My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 42


__ADS_3

Pagi ini Lysny menjalani aktivitasnya seperti biasa. Sesampainya dikantor ia dikejutkan dengan kedatangan Adnan yang sudah menunggu diruangannya.


Lysny membari tanda supaya Adnan duduk saja. "Selamat pagi Tuan Adnan, ada apa anda datang kemari? Apakah ada masalah dengan projectnya?"


"Pagi juga nona Lysny, saya datang kemari mau membahas soal design kotak produknya." Adnan melihat bocah yang berada dalam gendongan Lysny. "Apakah ini anak mu nona?"


"Iya, dia anak ku. Maaf kalau mengganggu," ucap Lysny yang sedikit tidak enak.


"Tidak apa nona, saya tidak merasa terganggu sama sekali. Halo baby, siapa nama mu?" Adnan bercoba untuk berinteraksi dengan Eros, namun tidak digubrisnya karna biasanya Eros tidak bereaksi apa pun pada orang yang baru ditemuinya. Adnan berusaha untuk menjabat tangan Eros, tapi sang empu terus mengerak-gerakkan tangannya tidak mau disentuh.


"Nama ku Eros uncle," ucap Lysny menirukan suara Eros. "Maaf dia tidak nyaman dengan orang baru."


"Tidak apa, saya mengerti"


"Tunggu sebentar ya" Lysny beranjak dari sofa, berjalan ke arah box bayi Eros dan meletakkannya disana. Kemudian ia memanggil sang sekretaris melalui intercom untuk membawa minuman ke ruangannya.


Tak lama sang sekretaris pun masuk dengan dua cangkir minuman dan segera keluar dari ruangan Lysny.


"Silahkan di minum," ucap Lysny ramah.


"Bisakah kita mulai kerja nona..."


"Tentu saja"

__ADS_1


Saat mereka sudah membahas setengah dari pekerjaan mereka, pintu ruangan Lysny di ketuk. Bob masuk dengan sebuket bunga ditangannya.


"Saya permisi sebentar Tuan" Adnan mengangguk.


Setelah mengambilnya Bob kembali meninggalkan mereka. Dengan segera Lysny membaca kartu yang terdapat dalam bunga seperti biasanya. Lalu menaruhnya kembali dan menghampiri Adnan.


Satu setengah jam pun berlalu, mereka telah mencapai kesepakatan bersama. "Sampai bertemu dilain hari nona. Senang bekerja sama dengan mu." Keduanya berjabat tangan.


"Sampai ketemu lagi dilain hari Tuan. Senang bekerja sama dengan mu juga." Lysny mengantar Adnan sampai keluar ruangannya.


Aku harus mendapatkannya bagaimana pun caranya. Tidak peduli dia sudah menikah atau belum. Aku akan menerima Eros juga.


***


VX Company


"Sudah Jason, tapi bukankah 4 bulan pernikahan mu sudah lewat seminggu?" Tanya Joe yang tahu apa yang akan Jason lakukan.


"Kau lupa kemarin aku sibuk jadi tidak sempat merayakannya." Setiap bulannya Jason merayakan pernikahannya dengan Lysny. Mungkin hanya Jason satu-satunya pria yang berbuat seperti itu.


"Ada sesuatu yang aku lupa memberitahu mu"


"Apa?"

__ADS_1


"Aku sudah berhasil mendapatkan gedung di sebelah perusahaan istri mu," Joe tersenyum bangga dengan hasil kerjanya.


"Berita yang bagus, aku akan memberi mu bonus bulan ini"


"Tentu saja kau harus memberi ku bonus, aku sudah bekerja susah payah"


"Kau tahu anak ku sudah bisa berbicara"


"Iya aku sudah tahu, bagaimana tidak hampir setiap kita bertemu kau mengatakannya." Jason memamerkan deretan gigi putihnya.


"Aku terlalu senang dengan ini, mungkin karna efek terlalu bahagia aku jadi gampang lupa."


***


"Halo kak, kapan aku bisa menyusul mu ke New York?"


"Memangnya kau mau apa kemari?"


"Tentu saja aku mau melihat pria tersohor di America, Jason Van Xander" terjeda sebentar, "kau tahu kak dia itu sangat tampan, tapi sayangnya dia itu orang yang dingin"


"Jason Van Xander? Sepertinya kita punya misi baru," ucapnya tersenyum jahat.


TBC

__ADS_1


Halo kakak-kakak semua, jangan lupa di like ya



__ADS_2