NAUGHTY EMPRESS

NAUGHTY EMPRESS
Perkenalan 2


__ADS_3

"Salam kaisar wei saya Li xin xin anak kedua dari jendral li,mohon maaf kaisar bukannya saya tak memberi hormat namun bagi saya tak ada yang patut dihormati kecuali tuhan ataupun orang yang lebih tua bukan hanya karena kedudukan". Jelas xin xin.


Kaisar wei menatap xin xin datar namun dalam hatinya ia salut akan ketenangan xin xin.


"Jadi menurut mu zhen sama dengan rakyat yang lain?". Tanya kaisar wei.


^^^Zhen : cara seorang raja mengatakan 'aku'."^^^


Bukan begitu,jika soal derajat tentunya kaisar wei lebih tinggi dari yang lain,namun jika diartikan luas raja ataupun rakyat itu sama. Mareka sama sama menanamkan namanya dalam masyarakat.


Kita satu tanah dan ditanah ini kita sama sama mencari kehidupan dan juga kita sama sama bernafas diudara yang sama. Hanya yang membedakan starus dan uang. Jika semua rakyat kaya siapa yang harus dihormati nya?. Bukan berarti saya tidak menghormati kaisar wei,tapi saya menghormati kaisar wei dengan cara yang berbeda,yakni antara anak dengan orang tuannya,antara pengikut dan tuhannya". Jelas xin xin panjang lebar.


Plok plok plok


Suara tepuk tangan dari kaisar wei,sedangkan xin xin masih dengan wajah datarnya dia hanya mebungkuk sedikit lalu meluruskan punggungnya lagi dan menatap langsung kearah mata raja tanpa takut.


"Zhen akui pemikiran mu memang luas nona Xin xin, dan zhen akui juga kau sangat cerdas dan berbakat,zhen senang akan pemikiran mu yang tak akan tunduk dikaki siapapun dan itu sangat jarang bahkan tak pernah ada berpikir sepertimu dengan ini zhen berikan kau hadiah menjadi right advisor ,saat berada dikerajaan Hou. Apa kau bersedia nona xin?". Puji dari kaisar wei sekaligus bertanya akan derajatnya.

__ADS_1


Xin xin menaikan sebelah alisnya,ia berpikir ini akan menjadi tantangannya. Karena menggunakan bahasa asing diakhir pertanyaan.


"Why not my king, can I refuse the grace you give?". Ujar xin xin lagi.


Kaisar menaikan alisnya,kaisar memang bisa bahasa asing namun pastinya tak sebagus xin xin.


Hahahahah kaisar wei tertawa lalu mendekat kearah xin xin dan mengusap puncak kepala xin xin lembut.


"Kau memang pantas menjadi penasihat kanan ku. Buat aku bangga saat kita berada disana". Ujar kaisar wei.


"Baik karena semua telah siap,mari kita berangkat sekarang". Ucapnya lalu berjalan menaiki kudanya diikuti jendral li dan yang lainnya termasuk xin xin.


Perjalanan yang memakan waktu seminggu,melewati hutan perbatasan antara kerajaan wei dan hou. Dalam perjalaan tak ada hambatan. Tak terasa hampir lima hari perjalanan. Dan tentunya selalu istirahat karena hari menjelang malam.


"Kaisar sebaiknya kita beristirahat karena hari yang sudah sore jika melanjutkan akan buruk karena keadaan yang gelap". Jelas penasihat kaisar. Yang berada tepat disebelah kiri kaisar.


Sedangkan xin xin yang menyandang gelar baru yakni penasihat kanan kaisar namum hanya di kekaisaran hou pun hanya diam.

__ADS_1


"Baiklah zhen rasa juga kita harus beristirahat, suruh semua membangun tenda bersama". Ujar kaisar wei.


Semua prajurit membangun tenda diikuti  pelayan wanita membangun tenda bersama tak butuh waktu lama semua tenda telah di bangun cepat karena bekerja sama.


Sedangkan xin xin pergi mencari tempat yang sedikit sunyi karena ia ingin sendiri. Setelah beberpa lama mencari,xin xin melihat sungai yang terlihat dangkal dna juga jernih apalagi sungai itu tak terlalu berarus membuat nya terlihat damai.


Mentari yang akan turun membuat warnanya menjadi jingga keemasan itu terpantul diatas sunagi dan membuat menjadi lebih indah. Hah dunia ini sungguh aneh. Seakan tengah mempermainkan dirinya.


Entahlah namun xin xin merasa ada yang 'kosong' entah apa maksudnya. Namun ia merasa seperti sesuatu dalam dirinya ada yang kurang. Selama dua hidup dulu,ia hanya bekerja,kerja dan kerja.lalu sekarang ia hanya diam dan membuat semua orang tau akan dirinya,agar semua mulut kotor yang dulu mengejeknya terbungkam.


Merasa terusik karena xin xin merasakan ada seseorang yang mengintipnya.


"Apa kau tak lelah diam disana sambil menganati seseorang". Ujar xin xin sedikit keras.


"Wah..wah..wahh. tak disangka selain menyandang gelar penasihat kanan nona xin xin juga ternyata sangat lihai dalam mengetahui keberadaan orang yang mengintaimu". Ucap orang tersebut.


Xin xin hanya diam menikmati suasana sunyi didepannya tanpa mau bersusah payah menengok orang dibelakanya.

__ADS_1


Merasa diabaikan orang tersebut berjalan menuju xin xin dan duduk disebelah kanan xin xin. Xin xin hanya melirik orang tsrsebut yang tak lain  adalah...


__ADS_2