My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 67


__ADS_3

Pintu UGD tertutup saat itulah air matanya semakin deras mengalir. "Mommy...," panggil Eros dalam gendongan Della yang juga ikutan menangis.


Lysny menatap ke arah sumber suara, panggilan yang sudah ia rindukan beberapa hari ini. "Eros..."


Della menurunkan Eros dari gendongannya, membiarkan bocah itu berlari menuju sang mommy. Lysny menyesuaikan tinggi nya dengan Eros lalu membawanya kedalam pelukannya dan menggendongnya.


"Mommy,Elos janji kalau Elos tidak nakal lagi, tidak menyusahkan mommy, Elos akan menjadi anak yang baik, Elos juga janji akan belajal mengucapkan huluf l(R) dengan benal, Elos juga akan beljalan dengan benal agal tidak jatuh lagi," ucapnya mengulang apa yang dikatakannya pada Eve.


Lysny yang mendengarnya merasa konyol, ia tak menyangka Eros akan berbicara seperti itu. "Mommy tidak akan meninggalkan Eros walaupun Eros tidak berjanji apa-apa. Kemarin itu mommy diculik oleh uncle yang jahat. Jadi Eros tidak usah khawatir, mommy tidak akan pernah meninggalkan Eros. Mana mungkin mommy meninggalkan anak mommy yang tampan ini," ucapnya sambil mencium keseluruh wajah Eros. Eros juga melakukan hal yang sama dengan menciumi seluruh wajah Lysny, bahkan bibirnya. Lysny juga membalasnya.


"Mommy jangan nangis lagi, daddy sangat kuat. Tadi Elos juga nangis liat daddy, tapi Elos tau daddy kuat jadi Elos nggak nangis lagi," ucapnya yang menenangkan Lysny agar tak menangis.


Ditengah anak dan ibu itu melepas rindu, tiba-tiba pintu UGD terbuka memperlihatkan pria dengan berjas putih keluar. "Keluarga pasien?"


"Saya istrinya dok, bagaimana keadaan suami saya?"

__ADS_1


"Keadaan pasien sudah membaik, walau tadi sempat kritis. Beruntung pasien tadi segera dilarikan ke rumah sakit. Pasien akan segera sadar."


"Baik dok, terima kasih"


"Pasien akan dipindahkan ke ruang rawat inap, kalau begitu saya permisi dulu," dokter itu berlalu pergi. Akhirnya Lysny bisa tenang setelah mengetahui suaminya baik-baik saja, lega rasanya.


"Aku akan ke bagian administrasi mengurus semua biayanya, tolong jaga Jason sebentar ya," ucapnya pada Stefan dan Della.


"Biar kakak saja, kau temani saja suami mu," ucap Stefan yang mendapat anggukan Lysny.


"Kak jangan lupa pindahkan Jason ke kamar VVIP ya," ucap Lysny yang menginginkan yang terbaik untuk suaminya.


Sudah satu jam lamanya mata itu tak kunjung terbuka. Sedari tadi Lysny dengan setia duduk disamping brankar Jason dengan memangku Eros. Sedangkan Stefan dan Della pamit untuk pulang, nanti mereka akan datang lagi.


"Eros kalau capek dipangku tidur saja disofa sana," ucap Lysny menunjuk sofa panjang dibelakangnya. Lysny melihat putranya seperti kelelahan, ia tak tega melihatnya.

__ADS_1


"No mommy... Elos mau disini sama mommy, sama daddy," balasnya. Lysny merasa sangat beruntung bisa mendapatkan putra seperti Eros, Eros sangat pengertian dan juga perhatian, ia merasa senang bisa menjadi ibu dari Eros.


Eros sedang bermanja-manja pada Lysny, ia meletakkan kepalanya didada Lysny. "Mommy kapan daddy akan buka mata?" Tanyanya.


Lysny mengendikkan bahunya. "Mommy juga tidak tahu," ucapnya. Tak lama Eros melihat tangan Jason bergerak.


"Mommy, tangan daddy gelak." Eros menunjuk ke arah jari Jason. Setelah menggerakkan tangannya, perlahan mata Jason terbuka, ia mengerjapkan matanya pelan menyesuaikan cahaya yang masuk.


"Kau sudah sadar? Aku akan panggil dokter dulu," ucapnya lalu menekan tombol darurat disamping brankar.


"Boleh geser dulu nona, saya mau mengecek keadaan pasien," ucap dokter itu dengan sopan.


"Silahkan dokter."


Selesai memeriksa Jason dokter itu keluar dari ruangan setelah mengatakan Jason baik-baik saja dan harus banyak istirahat. Tak lupa, Lysny juga mengabari yang lainnya kalau Jason sudah sadar. Termasuk keluarga Jason.

__ADS_1


TBC


Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca ya, kakak-kakak


__ADS_2