My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 82


__ADS_3

"Kau dari rumah kesini? Atau kantor?" Tanya Jason dengan menyelidik. Perusahaan keduanya sudah merger dengan alasan ini Jason ingin Lysny lebih banyak menghabiskan waktu dirumah. Ia hanya mengerjakan sebagian pekerjaan saja dan selebihnya Jason yang mengerjakannya dibantu oleh Joe dan Bob.


"Dari kantor, aku bosan dirumah," jawabnya dengan jujur. Lysny tidak mau karna ketidakjujurannya, mereka jadi bertengkar dan berimbas pada rumah tangga mereka. Dalam suatu hubungan kejujuran itu sangat penting. Kejujuran merupakan salah satu pondasi agar hubungan tetap terjaga.


"Dimana Eros? Kenapa tidak membawanya?" Tanya Jason dengan lembut. Ia tidak marah pada Lysny, ia menghargai kejujurannya.


"Aku ingin menghabiskan waktu bersama mu, kita tidak ada waktu berduaan. Jadi aku menitipkannya dirumah mommy." Lysny mengelus wajah Jason. "Sudah ya, aku mau pulang. Aku kesini hanya mau melihat mu saja." Lysny beranjak dari sofa.


"Aku kira kau kemari ingin bermain bersama ku," ucapnya dengan sendu. Padahal Jason sudah berharap banyak. "Pulang sana, sana aku tidak mau melihat mu," ucapnya pura-pura ketus sambil menuntun Lysny keluar dari ruangannya. Bukan menuntun tapi lebih tepatnya mengusir.


"Okay aku pulang, bye honey. Pulanglah dengan cepat aku menunggu mu. Jika kau telat sedetik maka akan kupastikan kau tidur diluar nanti malam" Lysny mengecup wajah Jason sekilas lalu pergi meninggalkan pria itu menuju kotak yang akan membawanya turun. Padahal kalimat terakhir yang Jason ucapkan supaya Lysny membujuknya agar tidak seperti itu. Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Lysny tidak mengerti arti kalimat yang dilontarkan.


Kasihan sekali aku, punya istri yang tidak peka. Biasanya yang tidak peka itu kan suami. Tapi apa boleh buat, dia adalah belahan jiwa ku. Aku tidak bisa kasar atau pun marah padanya, itu seperti melukai ku sendiri.

__ADS_1


Jason menghela nafas lalu berjalan menuju sofa karna kursi baru yang ia pesan belum datang. Ia mengeluarkan ponsel dari saku celananya lalu menghubungi seseorang.


"Dengarkan, ada tugas baru untuk mu," ucapnya setelah panggilan itu dijawab.


"...."


"Bawa dia ketempat biasa. Aku tidak mau ada kesalahan,"


"Pastikan kau mengikuti perintah ku." Saat sedang berbicara pintu ruangan Jason diketuk. "Aku tutup dulu, nanti aku akan menelpon mu balik."


"Masuk" Ternyata yang datang adalah Joe dengan membawa kursi baru untuk Jason. "Besok ke markas, kau harus mengurusnya. Tangani dia dengan baik, jangan sampai dia muncul dihadapan orang-orang terdekat ku dikemudian hari," ucapnya dengan serius. Joe mengangguk sebagai jawaban, ia tahu siapa orang yang dimaksud.


***

__ADS_1


Saat masuk kedalam mansion Jason merasa ada yang aneh. Semuanya gelap dan hanya diterangi dengan lilin. Para pelayan juga tidak berada disana membuat mansionya menjadi sepi senyap. Ditambah sang anak Eros juga tidak dirumah. Sebenarnya apa yang terjadi, apakah hari ini adalah hari special yang dilupakannya? Tapi tidak mungkin jika dipikir-pikir, karna jika itu terjadi sudah pasti terjadi pertikaian antaranya dan sang istri pikirnya.


"Honey, aku sudah pulang. Dimana kau?" ucapnya yang masih berjalan tak menentu karna kurangnya pencahayaan. Langkahnya terhenti ketika ponselnya berbunyi pertanda ada pesan yang masuk. Jason mengeluarkan ponselnya dari dalam jasnya.


My sugar baby ❤: "Aku ditaman belakang, datanglah kemari. Aku menunggu mu"


Setelah membacanya secepat mungkin Jason berjalan tapi dengan perlahan karna kondisi cahaya. "Baby bisakah kau keluar menuntun ku, disini gelap sekali?" Pesan kembali masuk ke ponselnya.


My sugar baby ❤: "Sebentar lagi kau akan melihat cahaya yang terang."


Lysny menolak secara halus membuat Jason harus berjalan menuju tempat sang istri berada. "Ada apa ini?" Tanyanya ketika sudah sampai ditaman belakang.


TBC

__ADS_1


__ADS_2