My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 24


__ADS_3

"Kau ingat ketika kita akan ke Bali?" Jason mengangguk, ia sepertinya tahu apa yang dipikiran istrinya langsung tersenyum smirk.


"Jangan terlalu senang dulu nona, lanjutkan apa yang mau kau katakan."Jason tersenyum mengeringai membuat Lysny ragu, apakah ia harus menlanjutkannya atau tidak.


Apakah harus ku lanjutkan? Aku mempunyai firasat kalau aku menlanjutkannya, tidak akan menang melawannya.


Lysny berdehem lalu melanjutkan perkataannya, "Kau bilang akan membatalkan perjanjian itu setelah 8 bulan. Sekarang aku menagihnya," ucap Lysny dengan jantung yang berdegup kencang sembari meremas selimut yang menutupi tubuhnya, ia tidak sabar untuk mendengar respon Jason.


Ia berharap perjanjian l4kn4t itu segera berakhir, atau tidak akan dipastikan ia selalu kalah melawan Jason tentang hal apa pun itu. Bahkan syarat yang dia buat mungkin tidak akan berguna kelak sebelum hipangnya perjanjian itu.

__ADS_1


"Hahahahah...... Kau bermimpi saja nona. Yang ku ucapkan itu tidak tertera langsung di surat perjanjian itu. Jadi terserah pada ku kapan saja aku mau membatalkannya. Satu hal yang jelas kuberitahu padamu, aku tidak akan pernah membatalkan perjanjian itu. Kau milik ku selamanya, walau hati mu sekarang belum mencintai ku." Jason berkata dengan yakin, ia mempercayai semua usaha yang dilakukannya akan berbuah manis. Dan ia sudah tidak sabar untuk mengakhiri penantian yang panjang ini, entah sampai kapan ia harus menunggu dan berjuang tapi satu hal yang pasti, ia tidak akan menyerah.


"Kau....." Lysny menggeretakkan giginya menahan geram, ia menatap tajam Jason. "Laki laki sejati tidak akan mengingkari ucapan mereka." Percobaan terakhir Lysny agar Jason termakan ucapannya dan mau membatalkan perjnjian diantara mereka.


"Kalau begitu aku terima, aku bukan laki laki sejati asalkan kau milik ku selamanya. Aku tidak keberatan tidak mendapatkan julukan laki laki sejati."


"Tapi --" Jason membungkam mulut Lysny dengan mendaratkan sebuah kecupan singkat dibibir ranum Lysny yang sedari tadi menggodanya. Mata Lysny terbelalak, matanya membualat sempurna dengan ketiba-tibaan Jason yang menegecupnya.


"Kau mencium ku?!" Jason senang Lysny terlihat kesal, ia masa bodoh habis ini Lysny akan bertindak apa.

__ADS_1


"Ralat aku mengecup bibir mu sayang, bukan mencium. Lagi pula apa salahnya? Aku suami mu bahkan aku berhak melakukan lebih," Jason berbicara dengan nada menggoda.


"Lihat saja kau nanti habis pulang dari sini aku akan menambah syaratnya, dilarang mecium dan memeluk pihak 1." Lysny segera berbaring dan menutup selimut hingga atas kepalanya, ia benar benar kesal dengan Jason yang mencari kesempatan dalam kesempitan. Jason tertawa dengan puas dengan kekesalan yang Lysny tunjukkan.


"Jangan menyesal nanti jika suatu hari aku tidak seperti ini lagi. Hanya tersisa 358 hari lagi, jika nanti aku sudah bosan mengejar mu jangan salahkan aku," ucap Jason dengan nada bicara yang cukup serius, lalu ia juga berbaring seperti Lysny. Entah apa maksud dari semua perkataannya, terdengar seperti sebuah petunjuk.


Apa maksudnya? Apakah pernikahan ini akan berakhir dengan cepat? Kedengarannya dia seperti sedang menakuti ku. Apakah dia mulai mencintai wanita lain selain diri ku? Tapi bahkan aku tidak yakin dengan cintanya pada ku. Jika memang benar dia mencintai wanita lain dengan senang hati aku akan menceraikannya. Secara dia selaku memaksa membuat ku tidak nyaman dengannya, bagaimana aku bisa jatuh cinta padanya lagi untuk kedua kalinya?


TBC

__ADS_1


Jangan lupa buat like, comment ,vote dan kasih hadiah ya.


Maaf kalau kalau bosan ceritanya, tapi inti dari novel ini memang tentang perjuangan Jason untuk memenangkan hati Lysny.


__ADS_2