My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 8


__ADS_3

"Nona biarkan kami saja yang mengerjakannya" pagi hari di mansion dapur Jason, terjadi keributan antara Lysny dan para pelayan.


"Biarkan aku saja yang melakukannya. Aku ingin memasak untuk suami ku," ucap Lysny yang ingin menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri di hari pertama mereka menikah, mumpung hari ini masih weekend. Walaupun mereka menikah hanya demi baby Er, namun ia paham selaku sebagai seorang istri ia harus melayani suaminya kecuali untuk urusan ranjang ia belum bisa melaksanakannya.


"Ada apa ini pagi pagi sudah ribut?" Jason terbangun dari tidurnya karena mendengar keributan di bawah sana jadi ia memutuskan untuk melihatnya secara langsung.


"I--ini tuan,nona ingin memasak,tapi kami sudah melarangnya...." Jason tersenyum tipis,ternyata istri barunya itu perhatian padanya.


"Biarkan saja dia melakukan apa yang dia mau. Jangan pernah melarangnya mengerti?" Jason menatap serius pada pelayannya satu persatu.


"Sudah ku bilang bukan dia tidak akan marah? Sini berikan..." Lysny mengambil alih perlatan untuk memasak. Ia langsung menjalankan rencana awalnya datang ke dapur yaitu,memasak.


"Eros di kamar mu?" Tanya Jason sembari berjalan mendekati Lysny. Ia ingin memeluk Lysny dari belakang. Namun, belum sempat ia melakukannya karena sudah mendapatkan peringatan.

__ADS_1


"Tangan!" Tegur Lysny, kemudian kembali berkata, "Lebih baik kau jaga saja baby Er, dia sudah ku mandikan tadi" Jason langsung teringat pada anaknya, ia menaiki tangga kemudian ke kamar di mana Eros berada.


"Anak daddy sudah bangun ya..... Sini daddy gendong." Jason menciumi pipi anaknya kemudian melanjut berkata, "Mommy mu jutek sekali, daddy ingin peluk saja tidak boleh," ucapnya dengan wajah lesu.


"Nama mu Eros bukan? Kau harus membantu daddy,membuat mommy jatuh cinta kembali pada daddy. Daddy berjanji akan memberikan apa saja yang kau inginkan sayang...." Jason seperti sedang menyogok anaknya, padahal Eros belum mengerti apa apa.


Karena masih belum bisa berbicara Eros tersenyum mendengar ayahnya berbicara, seakan sedang mengejeknya. "Kau sedang mengejek ayah mu? Huh! lihat saja nanti tidak akan ada mainan untuk mu"


Lysny sudah menyelesaikan acara membuat sarapannya. Ia sedang ingin memanggil Jason turun untuk bersarapan. Namun saat ia sudah membuka pintu kamarnya ia sedikit membentak, "Jangan menaruhnya seperti itu!" bentak Lysny saat melihat baby Er sedang tengkurap.


Mendengar kebodohan suaminya, Lysny segera memperbaiki posisi baby Er menjadi telentang kembali, "Masih bertanya! Kau mau anak mu meninggal?! Dia baru berusia 2 bulan tidak boleh tidur tengkurap!" Bentak Lysny kembali, yang masih emosi dengan kebodohan suaminya itu.


"Maaf," hanya kata itu yang mampu Jason ucapkan.

__ADS_1


"Lain kali tidak akan ku biarkan kau menjanganya sendirian," seru Lysny. "Turunlah, sarapan sudah siap," sambungnya.


Dia itu payah sekali! Seorang pangusaha sukses tapi urusan begini saja dia tidak tahu. Untung aku datang tepat waktu,jika tidak entah apa yang akan terjadi.


Sebelum turun untuk sarapan, Lysny menyusui Eros terlebih dahulu. Lysny bertekat memberi anaknya ASI hingga ia berusia satu tahun. Ia tidak mau anaknya kekurangan nutrisi.


Lysny sudah turun ke bawah tapi masih dengan wajah juteknya. Ia duduk berhadapan dengan Jason, dan meletakkan baby Er di kursi khusus bayi.Jason belum sarapan karena menunggu Lysny untuk turun.


"Kau belum sarapan?" Tanya Lysny yang melihat piring suaminya masih utuh,tak tersentuh.


"Tentu saja menunggu mu."


"Lain kali tidak usah menunggu ku jika sudah lapar makan saja," Lysny mengalihkan pandangannya karena merasa risih dengan tatapan Jason.

__ADS_1


TBC


__ADS_2