
Pagi ini keluarga kecil Jason disibukkan dengan mempacking barang, mengingat Jason akan mengajak Lysny honeymoon ke tempat lain.
Setelah dia membawa ku ke maldives, dia mau membawa ku kemana lagi? Bulan? Luar angkasa?
"Ada apa? Kenapa memandang ku begitu?" Tanya Jason, ia bisa melihat Lysny kesal dari raut wajahnya.
"Aku mau pulang ke America!"
"Apa yang akan kudapatkan jika aku membawa mu pulang ke America?" Tanya Jason kembali dengan menaik turunkan kedua alisnya.
"Aku akan menghapus satu syarat lagi," ucap Lysny yang membuat Jason senangnya bukan main. Tau apa yang dipirkirkan Jason ia kembali bersuara, "Kecuali syarat nomor 2." Senyum yang tadinya mengembang sekarang hilang sudah dari wajah nya yang tampan dan menawan.
"Ck.... Kalau begitu aku tidak jadi membawa mu pulang. Kita tetap ke Maldives, setelahnya kita akan pergi ke Yunani." Jason bergegas berlalu dari hadapan Lysny untuk melampiaskan kekesalannya.
Apa yang harus aku lakukan agar dia mau mengajak ku kembali ke America? Haruskah aku menghapus syarat yang dia mau? Tapi aku belum siap makanya aku membuat syarat seperti itu. Haruskah aku merayunya?
__ADS_1
Setelah puas bermonolog Lysny mencari dimana Jason berada, ternyata pria itu sedang dipantai. Melempari batu satu persatu yang dijumpainya. Jason sedang melampiaskan kekesalannya. Kemudian ia menendang nendang air pantai itu.
"Aku mohon bawa aku kembali ke America. Pekerjaan ku sangat banyak."
"Pekerjaan ku juga banyak nona, tapi aku menganggurinya sementara hanya untuk mu."
Apakah ini saatnya untuk meluncuri senjata rahasianya sekarang? Baiklah mari kita lakukan, semoga saja berhasil.
"Bagaimana kalau aku menwari mu sesuatu yang menguntungkan? Kau selalu menginginkan hal yang sama bukan seperti yang Eros sering dapatkan?"
"Katakan to the point, tidak usah bertele tele," ucap Jason yang masih kesal.
"Sudahlah aku pergi saja." Lysny sudah mulai berjalan meninggalkan pantai, namun saat hendak berjalan lebih jauh lagi tangannya dicekal oleh sosok yang dibelakangnya. Siapa lagi kalau bukan Jason?
"Katakan penawaranmu dulu jika mau aku melepaskan tangan mu." Lysny membalikkan tubuhnya menghadap pria itu.
__ADS_1
"Sungguh ingin tahu?" Jason mengangguk. "Kau boleh mencium ku, tapi dengan syarat kau harus membawa ku kembali ke America." Pipi Lysny merona merah, ia menjadi malu saat mengatakan Jason boleh menciumnya.
"Deal!" Tanpa aba aba Jason menempelkan bibirnya pada bibir Lysny. Lysny menutup mata saat merasakan ada sebuah benda kenyal yang mendarat di bibirnya.
Jason mencium bibir ranum itu cukup lama, tapi karna tak kunjung mendapatkan balasan ia menggigit bibir bagian bawah Lysny agar terbuka. Saat terbuka lidahnya menerobos masuk mengabsen setiap gigi Lysny.
Hanya Jason yang beraksi sedangkan Lysny hanya diam saja membiarkan pria itu melakukan sesukanya. Hingga ia menukul bagian dada Jason dan sedikit mendorongnya, karna kehabisan nafas.
Lysny menghirup udara dalam- dalam, untuk mengisi pasokan oksigen yang berkurang dratis karna ulah Jason.
"Kau mau membunuh ku?"Tanya Lysny ya,ng masih ngos-ngosan.
"Ciuman tidak akan membunuh mu nona." Senyuman kembali terbit kala mereka menyelesaikan ciumannya. Ralat hanya Jason saja yang mencium, sedangkan Lysny ia hanya diam saja.
"Kau harus menepati janji mu untuk membawa ku kembali ke America." Lysny berjalan kembali ke villa untuk melihat Eros.
__ADS_1
"Membawa mu pulang itu pasti, tapi tidak sekarang nona," gumam Jason pelan, hanya ia sendiri yang bisa mendengarnya.
TBC