
"Ternyata ramalan mu beberapa hari yang lalu benar kau sudah seperti cenayang saja. Aku kesal sekali dengan tebakan benar mu itu," ucap Lysny pada Della yang baru sampai di ruangannya.
Della tertawa cekikikan dengan ramalannya,ia sudah menduganya sebelumnya. Mengingat cerita Lysny tentang Jason ia bisa menduganya apa yang bisa pria itu lakukan.
Della menaikkan kedua alisnya, "Jadi apa kau menerimanya?"
"Apa kau gila? Tentu saja aku menolaknya,aku bilang padanya jika dia bisa kapan saja menemui Eros." mata yang sebelumnya teralihkan pada sahabatnya kini kembali lagi ke layar laptopnya.
"Mendengar apa yang pernah kau bilang seperti nya pria itu pesimis,tidak akan menyerah sebelum mendapat apa yang diinginkannya. Menurut ku dia akan memohon lagi."
Della mengajak main baby Er,bayi itu terlihat senang sekali bermain bersama auntynya. Apalagi sebentar lagi ia akan mendapatkan teman bermain.
"Kenapa tidak kau terima saja demi baby Er,kasihan bayi menggemaskan ini. Bagaimana jika nanti anak mu membenci mu karena kau tidak mau dengan ayahnya" Lysny terdiam memikirkan apa yang dikatakan Della.
Ada benarnya juga,tapi aku belum siap ditambah lagi dihati ku tidak ada cinta untuknya. Apa salah jika aku tidak mencintainya. Aku harus apa,aku tidak mau kelak anak ku membenci ku.
"Berilah dia kesempatan" Della masih berusaha membujuk Lysny karena tahu semua dugaan Lysny tentang Jason itu tidak benar. Stefan sendiri pernah menceritakan yang sebenarnya terjadi padanya.
Karena saat Lysny mengatakan tentang Jason dan Velin berada dalam satu hotel Stefan menyelidikinya. Dan mereka tidak mengatakannya pada Lysny karena tahu ia tak akan percaya.
__ADS_1
"Jadi bagaimana apa kau setuju?" menjeda sebentar, "Jangan menyesal nanti jika ternyata apa yang kau pikirkan itu salah. Ini kesempatan yang bagus untuk meluruskan permasalahan di antara kalian,bicarakan yang baik dengannya. Jangan sampai salah mengambil keputusan yang akan memengaruhi tiga kehidupan nantinya." Della memberi nasihat pada sahabatnya itu,ia tidak mau jika Lysny sampai menyesali apa yang menjadi keputusannya nanti.
Lysny tampak masih menimbang dan berpikir untuk menemukan solusi yang terbaik. Seperti yang dikatakan tadi agar ia tak salah mengambil keputusan yang akan memengaruhi tiga kehidupan nantinya.
π
π
π
π
Ia sudah berpikir keputusan yang akan diambilnya,ia memutuskan agar mengirim pesan pada Jason.
"Temui aku di restoran dekat apartemen ku jam 7 nanti"
Ting.... Pesan terkirim.
"Kenapa apa kau sudah setuju untuk menikah dengan ku? Jangan lupa membawa baby Er aku merindukannya" pesan yang di balas Jason.
__ADS_1
"Tidak usah banyak bertanya datang saja,aku tidak mentolerir jika kau datang terlambat nanti"
"Tenang saja aku tidak akan terlambat ratu ku" Lysny merasa aneh dengan panggilan yang Jason sematkan padanya.
Jason berteriak senang di kamar hotelnya,sepertinya renacanya akan berhasil. Ia tidak akan melewatkan kesempatan yang berharga ini.
Waktu yang ditunggu pun tiba,kini jam sudah menunjukkan pukul 7 malam. Jason sudah menunggu dari tadi,ia datang 30 menit lebih awal untuk memberi kesan baik pada Lysny.
Mobil berwarna putih sedan pun terparkir rapi di depan restoran. Seorang wanita dengan bayi laki laki di gendongannya tampak berjalan mendekati pintu restoran.
Begitu ia sudah di depan pintu restoran,ia pun mendorongnya hingga tampak lah seorang pria dengan setia tengah menunggu kedatangannya.
TBC
**Jangan lupa ritualnya like komen dan kasih hadiah ya.
Hot daddy datang nih**
__ADS_1