NAUGHTY EMPRESS

NAUGHTY EMPRESS
SIANG


__ADS_3

Sinar mentari telah sampai sampai pada puncaknya,orang orang yang berada di kediaman istana Wei telah bangun sedari tadi dan menjalankan pekerjaan mareka masing masing .


Namun didalam sebuah kamar khusus yang masih senantiasa gelap,seorang gadis..umm ok kita ganti,seorang wanita sedang tertidur lelap dalam gelap nya ruangan.


Tirai tinggi nan tebal mengelilingi ruangan,kasur yang bernuansa merah yang awalnya tertata rapi berubah menjadi seperti kapal yang karam dan rusak.


Baju bertebaran dari lapisan pertama hingga lapisan terakhir,perhiasan yang awalnya tertata rapi disebelah kasur bertebaran dilantai.


Para pelayan senantiasa berdiri didepan pintu tanpa berani membangunkan tuannya,siapa yang tidak tau tempramen dari nona Xin Xin..ralat,,Putri mahkota Xin Xin lebih tepatnya.




Jangan pernah menganggu Xin Xin saat sedang tertidur,kalo kalian berani siap siap saja salah satu anggota tubuh kalian terpisah.




Jangan pernah menganggu ketenangan Xin Xin saat sedang membaca,santai di taman,maupun sedang berada di perpustakaan,intinya saat Xin Xin ingin tenang jangan pernah di ganggu..atau akibatnya sama seperti yang pertama.




Jangan membantu xin xin saat mandi,yap xin xin tak pernah terbiasa saat ada orang yang menyentuh maupun melihatnya telanjang,pernah dulu ada pelayan yang memaksa untuk memberi lulur pada saat xin xin mandi dan berakhir dengan pelayan itu keluar dari kediaman dengan cara dijual.




Ingan pada masa ini orang yang tak memiliki marga akan sama harganya dengan barang yang bisa di perjual belikan.


Intinya jangan pernah menganggu xin xin.Dan juga pelayan pelayang yang sekarang melayani xin xin adalah pelayan yang dijadikan mahar oleh mendiang ibunya sendiri, jadi bisa dibilang mantan pelayan kediaman LI.


Hao chun yang telah keluar kamar sedari pagi dan membiarka istri kecil nya tertidur sendiri pun kembali kekamar yang telah dipersediakan untuk nya.


Melihat banyak pelayan yang berdiam diri didrpan kamarnya membuat Hao chun bingung.


"Ada apa ini? kenapa kalian tidak masuk dan membangunkan majikan kalian,ini sudah hampir tengah hari dan majikan kalian bahkan belum sarapan,apa kalian gila?".Bentak Hao Chun.


Bagaimana tidak ini sudah mendekati siang hari tapi xin xin nya bahkan belum sarapan dan membersihkan diri.


Semua pelayan menunduk,dan jangan lupa enam sengkawan juga berada du dalam sana,masiuh inget kan si enam sobat yang sama sama siluman namun berbeda jenis.

__ADS_1


Xiao bi yang sekarang bertugas mengangtikan peran Ning mei,maju perlahan dna menunduk hormat,oh ayolah dia bahkan dulu tak prrnha hormat pada siapapun kecuali satu orang.


"Salam Putra Mahkota,hamba Xiao bi salah satu pelayan kepercayaan Putri Mahkota,maaf kami tidak membangunkan Putri..itu karna memang peraturan dalam sistem kerja kami semua,dan jika ingin selamat maka kami harus mematuhi peraturan yang di buat oleh majikan kami sendiri". Ujar Xiao bi tegas.


Hao chun hanya memandang semua pelayan disana,semua hanya menunduk,mareka memang menunduk takut namun tak sampai gemetar,mareka seakan takut karna dudukan bukan kekuatan.


Sedikit kagum,Hao Chun langsung masuk dan melihat sang wanitanya masih setia diatas saksi persetubuhan mareka yang ya....umm pikir sendiri.


Berantakan ,semua berantakan.Tak ada yang tertata rapi,padahal saat dia bangun tadi pagi tak seberantakan ini,atau memang dirinya yang tak terlalu memperhatikan.


Mrlihat posisi tidur sang istri yang terbilang tak anggun bahkan tidak ada anggun anggunnya sedikitpun,membuat Hao chun sedikit tersenyum.


Bagaimana dirinya bisa menikahi wanita yang benar benar aneh,namun keanehan itu lah yang membuat xin xin menarik.


"Kalian masuk dan siapkan pemandian". Ujar Hao Chun sedikit keras agar didengar oleh para pelayan alisan bawahan xin xin.


Sedangkan Hao Chun menutuo tubuhatas Xin Xin yang tersingkap menampakan dua buah persih kecil namun menggoda.


Oh ayolah,ini masih pagi,tak mungkin diriku memakan dirinya ,bahkan saat dirinya masih belum sadar akan kejadian kemarin. Batin Hai Chun.


