
Perayaan naga api yang tinggal menunggu waktu satu bulan saja,membuat Huangzhen sedikit gelisah.
Apakah putra mahkota Hou chun benar benar serius akan perkataannya tempo hari atau hanya sekedar candaan.
Dirinya tak mau jika adiknya diduakan,daris elir selir yang akan mengisi istana kerajaa.
Sudah bisa dipastikan jika seorang raja memiliki selir yang berlimpah,itu disebabkan untuk memperbanyak keturunan Naga.
^^^^^^Raja diibaratkan naga yang dihormati.^^^^^^
Sedangkan dirinya masih tak yakin jika adiknya bisa menempati kursi phoenix.
^^^Phoenix diibaratkan wanita yang beruntung bisa berada disisi raja atau istilahnya Ratu^^^
Sudah 3 bulan Huangzhen menjadi pendiam,dirinya masih ragu untuk menyerahkan adiknya,bagaimanapun dunia kerajaan begitu kejam,salah sedikit hukuman pengal akan menati.
Persaingan antara selir untuk memperebutkan hati raja,maupun menjadikan anak mareka kelak menjadi pewaris selanjutnya.
Dirinya tak yakin jika xin xin bisa bertahan didunia yang kelam seperti itu,membayangkannya saja sudah hampir membuat huangzhen ingin membunuh orang.
Disisi lain Huangzhen juga menghawatirkan usaha yang adiknya itu kembangkan.Jika saja dirinya tak sengaja melewati kamar adiknya seminggu lalu,nungkin dirinya tak akan tau jika adiknya itu bekerja.
Bahkan usaha usahanya kini telah berkembang sangat pesat,Huangzhen bahkan menjadi terngaga,saat melihat semua usaha bahkan semua pembukuan adiknya sendiri yang membangun.
Hah..entah dirinya harus bersyukur atau malah menangis,jika sampai berita seorang wanita bekerja apalagi dirinya seorang anak lerdana mentri,entah akan ada rumor seperti apa lagi di dalam masyarakat.
Di sisi lain Huangzhen berpikir keras dalam kediamannya.
Xin xin malah sedang asik berjalan jalan dipinggir pantai dekat pelabuhan,pelabuhan yang baru bangun sekitar 2 bulan,dan tentu saja xin xin yang membuat.
Dibantu dari pihak anggotanya yang semakin banyak,dan juga pihak pedagang yang diajak bekerja sama. Pelabuhan xi xi,yang dirancang untuk mempermudah jalur perdagangan maupun wisata yang berada dari luar menuju kewilayah dinasti hao.
Xin xin sedikit merasa beruntung,kakaknya itu hanya mengetahui bisnis nya saja bukan organisasi pembunuh bayarannya.
Jika kakaknya sampai tau,beh auto baku hantam.
Xin xin melihat lihat pedagang yang sibuk menurunkan peti peti berisi dagangannya dari atas kapal.
__ADS_1
Namun xin xin merasa sedikit kenal dengan seorang wanita berbaju ala barat,namun entah kenala bajunya sedikit biasa saja.
Wanita barat itu menggenaka topi yang membuat xin xin sedikit pun tak dapat melihat wajahnya,xin xin semakin memperhatikan wanita itu,hingga wanita yang xin xin perhatikan berbalik dan..
"Whattttt,,,,gak salah liat kan ini mata?". Ujar xin xin sambil segera berjalan bahkan bisa dibilang berlari kearah sang wanita.
Setelah sampai ,xin xin segera memegang tangan sang wanita membuat sang wanita terkejut.
"Nona xin xin".Ujar sang wanita dengan senyum manis di bibirnya.
"Putri shopia?". Tanya xin xin yang masih belum sadar dari keterkejutannya.
Putri shopia tersenyum masam.
"Sayang?". Ujar seorang pria sambil mengenkat peti yang entah berisi apa.
"Ya,tunggu sebentar". Ujar Putri Shopia.
Xin xin memelototi Putri shopia untuk menanyakan apa yang terjadi, namun putri shopia kini sedang mengalihkan matanya kearah berlawanan untun menghindari tatapan xin xin.
Xin xin melipat tangannya didada sambil menatap kedua sejoli didepannya.
"Mnnn itu..dia..dia..mnn.dia itu,,..ahh..dia itu nona xin xin yang pernah aku ceritakan padamu waktu ini". Ujar putri shopi dengan nada kecil di akhir kalimat,namun pastinya bisa didengar xin xin.
