
"Eros kita akan pulang ke America, Eros senang tidak?" Lysny sedang mengajak Eros berbicara agar sang putra aktif. "Nanti kita tempat aunty dan uncle ya. Sebentar lagi Eros ada teman main ya." Eros menanggapi semua ucapan ibunya dengan senyuman walau bocah kecil itu tidak mengerti apa maksudnya.
"Senang ya? Iya?" Lysny gemas melihat anaknya yang tersenyum dan tertawa membuatnya menciumi pipinya dengan gemes.
Kapan sih Eros bisa ngomong? Aku sudah tidak sabar dimana hari ia mengucapkan kata pertamanya, dan aku harap kata itu adalah 'mommy.
Ditengah perbincangan ibu dan anak, walau hanya sang ibu yang berbicara, Jason datang dengan kabar bahwa jet pribadinya sudah datang menjemput mereka.
"Ayo, jetnya sudah datang." Jason mengambil barang bawaan mereka dibantu dengan pelayan yang beberapa hari ini melayani mereka.
Setelah selesai memasukkan semua barangnya, ketiganya sudah berada didalam jet milik Jason. Sebelumnya Lysny mengucapkan kata perpisahan pada pelayan tadi.
"Istirahatlah, perjalanan kita masih panjang," ucap Jason setelah jet mereka telah lepas landas. "Kau tahu bukan dimana kamar nya? Atau kau mau aku menemani mu masuk ke dalam?" Tanyanya dengan mengedipkan sebelah matanya dengan dibumbui sebuah seringai mesum.
"Tidak usah ikut kedalam, aku bisa masuk sendiri. Tapi nanti, aku belum capek." Lysny merasa sangat senang mengingat Jason akan membawanya kembali ke America. Ia sudah tak sabar untuk melihat perut Della yang makin hari makin membesar.
__ADS_1
"Berikan Eros pada ku," pinta Jason pada Lysny.
"Ini." Lysny dengan perlahan memberikan Eros pada Jason agar putranya itu tidak terbangun dari tidurnya.
Jason kembali bicara disaat Eros sudah berada dalam gendongannya, "Adikku Jack, dia magang di perusahaan mu kau tahu?"
Lysny mengangguk sambil terus menatap bocah kecil dalam gendongan ayahnya. "Tolong beri dia banyak kerjaan, agar kelak ia tidak manja. Yah walaupun ia bekerja di perusahaan orang lain agar terlihat mandiri, tapi kenyataannya dia itu sangat manja."
"Oh...... Aku kira kau mau menyuruhku untuk meringankan pekerjaannya."
"Bisa tolong panggilkan seporsi mac'n cheese untukku?"
"Tentu apa pun untuk mu, istri ku sayang." Jason menepuk tangan 2 kali agar pramugari mendekatinya. "Bawakan aku seporsi mac'n cheese, chicken steak dan dua gelas wine koleksi terbaikku."
"Baik tuan, akan segera saya bawakan."
__ADS_1
"Apa boleh aku mengganti nama Eros?"
"Tapi aku menyukai nama itu, aku mau dia agar kelak membuat orang jatuh hati, bukan mematahkan nya," ucap Lysny menyindir keras.
Jason berdehem sebelum mengganti topik pembicaraan, "mau nonton setelah makan nanti? Disini ada bioskop mini."
"Menonton? Sudah lama sekali aku tidak nonton film."
"Apa kau sudah mencintai ku lagi?" Lysny terdiam.
Kenapa dia bertanya seperti itu secara tiba - tiba?
"Diam mu mengartikan segalanya, aku harus melakukan apa agar kau kembali mencintai ku? Haruskah aku melompat dari sini tanpa parasut? Atau haruskah aku berdiri ditengah jalan menunggu mobil untuk menabrak ku?"
"Bisakah kau tidak membahas itu sekarang? Masih ada 356 hari lagi untuk mu berjuang. Apakah hanya sebesar itu cinta mu padaku? Kita baru menikah 9 hari, tidak akan secepat itu aku jatuh cinta pada mu kembali."
__ADS_1
TBC