My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please

My Wife,My Sugar Baby : Love Me Please
Bab 18


__ADS_3

"Pakai saja hairdryer," Jason mengambil ahli handuk kecil yang sedang dipegang Lysny dan melemparkannya kesembarang tempat.


Kemudian ia mengambil hairdryer dari laci nakas yang berada di kamar mandinya.


Jason meluruskan kabel yang kusut dan mencolok kepala colokannya kedalam colokan. "Kemarilah akan ku keringkan rambut mu," ucap Jason sambil membuat gerakan tangannya mundur.


Awalnya Lysny ragu untuk menerima tawaran Jason, namun karena Jason terus memaksa akhirnya ia menerimanya.


Dengan pelan dan lembut Jason mengeringkan rambut Lysny tapi sebelumnya Jason memasukkan Eros kedalam box bayinya dulu.


Setelah selesai mengeringkan rambut Lysny, Jason menuang vitamin rambut ke rambut Lysny. Jason mengusapnya dengan lembut dan penuh kasih sayang.


"Ayo kita turun dan makan sekarang," ucap Jason setelah selesai dengan rambut istrinya. Hal yang baru pertama kali ia lakukan pada wanita.


Jason mengambil tangan Lysny dan menggengam nya, Lysny hanya membiarkan Jason melakukan sesukanya hingga mereka sampai di ruang makan.


Sepertinya Lysny membiarkan Jason melakukan sesukanya agar Jason tidak melarangnya menjadi model.


Makan malam sudah tertata sedemikian rupa di atas meja makan. Jason menarik kursi untuk Lysny setelahnya ia menarik untuk dirinya sendiri.


Jason akan belajar menjadi pria yang romantis mulai saat ini.

__ADS_1


Lysny tidak terbiasa dengan perlakuan Jason padanya, Pria itu mulai bersikap manis kepadanya, entah kenapa ia berharap sikapnya ini tidak akan berubah.


Tapi ia juga tidak mau jika sudah ketergantungan pada Jason.


Sepanjang makan malam Jason juga memperlakukannya dengan manis. Ia meletakkan makanan di piring Lysny setiap lauk yang berada di piring itu sudah habis.


"Makanlah yang banyak agar badan mu sedikit berisi"


"Masksudnya?"


"Berkacalah kau ini sangat kurus, kau membutuhkan banyak nutrisi agar tetap bisa menyusui Eros"


"Itu tidak perlu, aku akan makan seperti biasanya. Lagi pula aku juga tidak pernah melakukan program diet." Lysny beranjak dari kursinya, ia membawa piring kotor untuk dicuci.


"Nona taruh saja disana, kami yang akan mencucinya," ucap seorang pelayan yang mencoba menghentikan Lysny untuk mencuci piringnya.


"Sudah tidak apa apa, hanya sebentar saja. Kalian pergilah beristirahat," tolak Lysny dengan halus.


Tiba tiba Jason juga ikut bersuara, "Sudah pernah ku katakan bukan? Jangan melarangnya melakukan sesuatu." Para pelayan menunduk takut akan di hukum atau di pecat karena sudah melarang nona mereka.


"Sudahlah kalian istirahat saja," ucap Lysny menyelamatkan mereka dari Jason.

__ADS_1


*


*


*


Lysny mengambil bantal dan selimut untuk bersiap tidur di sofa. Jason yang melihatnya merasa bingung, "Kau mau apa?"


"Tidur," jawabnya santai.


"Kenapa di sofa?"


"Sepertinya kau lupa aku bisa tidur dimana saja. Bukankah syaratnya hanya tidur sekamar dengan mu?"


Shitttt! Kenapa aku sampai melupakan hal itu. Harusnya aku menambah syaratnya lagi.


"Pokoknya aku tidak mengijinkan mu tidur di sofa. Naik sana!" Tunjuk Jason pada ranjang.


"Tidak mau!" balas Lysny tak mau kalah sembari berlutut di sofa dengan lutu sebagai tumpuannya.


"Ini kamar ku jadi kau harus mendengar apa yang aku katakan!" Menjeda sebentar, "Begini saja." Jason mengambil guling dan meletakkannya di tengah.

__ADS_1


"Kau tidak mau kita bersentuhan bukan, jadi guling ini yang akan menjadi pembatasnya. Aku tidak akan melewati batasnya dan menyentuh mu. Sungguh!" Jason mengeluarkan jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf V.


TBC


__ADS_2