
Kepala Keluarga XI.
Xin xin berumur 5 tahun.
"xin er, kemari". Ujar seorang pria tua yang masih terlihat gagah walaupun rambutnya sudah didominan putih dan wajah yang keriput.
Xin xin kecil berjalan dengan riang sambil membawa boneka anak perempuannya.
Setelah dekat dengan kakeknya,kakeknya langsung menggendong dan memangkunya.
"Xin xin..apa xin xin ingin menjadi anak yang sukses seperti ayah dan ibu?". Tanya kakek tua pada xin xin kecil.
Xin xin kecil terdiam sebentar lalu menongak menatap kakeknya.
"Kakek aku tak mau menjadi seperti ayah dan ibu..mareka selalu sibuk dengan pekerjaan..aku ingin seperti pahlawan super..mareka membunuh penjahat dan menyelamatkan dunia". Jelas xin xin kecil pada kakek tua.
Kakek tua itupun hanya tersenyum kecil dan mengusap puncak kepala xin xin dengan lembut.
"Jika xin xin ingin seperti pahlawan,xin xin harus kuat sejak kecil..karena menjadi pahlawan tidak selalu benar dimana orang yang ditolong". Jelas kakek tua sambil terus mengusap kepala xin xin.
"Tapi kek..xin xin sudah kuat apalagi yang mesti di perkuat". Tanya xin xin kecil polos.
"Kau harus kuat dalam situasi apapun,bahkan saat dirimu terluka parah..kau harus siap menghadapinya". Jelas kakek tua lagi.
"Xin xin ingin menjadi kuat..agar bisa menyelamatkan dunia". Ujar xin xin kecil dengan penuh tekat.
Kakek tua hanya tersenyum kecil lalu menurunkan xin xin dari pangkuannya.
"Jika xin xin ingin menjadi kuat..xin xin harus berlatih.Keeingat,darah,air mata,semua itu akan terbayarka jika nanti xin xin bisa mencapai dunia". Jelas kakek tua.
"Xin xin akan belajar dengan giat agar duani bisa digenggaman xin xin nanti kelak,semua krang akan takut pada xin xin". Ucap xin xi kecil sambil mengelalkan kedua tangannya.
Dan saat itulah xin xin kecil..sejak umur 5 tahun dirinya telah melewati yang namanya pelatihan diluar akal. Memegangdan melempar pisau,melempar Cakram berlapis pisau beracun,menggunakan pistol, merangkai pistol,bermain cambuk dan tenrunya bemain kipas pisau,dimana disetiap bagian kipas terdiri dari pisau kecil dan beracun.
__ADS_1
Dan masih banyak senjata lainnya.
Tangisan dan luka disekujur tubuh xin xin tak pernah sdkalipun diketahui orang tuannya.Orang tuanya hanya tau dirinya diasuh oleh kakek mareka yang seorang mantan jendral kemiliteran.
Xin xin kecil tumbuh menjadi orang yang mandiri dan tegas,tapi sayangnya dirinya yang terlalu terbiasa berlatih senjata membuat dirinya kehilangan masa remajanya.
Bahkan saat kuliah dirinya terlihat sangat cupu.Tak ada yang mau berteman dengannya.Ya dirinya mencoba kuliah dengan penghasilannya sendiri. Dan itulah salah satu alasan xin xin terlihat cupu,bukan karena kekurangan uang.
Namun dirinya menggunakan uang usahanya sendiri.Bukannya uang usahanya tak cukup,tapi karena dirinya yang terlalu sering dilatih mebuat nya susah untuk beradap tasi dengan yang namanya perkuliahan.
Masa kanak kanak nya saja telah hilang karena selalu berlatih.
Dia "SCORPIO"selalu bergerak malam dan tertutup.
Ya xin xin selalu menjalankan misinya dengan sendiri dan diam diam tanpa terlihat oleh seorang pun.
Bahkan orang yang akan xin xin bunuh pun tak tau wajah xin xin.
Xin xin selalu menggunakan topeng wajah yang meutupi area mata hingga hidung.
Xin xin yang sekarang masih berstatus anakk kuliahan,ingin sekali merasakan apa itu kehidupan remaja biasa,ya kalian tau,pesta,jalan jalan,berpacaran dan lainnya.
Tapi itu rasanya mustahil.Dirinya hanya tau cara menbunuh dan mendapatkan juara.
Dulu saat masa kuliah pernah dirinya menyukai seorang kaka kelas,tapi ya biasa kaka kelas ganteng pasti banyak lumut yang nempel.
