My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 49


__ADS_3

Mata lentik itu tengah memandangi indahnya kota New York dengan duduk di balkon kamarnya. Perasaannya sedang kacau, berpikir tentang apakah benar keputusan yang sudah diambilnya. 2 bulan sudah berlalu sejak ulang tahunnya bersama Eros. Hari ini adalah hari jadi pernikahannya bersama sang suami yang ke pertama. Itu berarti umur pernikahannya sudah genap 1 tahun, 365 hari sudah mereka lewati, keputusan sudah diambilnya. Entah harus senang atau sedih, ia pun tidak tahu. Hadiah terbaik yang pernah ia terima adalah saat ulang tahunnya, hadiahnya sangat berkesan. Jason membuat tato namanya di dadanya. Saat sedang asik dengan pikirannya, seorang bocah menghampirinya dengan terburu-buru.


"Mommy... Mommy... Whele ale you?" Eros sedang mencari keberadaan sang ibu, ia berjalan dengan cepat, seringkali ia terjatuh karna itu. Lysny yang mendengar teriakan sang putra pun langsung bersuara.


"Mommy di sini, di balkon kamar" mendapat jawaban sang ibu dengan segera bocah itu menghampirinya. "Sudah mommy bilang, hati-hati kalau berjalan" ocehnya ketika Eros terjatuh saat menghampirinya. Dengan sigap ia mendekap bocah itu dalam gendongannya.


"Hehehe" tawanya. Ia mengamati wajah sang ibu, terlihat gurat kesedihan didalamnya. "Mommy sedang sedih ya?" tanya bocah itu dengan polos.


Menyadari analisis sang putra dengan segera ia mengganti ekspresi wajahnya menjadi tersenyum. "Mommy tidak sedih, hanya saja mommy khawatir Eros terluka karna sering terjatuh"


Eros tahu mommy nya sedang bersedih, ia cukup pintar untuk menyadarinya. "Mommy... Jangan belbohong. Mommy sendili yang pelnah bilang, belbohong itu tidak baik" Eros mengulang perkataan yang pernah sang ibu katakan.

__ADS_1


"Mommy tidak bohong sungguh... Apa ada yang sakit? Tadi Eros terjatuh cukup kuat" bocah itu mengeleng.


"Mommy pasti sedih kalna daddy ya? Nanti Elos akan menghukum daddy" Eros mengingat sang daddy yang mengusili sang mommy, hingga membuat Lysny kerap kali mengadukannya pada Eros.


"Siapa bilang mommy sedih karna daddy? Sudah mommy bilang, mommy tidak sedih" Lysny mencoba untuk mengalihkan pikiran putranya, ia tahu ini cukup sulit, karna turunan Jason. Pikiran pria itu juga sulit untuk diahlikan. "Eros mau tidak ke rumah aunty Della? Eros sudah lama kan tidak bermain dengan Jayden?" Tanpa mendengar jawaban putranya dengan segera Lysny membawanya ke rumah sang kakak, Stefan.


"Aunty, apakah aunty tahu kenapa mommy belsedih?" Tanya Eros ketika Lysny sudah pergi. Della kini tahu alasan Lysny mengantarkan Eros ke rumahnya.


"Benarkah aunty?" Della mengangguk.


***

__ADS_1


"Sudah pulang kau rupanya? Kemana saja kau selama sebulan ini? Ku kira kau sudah lupa pada keluarga mu" Tanya Lysny dengan sinis pada Jason yang baru menampakkan batang hidungnya. "Tidak usah dijawab, tanda tangani saja ini" Lysny melemparkan sebuah surat legal ke arah Jason. Mereka terpisah jarak satu setengah meter.


Jason menangkapnya surat itu. "Apa ini?" Tanya nya dengan bingung. Saat ia pulang Lysny langsung menyerangnya dengan berbagai macam pertanyaan. Kini ia diberikan sebuah surat.


"Persetujuan operasi plastik" ketusnya, kemudian memandang ke arah lain.


"Kau bercanda ya, hah?!" Jason membuka isi suratnya dan membacanya. Sesekali ia melihat ke arah Lysny. Raut wajah Jason biasa saja saat ia membaca isi surat itu. Padahal ia bisa melihat dengan jelas apa yang tertulis didalamnya. Surat itu tertulis dengan huruf kapital berwarna hitam, bertuliskan Divorce Agreement.


TBC


Kira-kira apa ya yang akan terjadi selanjutnya? Ikuti terus ya kelanjutannya. Kakak-kakak jangan lupa tinggalkan jejak ya.

__ADS_1


__ADS_2