My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 64


__ADS_3

Della dan juga Stefan menitipkan Jayden juga Eros ke rumah mansion utama Van Xander. Ada urusan yang harus mereka lakukan untuk membantu Jason mencari Lysny.


Kedua orang Jason juga grandpa tidak keberatan dengan Jayden dan juga Eros yang tinggal bersama mereka.


Pada malam harinya Eros untuk makan, ia menangis. "Huaaaaa... Elos mau mommy, mommy pasti pelgi kalna Elos nakal kan glandma makanya mommy pelgi meninggalkan Elos," ucap bocah polos itu diselingi dengan tangisan.


"Bukan seperti itu Eros, mommy tidak mungkin pergi meninggalkan Eros, mommy sayang pada Eros," ucap Eve menenangkan Eros.


"Elos janji kalau mommy kembali Elos tidak nakal lagi, tidak menyusahkan mommy, Elos akan menjadi anak yang baik, Elos juga janji akan belajal mengucapkan huluf l(R) dengan benal," ucapnya dengan sungguh-sungguh. "Hikss,,,hiksss,hikss,,, Elos mau mommy," ucapnya yang masih menangis.


Eve tak tahan melihat sang cucu menangis, ia berusaha menenangkannya. "Eros jangan nangis lagi ya, mommy bentar lagi pulang kok."


"Hikssss..."

__ADS_1


"Eros harus janji, tidak boleh nangis lagi sampai mommy pulang,ya? Kalau Eros nggak nangis lagi mommy cepat pulang nanti"


"Glandma nggak bohongkan? Kalau gitu Elos nggak nangis lagi," ucapnya agar cepat bertemu sang mommy. "Elos mau tidul sama glandma nanti ya?" Eve mengangguk, menyanggupi permintaan sang cucu.


"Iya, nanti kita tidur sama-sama, sama Jayden juga. Sekarang Eros makan dulu ya, kalau tidak makan nanti mommy sedih, Eros tidak maukan melihat mommy sedih?" Eros mengangguk. Walaupun Jayden bukan cucunya, Eve menyayanginya sama seperti ia menyayangi Eros.


***


Jason dibawa ketempat yang sama dengan tempat Lysny disekap. Saat diperjalanan tadi ia dikepung oleh anak buah Adnan, ia tak bisa melawan karna kurang jumlah. Mana mungkin ia bisa melawan mereka seorang diri. Saat Jason dibawa ke gudang tak henti-hentinya ia dipukuli, sampai saat ia sudah sampai digedung ia sudah babak belur.


Ia dilempar ke lantai begitu sampai, membuat Lysny membuka matanya seketika saat mendengar suara. Matanya membulat, ia merasa senang dan sedih saat melihat Jason. Senang karna cintanya sudah disini, sedih karna suaminya babak belur.


"Jason..." lirihnya. Jason ditendangi oleh anak buah Adnan. "Hentikan, atau kalian akan tahu akibatnya nanti. Tak hanya Tuan kalian, aku juga akan membuat perhitungan dengan kalian karna telah menyakiti suami ku!"

__ADS_1


Tak lama Adnan datang bersama Zaira. "Kakak, suruh mereka berhenti memukuli calon suami ku," ucap Zaira.


Jason mendongak keatas untuk melihat siapa yang mengklaimnya sebagai calon suami. Setelah melihatnya ia terkekeh. "Nona Zaira... Jangan berharap kau akan bisa menjadi istriku. Satu-satunya yang bisa menjadi istri ku adalah Lysny Willy Johnson." Lysny menjadi terharu mendengarnya. "Selamanya dan selalu dia akan menjadi istri ku. Kau jangan jangan berharap bisa menjadi istri ku." Zaira menjadi panas mendengarnya, sakit hati dengan Jason. Ia melemparkan sebuah surat tepat ke hadapan Jason.


"Tanda tangani ini, maka kalian akan kami lepaskan dan menjadi milik kami," ucap Adnan dengan percaya diri.


Jason membaca apa surat itu, ia meludahinya. "Kalian ini lucu sekali, membuang tenaga untuk hal yang sia-sia. Sudah tahu aku tidak akan melakukannya begitu juga dengan Lysny, bukankah begitu istri ku?" Tanyanya melihat ke arah Lysny dibalik sel. Lysny mengangguk.


"Lebih baik kalian pukuli aku daripada aku menandatanganinya. Lebih baik aku mati daripada harus melakukan yang kalian mau."


TBC


Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca ya, kakak-kakak

__ADS_1


__ADS_2