My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 16


__ADS_3

"Pemotretan?" Tanya Jason bingung.


Shit! Aku salah bicara, kalau aku bilang aku model apa dia akan tetap mengijinkan ku menjadi model?


Akhirnya Lysny memilih untuk menutupi kebenaran dari Jason, "Maksudku aku harus menjaga model nanti yang akan melakukan pemotretan." Lysny gugup saat mengatakan kebohongan. Jantungnya berdebar tak karuan takut kebohongannya terbongkar.


Jason mengangguk mengerti dengan kebohongan yang Lysny ucapkan. Jason membukakan pintu mobil untuk Lysny ketika mereka sudah sampai di depan lobi Willy's. Corp.


Jason memastikan bahwa Lysny beserta anaknya sudah masuk ke dalam baru ia tenang.


Sekarang adalah waktunya bagi Lysny untuk melakukan pemotretan. Sang fotografer memberi arahan agar Lysny bisa tampil dengan gaya yang terbaik.


Tanpa mereka sadari seorang pria berdiri di balik ruangan pemotretan dengan senyum smirk miliknya.


Aku akan membuat perhitungan dengan mu setelah ini.


Pemotretan berlangsung selama 2-3 jam. Setelah para staf keluar hanya tersisa Lysny dan beberapa karyawannya, tiba tiba suara tepuk tangan menghampiri mereka.


Plok....... Plok..... Plok....


Lysny yang melihat siapa pria itu dengan segera menyuruh semua orang untuk keluar.

__ADS_1


"Keluarlah." Karyawan yang tersisa pun segera berjalan keluar dari ruangan pemotretan.


"Kau membohongi ku, istri ku tersayang," Jason berbicara dengan wajahnya yang me merah pertanda ia sedang menahan amarahnya agar tidak melampiaskannya pada Lysny. Lysny merasa jijik dengan panggilan yang Jason berikan untuknya.


"Bisa kau berhenti mengatakan istri ku tersayang? Aku merasa jijik," ucapnya menghindari kontak mata dengan Jason karena ia tahu pria itu sedang marah.


"Baiklah, tapi sekarang kita ke ruangan mu," ucap Jason dengan raut wajah yang tak terbaca. Lysny menjadi khawatir dengan apa yang akan dilakukan Jason.


Menuruti kemauan Jason, kini mereka sudah berada dalam ruangan Lysny.


Tanpa dipersilahkan Jason langsung duduk di sofa yang tersedia untuk tamu. "Kau berbohong pada ku." Kalimat pertama yang dilontarkan Jason setelah berada dalam ruangan Lysny.


"Tapi aku tidak bermaksud membohongi mu. Aku punya alasan tersendiri."


"Kalau aku katakan yang sebenarnya apa kau masih mengijinkan ku untuk menjadi model? Tidak bukan?!"


"Baik aku terima alasan mu, itu masuk akal. Aku tidak jadi menghukum mu, tapi dengan satu syarat," ucap Jason dengan senyum licik. Ia pandai memanfaatkan keadaan.


"Mau dengar syaratnya?" Lysny mengangguk sebagai jawabannya.


"Hapus poin nomor 1 dari syarat itu." Jason memilih untuk menghapus poin nomor 1 dulu, karena ia mau melakukan pendekatan. Kalau anak jaman sekarang katanya PDKT.

__ADS_1


Jika ia memilih menghapus poin nomor 2 maka Lysny akan salah paham padanya. Ia akan menganggap Jason membutuhkannya hanya untuk memuaskan nafsunya saja.


Dengan terpaksa Lysny menyutujuinya, demi kelancaran pekerjaannya ia akan menuruti kemauan pria itu.


"Aku akan membuat yang baru nantinya."


Lysny tidak tahu dengan menghilangkan poin nomor 1, maka pertahanannya akan semakin lemah. Ia akan semakin mudah untuk menerima Jason. Ia juga akan berinteraksi lebih banyak dari biasanya jika mereka tidur dalam satu kamar. Apa ia akan terbiasa jika nanti Jason pergi jauh darinya?


Jason juga sepertinya lupa, tidur satu kamar bukan berarti akan tidur dalam 1 ranjang yang sama bukan? Seharusnya ia mengajukan lebih banyak syarat agar misinya sukses dalam waktu singkat. Tidak perlu menunggu sampai 365 hari pernikahan.


*Kenapa aku merasa jadi tidak enak ya karena menerima syaratnya? Apa dia akan mengambil keuntungan dari penghapusan salah satu poin?


- Lysny


Istri ku tercinta, misi ku sebentar lagi pasti akan berhasil. Kau tunggu saja, aku akan membuat mu tidak bisa lepas dari ku.


- Jason*


TBC


**Doain ya supaya misi bang Jason lancar😉

__ADS_1


Tadi pemotretannya begini, bang Jasonnya jadi marah liatnya**.



__ADS_2