Sedangkan dirinya berdandan saja tidak bisa,apalagi berkencan.
Banyak yang bilang kehidupan sekolah adalah kehidupan yang palng menyenangkan,tapi tidak bagi xin xin disekolah selalu dibully dan malamnya kadang kadang membalas tapi melalui media. Karena dirinya juga seorang hacker.
Dirinya akan bekerja dimalam hari untuk membalas semua yang membulinya,dan dengan yang sesadis sadisnya.Dia(xin xin) akam mencari aib bahkan merekayasa kejadian agar menjadi sebuah kisah yang menyenangkan lalu menyebarkannya.
Bahkan dulu ada yang bunuh diri karena dihujat setelah aibnya diketahui.Dirinya ialah teman seangkatan xin xin yang pernah dengan dengaja menyiram coca cola dikepalanya dan xin xin membalas dengan cra menyear vidio dirinya yang sedang melayani seorang pria tua untuk mendapatkan uang.
__ADS_1
Akhirnya setelah vidio itu tersebar dirinya pun menjadi malu dan terus dihujat oleh teman teman iniversitas maupun orang diluar sana.Karena xin xin dengan sengaja menaruh alamat rumahnya menyatakan kalau dirinya menjual tubuh demi uang.
Dan ujung ujungnya dirinya dengan frustasi,loncat dari gedung mall lantai 5 dan tewas.
Bukankan itu keren.Semua yang membully nya akan bernasip sama,hanya saja ada yang masih bertahan walau dirinya membutuhkan obat penenang,ada yang gila dan ada yang selalu ingin bunuh diri.
Sadis? Kejam ?
Bukan kah itu sepadan?.
Xin xin bahkan dijauhi di universitasnya karena banya rumor yang beredar kalau dirinya memiliki pendukung yang besar,karena mareka sadar setiap orang yang terkena masalah pasti satu atau dua kali telah membuli xin xin.
Masa kuliahan telah selesai,xin xin lulus dengan nilai sempurnya.Melanjutkan salah satu cabang perusahan ayahnya dan mengurus adik kecilnya. Hah bisa fibilang xi xi lahir setelah umurnya 10 tahun.Dirinya,xin xin selalu menyayangi adiknya karena setelah adiknya datang dirinya setidaknya memiliki teman untuk diajak berbicara.
Dirinya yang sekarang menjabat sebagai Direktur pemegam saham terbesar dalam perusahaan. Menjadikan dirinya harus berubah dan untung nya ada adiknya yang bisa dibilang lebih terbuka,bahkan saat masih berumur 10 tahun xi xin sudah bisa merias dirinya sendiri dan xin xin.
Awalnya kakeknya ingin mengajari xi xi pelatihan yang sama sepeti yang xin xin pelajari. Taoi xin xin menolak dirinya dulu mengambil pelatihan karena kebosanan dan tak memiliki teman. Sedangkan sekarang dirinya tak ingin adiknya mengikuti caranya yang kotor.
Dirinya tetap ingin menjaga senyim adiknya. Ya walaupun adiknya menyebalkan bagaimana pun mareka saudara,xin xin telah merasakan bagaimana lelahnya berpura pura. Di depan dirinya akan menjadi sosok ceria padahal hatinya kosong.
Tersenyum dalam kepahitan.
Hah bahkan dirinya lelah akan keluarganya,hanya ada adiknya saja yang menemaninya.
Lalu sekarang dirinya terbangun dikeluarga jaman kuno,memiliki orang tua yang sempurna. Tapi apa tetap saja dirinya kehilangan seseornag yang bahkan baru beberap bulan dirinya kenal.
Ibu. Ya itu ibunya xin xin didunia ini bukan ibu asli dari xin xin yang melintasi waktu. Dirinya hanya roh yang entah bagaiman bisa berakhir didunia antah branta.
Tapi dirinya masih bersyukur.Dirinya bis amerasakan kasih sayang ibu. Tapi apa,dirinya bahkan belum puas merasakan apa itu kasih sayang keluarga utuh.
Dan kematian ibunya disebabkan oleh dirinya sendiri. Hah bukankah ini lucu.
Dirinya berharap keluarga sempurna tapi dirinya lah penyebab kehancuran keluarganya.
__ADS_1
Haiii maaf y mimin gk lumayan lama up soalnya mimin lagi UTS dan itu pun dibarengi dengan cerita disini jadi mimin agak bingung. Tapi syukurnya masih bisa lanjut walau telat.