My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 36


__ADS_3

"Semua orang yang melihatnya juga akan menyukainya, tidak hanya aku," ucapnya seraya memberi senyuman manis dipipinya. Ternyata apa yang diharapkan Jason tidak terjadi, ia sungguh kecewa. "Terima kasih karna sudah mengajak ku melihat ke bawah sana." Lysny mengucapkannya dari dalam lubuk hatinya, ia sungguh berterima kasih pada Jason, pria itu membuat hari ini menjadi sangat indah baginnya.


"Hanya itu yang ingin kau ucapkan? Terima kasih?" Lysny menyerngitkan dahinya, pertanda ia tidak mengerti apa maksud pria itu.


"Memangnya apa lagi yang harus ku ucapkan selain terima kasih?"


Ingin rasanya Jason berteriak dasar tidak peka sekarang juga, tapi ia urungkan karna ada orang lain selain mereka berdua.


Jason diam saja tidak menjawab pertanyaan Lysny, dengan wajah datarnya ia mengulurkan tangannya yang langsung diterima Lysny untuk naik ke atas dermaga. Setelah Lysny sudah berhasil naik ke atas dermaga Jason meninggalkannya tanpa sepatah kata pun.


Aneh!


Lysny berjalan mengekori Jason mengikuti kemana pria itu pergi, yang ternyata menuju ke kamar mereka. Pria itu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri sekalian menenangkan pikirannya yang sedang kesal dengan Lysny karna ketidakpekaannya.

__ADS_1


Jason memutar kran air dan membiarkannya mengalir tumpah memenuhi bathup. Seraya menunggu bathup terisi penuh Jason menyalakan lilin aroma terapi yang memiliki bau harum bunga melati. Jason menuangkan minyak esential yang juga beraroma melati setelah bathup terisi penuh. Pria bertubuh kekar itu menanggalkan pakaiannya dan masuk kedalam bathup.


10 menit.....


20 menit....


Belum ada tanda pria itu akan menyelesaikan mandinya dari luar kamar mandi Lysny pun memutuskan untuk memanggil Jason.


"Jason apakah kau sudah selesai mandinya?" Tidak hanya memanggil saja Lysny juga mengedor gedor pintu kamar mandi.


"Iya sebentar lagi aku keluar," sahutnya dari dalam. Ia bergegas berdiri dari dalam bathup dan menuju ke shower box. Ia menyalakan shower dan dengan cepat ia membersihkan tubuhnya.


Ceklek....

__ADS_1


Pintu kamar mandi terbuka membuat Lysny menoleh kearah pelakunya. Jason keluar dengan handuk yang dililit di pinggangnya dan bertelanjang dada. Selama di pulau Isle Esme kemarin Lysny sudah membiasakannya jadi sekrang tidak mempermasalahkannya lagi. "Kenapa lama sekali?" Lysny menautkan kedua alisnya.


Jason menggaruk lehernya yang tidak gatal, "i -itu tadi aku ketiduran didalam," ucapnya seraya memamerkan deretan gigi putihnya.


"Lain kali kalau mau berendam jangan sampai ketiduran, itu sangat berbahaya. Oh ya jangan lupa ambil Eros dari pelayan tadi." Setelah mendapat jawaban anggukan Jason, Lysny berjalan masuk kedalam kamar mandi.


Aku harus melakukan sesuatu supaya dia bingung, saat dia sudah tidak tahan dia akan bertanya padaku.


Jason memakai pakaian kasualnya, berjalan keluar kamar dan mencari pelayan yang sedang menjaga baby Er. "Kemana pelayan itu ya? Kenapa tidak ketemu dari tadi. Apa jangan jangan dia seorang penjahat yang mencuri bayi kemudian menjualnya? Awas saja jika benar dia dan keluarganya tidak akan kulepaskan." Jason berjalan lagi mencari keberadaan si pelayan.


Sampai ia berjalan ke salah satu ujung vila ia menemukan pelayan itu yang sedang menenangkan tangisan Eros. Sejak Eros bangun ia menangis mungkin karna tidak mendapati sang mommy atau daddynya dan mendapatinya bersama orang yang tidak dikenalnya. Saaf pergi tadi mereka memang meniggalkan Eros dalam keadaan tertidur agar anak itu tidak tau.


"Ketemu." Jason tersenyum lega. Padahak tadi ia sudah berpikiran buruk tentang pelayan itu.

__ADS_1


TBC


__ADS_2