Semua pelayan masuk dan langsung menyiapkan pemandia,semua diam tak ada yang berbisik seperti pelayan lainnya,dimana saat melihat dua pasangan naga dan phoenix bersama,bukankan itu berita heboh,apalagi sata melihat keadaan kamar yang sperti kapal pecah menandakan kegagahan dari putra mahkota negara Hao tersebut.


Namun semua bawahan Xin Xin hanya diam tanpa memperdulikan itu semua,mareka tau batasan privasi karena itulah yang diajarkan dalam organisasi.


3 Hari,hanya butuh 3 hari semua informasi akan didapatkan dalam organisasi mareka,organisasi yang berkembang sedemikian pesat,bahkan bisa dibilang dari smluruh penjuru terdapat orang orang dari organisasi xin xin.


Bahkan desa kecilpun akan memiliki setidaknya lima puluh orang yang beeada di bawah naungan xin xin.


Pusat perbelanjaan dan perdagangan bawah bahkan ikut xin xin masukan dalam daftar usahanya.


Tak ada yang namanya uang kotor maupun bersih dalam kamusnya,mau itu uang dunia bawah maupun dunia atas atau perdagangan aman,tetap saja uang yang didapatnya sama sama kotor.


Di mas aini demi sekantong emas nyawa orang pun bisa lenyap dalam beberapa detik,meski xin xin mengharuskan organisasinya menyelidiki terlebih dahulu pelanggannya


.karena tak ingin membunuh orang yang tak bersalah namun tetap saja,jika pelanggannya ingin berbuat jahat maka dirinya lah yang akan mati dnan malah orang yang ingin di bunuh akan xin xin bantu.


Meski begitu dirinya sedikit memberi keringanan pada naggotanya,apalagi para budak dan gelandangan,jika mareka memiliki dendam. Maka urus sediri dendam itu sampai keakar akarnya.


Jika harus membunuh,maka bunuh jika berslaah dan semena mena hanya karna kekuasaan.


Tak di masa dpran maupun sekarang,kehidupan tetap lah sama,mareka yang berada diatas bebas melakukan apapaun jika berkuasa,dan yang di bawah hanya bisa diam dan menerima.


Mau melawan? sia sia,bahlan jaman sekarang dengan uang bisa menutup mulut pihak kemasyarakatan.


lanjut.

__ADS_1


Selesai membereskan segala sesuatu untuk tuannya mandi,semua pelayan mengundurkan diri untuk melanjutkan membuat makan siang,Hao Chun dengan gampangnya mengankat tubuh xin xin dan membawanya kepemandian.


Dirinya yang sudah mandi pun tetap melepaskan jubah nya..entah kenapa dirinya merasa panas saja berada dekat dengan xin xin dan membuat dirinya ingin..arghh sudahlah.


Xin Xin bahkan masih anteng saat di gendong Hao Chun,Hao Chun sempat berpikir jika xin xin di culik saat tidur mungkin dirinya tak akan merasakannya karena dirinya,xin xin.


Bahkan tertidur layaknya mati,hanya saja dadanya masih naik turun menandakan masih bernafas.


Hao chund engan lerlahan menurunkan Xin Xin agar tak terkejut saat menerima air yang lumayan hangat.


Dan benar saja tubuh Xin Xin sedikit terkejut saat kakinya menyentuh air hangat,perlahan namun pasti Hao Chun merendam seluruh tubuh Xin xin,dan juga tubuhnya.


Hai Chun menempatkan xin xin dipangkuannya dengan gaya yang sudah pasti masih berendam.


Hao Chundsedikit menepuk pipi gembul xin xin,yang sangat lucu apalagi saat dengan sengaja Hao Chun menhimpit ke dua bakpao putih itu.


Uhh lembutnya dan juga sangat kenyal,batin Hai chun gemas dnegan pipi bakpao milik xin xin.


Merasa terganggu,xin xin membuka matanya dengan sedikit memerah karena bersiao menangis.


"arghhh aku capekk..aku lelah,biarkan aku tidur,huaaa..umm aku mau tidur". Tangis xin xin membuat Hao chun gemas sendiri lalu mengusap air mata xin xin perlahan.


"Ini sudha siang sayang". Ujar Hao Chun gemas.


Xin xin mengerjapkan matanya dan berpikir,siang?


Otaknya tak bisa dijaka bekerja sama,oh ayolah dirinya baru bangun otaknya masih sedikit belum.berfungsi.


Semenit


dua menit


empat menit


enam menit


"Siang?"


"Oh siang"


"HAHH SIANG,KENAPA TAK ADA YANG MEMBANGUNKANKU". Teriak xin xin panik.


holaaaa...mimin balekkkkk..yuhuuuu..ihh pa


moga moga ada yang kangen ama mimin,.aaf deh mimin jarang up..mimin juga sibuk😭😭 ples lagi pusing mo lanjut kek gimana jadi maaf y...

__ADS_1


__ADS_2