My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 71


__ADS_3

Saat ini mereka sedang makan malam di mansion Stefan, Della yang mengajak. Sudah lama sekali sejak terkahir kali mereka makan bersama.


"Wahhh... Makan malamnya kelihatannya enak sekali," puji Lysny. "Ini, makanlah udang goreng kesukaan mu." Lysny meletakkan seekor udang di piring Della.


"Kau tidak pernah melupakan makanan kesukaan ku, ini telur gulung kesukaan mu," Della juga menaruh makanan kesukaan Lysny dipiringnya. Saat Della sedang mengunyah udangnya, ia merasa perutnya sedang dikocok. Ia mual, rasanya ia ingin muntah.


Della berlari kearah wastafel untuk memuntahkan makanannya, Lysny mejadi panik. Ia berlari mengikuti Della. Ia memijit tengkuknya agar Della merasa lebih baik. Jason berinisiatif menghubungi Stefan dan memberitahunya tentang kondisi Della.


"Ada apa dengan mu? Kenapa kau memuntahkan udang kesukaan mu? Ini aneh," ucap Lysny.


"Tidak tahu, aku merasa sangat mual," ucapnya setelah merasa baikan.


"Apa perlu kita ke dokter?" Tanya Lysny yang masih khawatir dengan sahabatnya. Ia mengambil air dan memberikannya pada Della untuk diminumnya.


"Tidak, itu tidak perlu aku sudah merasa lebih baik sekarang," ucapnya setelah selesai minum. Tak lama setelahnya Stefan pulang, ia merasa sangat khawatir saat Jason menelponnya tadi. Setelah tahu Della tidak baik-baik saja ia bergegas pulang, bahkan ia mengebut saat membawa mobil tadi.


"Kak, sebaiknya bawa Della ke dokter. Aku akan menjaga Jayden. Kalian pergilah," ucap Lysny.


"Yang dikatakan Lysny itu benar, pergilah. Kesehatannya lebih penting sekarang, ingat kesehatan tidak bisa dibeli." Mendapat banyak dorongan untuk menemui dokter, akhirnya Della menyutujuinya.

__ADS_1


Semoga Della baik-baik saja.


***


"Apa yang terjadi pada istri ku dokter?" Tanya Stefan setelah Della selesai melakukan pemeriksaan. Della duduk disebelah Stefan.


"Istri Tuan baik-baik saja," ucap dokter.


"Sudah ku bilang aku baik-baik saja, kau saja yang parnoan tadi," omel Della.


"Selamat ya istri Anda sedang mengandung. Kalau perkiraan saya tidak salah, nyonya sedang hamil 1 bulan," lanjut dokter itu.


"Iya Tuan, nyonya Della sungguh hamil. Tuan bisa memeriksakannya ke obgyn agar lebih jelas."


Selesai memeriksa keaadaan Della, mereka bergegas pulang kerumah untuk memberikan kabar baik ini. Senyum di wajah mereka terus mengembang, menandakan mereka sangat-sangat senang saat ini.


"Benarkah? Itu artinya Jayden akan mendapatkan seorang adik," ucap Lysny yang juga ikut senang, ia menarik Della kedalam pelukannya. Ia akan mendapatkan keponakan lagi. Eros juga akan mendapat sepupu baru, teman bermainnya akan bertambah.


Malam semakin larut, akhirnya Lysny dan Jason pamit untuk pulang. Tak lupa mereka juga membawa Eros untuk pulang. Sepanjang perjalanan Eros terus tersenyum setelah tahu ia akan punya sepupu baru.

__ADS_1


Mereka sudah sampai dimansion mereka, Lysny bergegas memandikan Eros, setelahnya ia mandi dan bergantian dengan Jason.


"Ayo membuat Bamu," bisik Jason ditelinga Lysny setelah merebahkan tubuhnya diranjang. Sedangkan Eros, dia sudah tertidur.


"Bamu?" Tanya Lysny dengan bingung.


"Iya, Bamu. Baby mungil maksudnya." Jason memamerkan deretan gigi putihnya. "Masak kita kalah sama Della," lanjutnya. "Ayolah sudah lama sejak kita bermain, itu pun tidak masuk. Kau menggunakan tangan mu."


"Nggak ada Bamu-Bamu, Eros masih kecil," ucapnya seraya menutup mata. "Lagian dokter menyuruh mu untuk banyak istirahat bukan? Tidak boleh kelelahan," omelnya.


"Kalau begitu kau diatas saja," cengirnya. Jason sedang menempel-nempelkan tubuhnya pada Lysny. Ia sedang dalam mode manja sekarang.


"No!" Jason hendak memindahkan Eros keatas dadanya. "Jangan! Kau belum masih sembuh, biarkan saja dia tidur diatas ku."


Jason menjadi cemberut. "Eros yang diatas mu boleh, sedangkan aku yang membuatnya tidak boleh." Jason memanyunkan bibirnya.


"Itu hal yang berbeda, jangan kau samakan arti diatasnya!" ucap Lysny dengan kesal.


TBC

__ADS_1


Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca ya, kakak-kakak


__ADS_2