
Semua orang kesayangan Lysny sedang mengantarnya ke bandara sebagai tanda perlisahan. Ternyata setelah mendengar Lysny akan kembali bersama Jason,Stefan juga membawa Della ke America.
Ia tidak ingin jauh dari adiknya sekalian supaya istrinya Della tidak bosan di rumah sendirian saja.
"Jaga diri mu baik baik di sana...... Jika terjadi sesuatu telpon saja aku. Setelah mendapatkan pengganti aku akan menyusul mu ke America," ucap Bob pelan sembari mengelus kepala Lysny. Lysny mengangguk pelan.
Giliran Max yang memeluk Lysny, "Jika kau tidak merasa bahagia datang saja pada ku. Aku akan membahagiakan mu." Max ingin melihat ekspresi Jason untuk menyakinkan jika pria itu tidak mengancam Lysny. Jason yang sedang menggendong baby Er itu menatapnya dengan sengit seakan matanya bisa menembus badannya dengan sekali tatapan. Max hanya tersenyum tipis. Tatapan itu membuatnya yakin pria itu tidak mengancam Lysny.
Tak lupa Bob dan Max juga berpamitan pada baby Er dengan cara mengecup nya dan menggendongnya sebentar. Setelahnya baby Er kembali lagi pada daddynya Jason.
***
"Jika kalian lelah tidur lah di kamar. Di sini ada tiga kamar," Ucap Jason lembut melihat Lysny. Namun, Lysny tak menyadarinya ia sedang bermain dengan anaknya baby Er.
__ADS_1
"Tidak apa apa, kami tidak lelah. Kalian saja yang istirahat," Ujar Stefan.
Tak lama kemudian terdengar lah suara tangisan dari seorang bayi, "Kenapa sudah lapar ya anak mommy?" tanya Lysny karena ia merasa tadi sudah memberikan Eros ASI di apartemen tadi sebelum berangkat.
"Pergilah ke kamar, kasihan Eros. 'Jangan membuatnya kelaparan!" Ucap Jason penuh penekanan. Ia tidak tega melihat anaknya menangis, dengan segera ia menuntun Lysny ke kamar. Stefan yang melihatnya pun hanya tersenyum. Ia bahagia adiknya mendapatkan calon suami yang pengertian.
"Keluarlah!" Menjeda sebentar, " Kau ingin aku menyusui Eros bukan? Kau ingat poin nomor 2?" Lysny menaikkan satu alisnya tinggi. Ia tak mau salah satu aset berharganya diperlihatkan pada pria lain. Walaupun sebentar lagi Jason akan menjadi suaminya.
"Tapi aku mau melihat dia sedang meminum ASI." Momen yang ditunggunya selama ini harus ia tunda terlebih dulu karena calon istrinya.
Jason dengan lemas mengangguk pelan. Setelah ia keluar barulah Lysny mulai menyusui baby Er. Stefan tampak menahan tawanya melihat ekspresi kusut Jason yang tampak tak bersemangat.
"Bersabarlah,Lysny pasti akan menerima mu kembali," ucap Della memberi semangat.
__ADS_1
"Terima kasih karena kalian sudah mendampinginya di masa sulit. Karena aku dia harus berjuang melahirkan Eros sendirian. Aku tidak bisa membayangkannya bagaimana sakit yang ia terima saat melahirkan. Aku berjanji pada kalian akan membahagiakannya," ucap Jason tulus.
"Jangan hanya berjanji,kau juga harus menepatinya. Jika kau menyakitinya aku akan membawanya pada pria yang lebih layak dari pada diri mu, Max." Stefan memperingatkan Jason agar tidak menyakiti Lysny.
"Bisakah tidak menyebut nama pria itu di depan ku." Ekspresi Jason mulai berubah menjadi datar setelah mendengar nama itu lolos begitu saja dari mulut calon kakak iparnya itu.
Stefan mengangkat kedua tangannya ke udara, "Mpphh..... Santai saja tidak usah begitu,aku hanya bercanda."
TBC
Ini uncle Stefan ya guys
Cakep nggak?
__ADS_1