My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 76


__ADS_3

Setelah bersusah payah menidurkan Eros, akhirnya Jason bisa melancarkan aksinya. Disinilah mereka sekarang, dikamar ujung lorong. Tadi, dengan paksa Jason menggendong Lysny sampai ke kamar ujung lorong. Walaupun Lysny memberontak meminta untuk diturunkan tanpa berbicara, Lysny sedang mogok bicara dengan pria itu karna kesal. Jason mengeratkan gendongannya agar wanita itu tidak bisa kabur.


Setelah sampai Jason melempar Lysny dengan kasar, seperti semalam. Dengan paksa Jason meminta Lysny untuk melayaninya. Awalnya Lysny terus memberontak, mana mau dia melayani Jason dalam keadaan masih kesal dengan pria itu. Lama-kelamaan ia membiarkan Jason melakukan semaunya karna tenaga yang ia punya tidak sebesar tenaga Jason, Jason adalah pria pasti tenaganya lebih besar sedangkan dia adalah wanita.


Lysny tidak menikmati permainan yang diciptakan Jason, bahkan desahan pun tidak ada yang keluar dari mulutnya. Wajah Jason saja enggan ia pandang, sepanjang permainan ia menghadap kesamping.


Saat selesai Lysny menarik selimut untuk menutupi tubuhnya, ia ingin berbaring sebentar disini. Kekesalan Lysny menjadi berlipat ganda karna paksaan Jason. Ia berbaring memunggungi Jason. Jason berbaring juga disampingnya, lalu memeluknya dari belakang. Karna tenaganya sudah habis, Lysny tidak memberontak ketika tangan kekar itu diletakkan keatas perutnya.


"Walaupun kau bukan yang pertama untuk ku, tapi aku bisa menjamin kau adalah yang ke terakhir untuk ku," bisik Jason tepat ditelinga Lysny. Lalu mencium punggung mulus dan putih itu.

__ADS_1


Lysny tersenyum mendengar bisikan itu tanpa sepengetahuan Jason, kata itulah yang ingin ia dengar dari semalam. Tapi ia baru bisa mendengarnya hari ini. Kekesalannya sudah hilang sekarang. "Jangan hanya bicara saja, kau juga harus bisa membuktikannya," balas Lysny dalam hatinya.


Puas berbaring ia kembali memakai pakaiannya lalu kembali kekamarnya, Jason mengekor dari belakangnya. Sesampainya dikamar ia masuk kedalam kamar mandi, Jason juga mengikutinya.


Karna sudah tidak kesal, Lysny membiarkannya saja. Dengan segera ia membersihkan tubuhnya, lalu keluar dari kamar mandi. Tapi, belum sempat ia keluar Jason menahan tangannya lalu membawanya dalam dekapannya. "Kenapa kau masih belum bicara pada ku? Apakah kau masih marah? Aku tahu, aku seorang pria bajingan yang tidak menjaga keperjakaannya untuk istri ku," ucapnya sembari mengecup leher belakang Lysny. "Katakan pada ku, aku harus apa suapay kau tidak marah lagi? Aku tidak tahan kau mendiami ku, wanita cantik seperti mu tidak pantas untuk marah. Pukul saja kalau kau mau, tapi jangan mendiami ku." Jason mulai berucap manis agar Lysny tidak marah padanya. Daritadi Lysny tersenyum mendengar rayuan Jason. Tapi ia masih belum puas, Lysny masih ingin melihat sejauh mana Jason bisa merayunya.


"I love you too," balasnya didalam hati. Perlahan Lysny mencoba melepaskan lilitan tangan kekar pada perutnya. Lalu ia berjalan, namun Jason menariknya kembali kedalam pelukannya.


"Kau masih marah ya, hn?" Tanya Jason.

__ADS_1


"Aku nggak marah, hanya kesal. Tapi kesalnya udah hilang, aku mau melihat kau merayu ku lagi. Aku harap rayuan mu hanya untukku seorang, selamanya," balasnya lagi didalam hati. Mulutnya tidak berbicara apa-apa, hanya mendengarkan dan membalasnya dalam hati. Melepaskan pelukan itu dengan pelan lalu berjalan keluar dari dalam kamar mandi.


Jason mengehela nafas kasar, ia mengira Lysny masih marah padanya. Ia mengguyur rambutnya ke belakang, lalu berjalan ke arah shower. Ia menyalakan showernya hingga membuat air yang seperti titik-titik hujan membasahi tubuhnya.


TBC


Karna author lagi baik jadi author nggak jadi tamatin deh ini novel, author panjangin lagi :")


Kakak-kakak jangan lupa ya tinggalkan jejak setelah membaca. Terima kasih atas dukungan kalian sampai hari ini🙏

__ADS_1


__ADS_2