NALURI ISTRI

NALURI ISTRI
Part 36


__ADS_3

" Mah, papah mohon dengarkan penjelasan papah kali ini., papah tidak akan memaksa mamah untuk percaya, cukup dengarakan saja mah."


" Katakan saja"


Emma menjawab dingin

__ADS_1


"Mah, papah akui papah salah karena tidak memblokir nomor Tasya, tapi papah berani sumpah, papah tidak punya hubungan istimewa dengannya lagi, papah hanya berteman dan tidak lebih. Hanya saling bertanya kabar mah. papah tidak akan lupa janji papah dan papah tidak akan mengkhianati mamah lagi."


Richard berusaha menjelaskan kepada Emma namun sepertinya usaha Richard sia-sia


" Terserah..terserah..aku ini terlalu bodoh untuk selalu mengiyakan apapun yang papah lakukan, aku bodoh sampai tak sadar kalau aku sedang dipermainkan. bagi papah ini mungkin hal yang biasa, tapi tidak bagiku, ini adalah hal yang sangat menyakitkan. wanita manapun pasti tidak ingin suaminya berhubungan kembali dengan selingkuhannya yang telah merusak kebahagiaannya.tak ada wanita yang mau pah. ini sama saja papah menyakiti aku lagi dan lagi. kenapa otak papah tidak bisa memikirkan resikonya sebelum bertindak? apa papah pikir aku ini robot yang tidak punya perasaan? papah boleh bilang hanya berteman, hanya memberi kabar tapi apa papah pikir bagaimana perasaan aku? aku sungguh tidak percaya. apa mau kalian pah? katakan, atau kalian ingin aku pergi? baik, mungkin kepergianku bisa membuat papah bahagia dan bebas melakukan apapun uang papah mau. coba sekali saja berpikir andai papah ada di posisiku, bagaimana perasaan papah?"

__ADS_1


" Aku menyerah, aku selesai, aku tidak ingin berjuang lagi, aku sudah lelah, silahkan lakukan apapun yang papah mau, aku pasrah jika memang ini takdirku, tolong lepaskan aku, aku ingin pergi dari kehidupan papah, sudah cukup perjuanganku selama ini, perjuangan yang tidak dianggap, perjuangan yang tidak dihargai, aku sungguh tak berguna, aku sangat bodoh, maaf aku tak sebaik Tasya."


" Mah, tolong papah mohon jangan pergi, papah bisa menjelaskan semua ini, papah bisa membuktikan bahwa papah taka ada apapun lagi dengn Tasya, bersabarlah mah, kasih papah waktu untuk membuktikan semua ini, papah mohon."


Richard memohon sambil menangis

__ADS_1


" Kesabaranku sudah habis, terserah apa maumu, aku akan melakukan apa yang ingin aku lakukan,aku sadar terlalu banyak kekuranganku, papah mungkin menginginkan yang lebih cantik dan lebih baik dariku, tidak masalah aku bisa mengalah lalu pergi, maafkan tubuh yang tak sebagus dulu namun aku bahagia tubuh ini berubah tak bagus demi menghadirkan malaikat-malaikat kecil untukmu, maafkan wajah yang sudah tak terurus lagi namun aku bahagia karena seluruh waktu kuberikan untukmu dan anak-anak kita, tak mengapa wajahku, tubuhku tak terurus asalkan kamu anak-anakku terurus. Aku sudah siap untuk pergi untuk melepaskanmu, karena aku tak ingin menjadi penghalang bahagiamu, aku sangat amat sadar, perasaan tak bisa dipaksakan, mungkin kemarin-kemarin aku terlalu memaksamu untuk berubah, untuk tetap tinggal disisiku, namun kini aku telah sadar, aku banyak belajar dari pengalaman sebelumnya, maafkan untuk kegoisanku, maafkan perhatianku yang menyiksamu, maafkan peduliku yang berlebihan, aku tahu, kesalahan terbesarku adalah terlalu mencintaimu, terlalu takut kehilanganmu, terlalu peduli kepadamu, tak apa, aku yang harus pergi."


__ADS_2