My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 66


__ADS_3

Tak mendapat apa yang di inginkannya, Adnan memotong tali yang mengikat pergelangan tangan Jason. Kemudian menceburkan kepalanya kedalam drum yang berisi air. Lysny menangis melihat bagaimana suaminya disiksa sedemikian rupa.


Adnan menarik kepala Jason untuk keluar dari air, nafas Jason terengah-engah. Untung saja saat dulu ia sering melatih seberapa lama ia bisa bertahan dalam air tanpa bernafas. Tak puas hanya menceburkan Jason sekali, Adnan kembali mendorong paksa kepala Jason hingga masuk dalam air drum.


"Aku mohon hentikan, suami ku bisa mati karna kehabisan nafas," ucap Lysny dengan berlinang air mata. "Aku bersedia melakukan apa pun jika kau melepaskan suami ku, kecuali menandatangani surat cerai," lanjutnya.


"Yang ku ingankan kalian tandatangani surat itu, aku tidak peduli walaupun suami mu terbunuh. Akan semakin bagus jika ia tiada, aku akan lebih mudah mendapatkan mu." Adnan menarik kepala Jason keluar, saat hendak memasukkannya lagi ia mendengar anak buahnya menjerit memanggil dirinya.


Adnan melihat sekelilingnya, ia dikepung. Niat hati ingin pergi bertarung dan membantu anak buahnya, ia malah ditodong dengan puluhan pistol. Tak punya senjata untuk melawan, ia terpaksa mengangkat tangannya ke udara, pertanda menyerah.


Sial semua rencana ku sia-sia. Aku tidak bisa melawan mereka, mereka terlalu banyak.

__ADS_1


Lysny tersenyum kemenangan melihat ketidakberdayaan Adnan.


Roda waktu terus berputar, kadang kala kau diatas, kadang kala kau dibawah. Sekarang saatnya kau akan merasakan apa yang diarasakan suami ku.


Stefan datang dan membuka ikatan pada pergelangan tangan Lysny, sedangkan Joe ia langsung memeriksa kondisi Jason. "Jason dengar, kami sudah datang menyelamatkan mu. Jangan menutup mati mu, biarkan mata mu terus terbuka," ucap Joe yang melihat kesadaran Jason sisa setengah.


Setelah ikatan tali pada tangannya terlepas Lysny dengan segera berlari kearah suaminya. "Dengarkan aku, kau harus bertahan. Demi aku, demi Eros dan demi keluarga kita kau harus bertahan," ucapnya memberi semangat pada Jason agar pria itu tidak menyerah. "Ayo kita ke rumah sakit terdekat sebelum semuanya terlambat," lanjutnya yang langsung mendapat anggukan semua orang.


"Joe suruh mereka cari wanita yang bernama Zaira, tahan dia disini juga. Aku akan membuat perhitungan dengan mereka nanti. Cari juga semua orang yang membantu dan terlibat dalam semua ini termasuk keluarganya," ucap Lysny yang mendapat anggukan Joe. Lalu mereka membawa Jason ke mobil dan segera ke rumah sakit terdekat.


Joe, kakek Jullius, dan Max tetap di gudang memantau semuanya. Sedangkan yang menemani Lysny ke rumah sakit ada Della, Stefan, Bob, Felix serta Eros.

__ADS_1


Eros sedari tadi di mobil bersama Della, bocah itu tidak tahu apa yang terjadi didalam sana. Saat ia melihat orang tuanya keluar, ia menangis melihat sang daddy yang terluka. Della menenangkan tangisan bocah itu, memberi pengertian ketika bocah itu meminta semobil dengan orang tuanya. Sampai sekarang Lysny tidak tahu kalau anaknya ikut kemari. Yang ia cemaskan saat ini adalah kondisi suaminya yang mungkin saja akan kritis nanti.


Sesampainya dirumah sakit terdekat mereka memindahkan Jason ke brangkar dan berteriak meminta tolong. Dengar segera seorang dokter datang bersama para suster membawa Jason ke dalam ruang UGD. Sepanjang jalan saat akan kedalam UGD, Lysny tak henti-hentinya memberi semangat pada Jason.


Pintu UGD tertutup saat itulah air matanya semakin deras mengalir. "Mommy...," panggil Eros dalam gendongan Della yang juga ikutan menangis.


Lysny menatap ke arah sumber suara, panggilan yang sudah ia rindukan beberapa hari ini. "Eros..."


TBC


Budayakan meninggalkan jejak setelah membaca ya,kakak-kakak. Ayo komen dibawah mau balas Adnan dan Zairanya gimana๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡

__ADS_1


__ADS_2