"Aahhh nona xin xin aku berterima kasih atas saranmu ,berkat dirimu aku berani menikahi seornag putri kerajaan". Ujar pria tersebut sambil mencium puncak kepala putri shopia.
"Kau ingat apa yang kau katakan saat ditaman dulu saat kita duduk bersama membahas lagu yang kau nyanyikan saat perayaan.
Sebenarnya,aku sudah menyukai seorang pria namun dirinya dari kelas pedagang,dan pada saat aku pergi keperjamuan raja hao saat itu aku sedang bersama pria pilihan ayah ku,namun aku tak merasakan sedikit pun rasa dari dalam diriku saat melihat pria itu. Dia afalah pangeran lexiana,dari kerajaan tetangga,kerajaanya makmur,banyak gadis yang menyukainnya namun karena alasan politik aku ditunangkan dengannya. Namun setelah pulang dari negara "XIA" aku berpikir ini hidupku kenapa aku harus menyerahkannya untuk orang yang bahkan tak mencintaiku,dan benar saja aku bekerja sama dengan pangeran lexianan untuk membatalkan pertunangan kami karena dia telah memilih putri Beatrice dari anak kerajaannya sendiri. Awalnya orang tua ku dan orang tua pangeran lexianan tak setuju namun berkat kegigihan kami akupun dibebaskan,aku memilih menjadi rakyat biasa dna membantu suamiku menjadi seornag pedagang". Jelas putri atau bisa dibilang Shopia saja karna gelarnya telah dirinya buang.
^^^^^^XIA : itu nama daratan china dulu. Itu cuma imajinasi mimin y🤗^^^^^^
Entah harus senang atau sedih,berkat perkataannya yang hanya beberapa kait dan kalimat,seorang putri bisa menjadi seorang pedagang.
Ahh lupakan,lupakan semua. Batin xin xin.
"Jadi kau menjual apa,putri?". Tanya xin xin.
__ADS_1
"Shopia saja ,ku sudah tak punya gelar putri lagi,ohh aku menjual bubuk coklat dan beberapa rempah yang diambil dari beberapa daerah kecil wilayah kerajaan". Ujar shopia.
"Ohhh,ehhh..bubuk coklat?". xin xin terkejut dan malah kembali bertanya.
Shopia mengangguk.
"Kalau begitu apa kau mau bekerja sama dengan ku,shopia?".Tawar xin xin.
Demi apa lun,Bubuk coklat akan berharga tinggi disini,dan itu akan sangat berguna baginya,karena dirinya yang penggila coklat ,dan tentu saja resep minuman dan makanan berbahan coklat.
Shopia sedikit ragu.
"Tenang saja aku pernah belajar membuat hidangan berbahan bubuk coklat". Jelas xin xin.
Shopia dan suaminya menganggul dan mulai memindahkan peti berisi bubuk coklat menuju kereta dorong dan berangkat menuju kerestoran 'Xi xi'.
Diperjalanan xin xin bercerita ria bersama shopia,mareka bercerita panjang lebar hingga tak terasa telah sampai direstoran,yang sudah full bahkan banyak yang menganyti diluar.
Shopia terlihat takjub,bagaimanapun restoran yang xin xin buat sedemikian rupa seperti masa moderen.
Dimana dibagian depan terlihat seperti biasa,namun saat masuk akan seperti direstoran mewah kelas atas,bahkan baju pelayan di restorannya pun dia rancang sendiri.
Xin xin masuk sambil menyuruh beberapa pegawainya mengankat peti coklat dna membawanya kearah dapur.
"Ummm waktunya bekerja".Ujar xin xin yang sudah berpakaian lengkap ala koki beserta celemek untuk memperlihatkan kesan berbeda.
Xin xin bergulat dengan bahan bahan dapur.
dua jam xin xin didapur,dan saat keluar semua pengunjung mendadak melihat kearah dirinya yang keluar dari arah daput.
"Bau apa ini?" Tanya seorang pengunjung wanita.
"Ini aroma menu terbaru di restoran kami,nyonya dan untuk jumlahnya terbatas,jadi siapa yang pertama dia yang dapat". Uajr xin xin.
Daei arah belakang fei keluar dengan susu coklat,dan semua melihat sedikit aneh namun saat mencium aromannya..
Haii maaf y mimin lama up soalnya pas ini hp mimin rusak dan terpaksa mimin harus minjem hp emak mimin dan pindah akun...
__ADS_1