliam.
jika ditarik begitu saja tanpa alasan pastinya perusahaan itu rata menjadi tanah,untuk Wijaya bisa bisa mengalami kritis keuangan.
"ambil saja."ketus Riska.
""astaga riska ,aku tanya apa kurangnya aku? "ucap Wiliam menaikan suaranya satu oktaf.
"kusebarkan bahwa kau mengandung anak ku dan sudah menjadi istri ku di dunia maya ."sekarang ancaman itu membuat Riska lagi lagi bungkam . usahanya bisa kandas bisa jadi Enyang dan Oma nya akan marah besar mengetahui Riska hamil diluar nikah.
__ADS_1
"baik aku menerimanya ."pasrah Riska ia tahu semuanya demi reyhan.pernikahan Tampa cinta entah akan sampai mana ujungnya.
Wiliam membuka laci mengeluarkan map biru dan memberikan pada Riska.
"apa ini?"bingung Riska.
"baca."
riska membaca detail tapi ada yang yang membuat Riska sakit jantung.
1.tidak ada perjanjian , pernikahan ini seumur hidup.
satu nomer saja membuat Riska hampir sakit jantung berharap ada batas kontrak tapi pupus sudah harapan nya.
Riska mengagguk setuju ia pergi dari rauangan Wiliam dengan langkah gontai ia masuk ke kamarnya .Reyhan mengerutkan dahinya heran .'kenapa dengan ibunya.'pemikiran itu muncul diotak nya. heran melihat ibunya yang baru keluar dari ruangan wiliam tapi muka murung seperti gagal mendapatkan tender proyek.
Riska masuk kedalam kamarnyaenutup pintu balkon dan menyeret gorden putih ia membaringkan tubuhnya di kasur berwarna putih . menatap langit langit kamar dengan mulut membisu.
"tok
tok
Riska bangun dari tidurnya melangkah kearah pintu .
cklek.
"ada apa?."tanya Riska.
"maaf nona ini pesanannya."ucap maid berambut ikal di ikat kuda.
__ADS_1
"baik, pergilah."ucap Riska
brak
"ada apa dengan nyonya ?apakah sedang dapat bulanan?"pikir maid tersebut tak banyak pikir panjang ia pergi begitu saja
Riska membuka bungkusan berupa paket ia buka terdapat hanya alat alat tulis itu pesanan Reyhan ia membelikan online tanpa sepengetahuan Wiliam tapi bukan Wiliam yang tak bisa tau apa pun
Wiliam.
"apa yang dilakukan nya?."tanya Wiliam pada asistennya.
"nyonya membeli paket berupa alat tulis tuan"jawab asistennya membungkukkan badannya sedikit.
Wiliam memungut mungut mengiyakan lalu menyuruh asistennya pergi dengan patuh asisten nya pergi .
Wiliam melihat kembali kearah leptopnya yang menampakan data keuangan yang belum ia periksa.
mengetuk ngetuk jarinya di meja memandang sebentar layar leptop dan iPed secara bergantian .membuka map ia baca sekilas ,mendiamkan lalu menandatangani dan menutupnya kembali meletakan pada semula.
pandangannya fokus pada layar leptop dan ipednya memantau pekerja di cabangnya kali ini.
_____
#typo meresahkan
#tanda baca acak acak
#alur berantakan.
__ADS_1