
"Tuan apa kau sakit?". Tanya seorang wanita cantik bertubuh mungil. Membuat dirinya terlihat sangat rapuh dan akan dengan cepat hancur jika diberi kata kasar.
"Urusi urusan mu sendiri kin". Ujar pemuda yang mengenakan jubah penutup. Yang bahkan menutupi bagian wajah atsnya dan menyisakan bagian bibir merah merekahnya.
"Maaf tuan Kin'er hanya khawatir pda kondisisi tuan saja". Ujar kin membela diri.
"Pergi". Usir pemuda misterius itu.
Kin menhndukan sedikit badannya. Tanda memberi hormat.
Lalu Kin pergi dari ruangan yang bisa dibilang tempat tidur.
Sesangkan didalam ruangan itu. Sang pemuda misterius itu sedang memandangi lukisan seorang gadis cantik.
"La..kau sangat cantik..entah itu dulu maupun sekarang. Tapi kenapa,dirimu bisa melupakan aku. Aku yang seharusnya berada disisi mu,tapi gara gara Hao chun. Dirinya harus MATI. Harus. Maaf kan aku la..aku tak bermaksud untuk menyerang mu saat diperjalanan,tapi apa daya,hanya itu satu satunya jalan". Ujar pemuda misterius itu dengan nada lembut. Dan dengan nada keras dna penuh kebencian saat menyebut nama Hao chun. Tangannya bahkan dikepalkan hingga menyebabkan luka.
Pemuda misterius itu mengecup dahi dari lukisan Xin xin yang tengah tersenyum manis.
****
Xin xin kini sedang beristirahat di tenda dadakan milik kakaknya. Tadi dirinya sempat merengek dan tak mau melepas kakaknya,hingga dirinya tertidur. Huangzhen hanya diam melihat adiknya yang telah tertidur sambil memeluk pinggangnya.
Huangzhen sempat merasa jika xin xin itu bukan adiknya. Dirinya bahkan sempat takut saat melihat xin xin dengan sadisnya membunuh para pemberontak.
Kalian bayangkan saja xin xin yang dulunya pendiam dan bahkan tak berani pada pelayan rumahnya kini bahkan dengan sadis menginjak hingga hancur kepala seseorang yang pastinya lebih dewasa dan 2× lebih besar dari xin xin.
Huangzhen mengelus surai hitam milik xin xin dengan sayang.Takun membangunkan xin xin.
Huangzhen mencoba melepas pelukan xin xin dengan perlahan dan berhasil.Huangzhen keluar dari tenda dan melihat banyak prajurit yang sedang diobati.
Pemberontakan yang terjadi kali ini santa besar bahkan setengah dari prajurit mati.
Huangzhen mengusap wajahnya kasar. Pundaknya ditepuk oleh seseorang. Huangzhen berbalik dan itu ternyata Hao chun.
__ADS_1
"Salam hamba kepada Putra Mahkota". Salam Huangzhen sambil membungkukan sedikit badanya.
"Ayolah Hang, kau teman seperguruanku. Kenapa sekarang baru aku kembali kekerajaan kau sudah mengganti nama julukan hm?". Ujar Hao chun.
Huangzhen sedikt tersenyum lalu menegakkan punggungnya.
"Kau itu seorang pangeran..bukan kau itu Putra mahkota..kau tau putra mahkota.Kau akan menggantikan kedudukan kaisar yang sekarang suatu saat nanti,aku sebagai rakyat kecil mu tentunya harus memberi hormat". Balas Huangzhen.
"Mnn kau benar aku akan menggantikan ayah handa suatu saat nanti..tapi ayolah aku tak mau terlihat setua itu..nanti saat aku menjqdi raja,aku akan mengubah sistem kekerajaan kuno ini. Aku akan membuat politik rakyat." Ujar Hao chun bangga dan menghadap kearah langit yang telah menggelap.
^^^pemerintahan rakyat : artinya rakyat yang akan memilih kaisar selanjutnya..sama kayak pemilu^^^
"Hah kau ada ada saja hao hao". Ujar Huangzhen sambil menepuk punda sobat lamanya itu.
Ya Huangzhen dan Hao chun adalah murid seperguruan. Mareka berdua sudah layaknya saudara.Akan tetapi Huangzhen memilih keluar dari Perguruan (sekolah khusus laki laki) karena mendengar adiknya( xin xin ) mencoba bunuh diri denga cara menceburkan diri kedanau.
Sedangkan Hao chun dirinya melanjutkan pembelajarannya. Dan kembali saat masa waktu kenaikan tahtanya.
Ayahnya Hai chun atau kaosar yangs ekarang merasa dirinya sudah tua dan ingin hidup tenang.Jadi dirinya ( kaosar hao sekarang ) memutuskan ingin mempercepat kenaikan tahta Hao chun yang memang telah disepakati dan dilihat dari darah sah.
Namun apa daya Hao chun harus menunda kenaikan pangkatnya karena masalah yang dia tangani secara diam diam.
Dirinya mendapati berita dari mata mata yang telah dirinya sebar dipenjuru istana. Dirinya mendapatkan berita jika ada salah seorang selir ayahnya ( kaisar hao) yang berniat menggeser tahtanya.
Dengan hati hati Hao chun menjelaskan kepada ayahnya jika dirinya masih belum berniat menggantikan posisinya.Padahal dirinya hanya ingin mengetahui siapa yang ingin bermain main dengan posisisnya.
Hao chun bahkan mendapatkan informasi jika kerajaan Wei ikut berpartisipasi dalam pemberontakan kedudukannya. Disebabkan dulu kerajaan Wei adalah kerajaan no 1 dan kalah dalam peprrangan yang menyebabkan kerajaan mareka menjadi no 3 dari 5 sisi kerajaan.
Hao chun dengan hati hati menyelidiki dan terus mencari bukti,hingga dirinya cedera karena dikepung oleh pembunuh bayaran yang dirinya tebah adalah kiriman selir kerajaan yang telah mengetahui rencananya.
Walaupun berhasil membunuh semua pembunuh bayaran yang jumlahnya tidak bisa dibilang sedikt. Dirinya tetap saja terluka sangat parah.
Dan disitulah sore menjelang malam dirinya bertemu dengan gadis kecil namun pemberani.
__ADS_1
Dirinya bahkan tidak malu ataupun takut saat melihat luka mauoun darah,apalahi saat dirinya hampir ditelanjangi oleh gadis kecil itu.
Gadis kecil itu mengobati lukanya dengan serius,ya walaupun dengan obat yang sederhana dan seadanya.
Bahkan gadis kecil itu mencari ikan dan membakar nya bersama dengan dirinya( Hao chun).
Hao chun merasa perasaan akrab dan mendalam dengan gadis kecil itu. Gadis penolongnya. Ya walauoun dirinya awalnya tak mengerti akan apa yang sering diucapkan gadis itu.
Seakan akan dirinya tidaklah berasal dari dunia tempat hao chun berada. Bahasa dan kepintaran yang tidak cocok dengan tubuh maupun usianya.
Dan yang paling Hao chun sukai ialah,gadis kecil itu bahkan tak tau siapa dirinya. Diluar sana banyak sekali gadis lajang yang berniat menggodanya dnegan berbagai cara.
Namun tentu saja itu tak berhasil,bahkan beredar rumor jika dirinya itu pecinta pedang ( penyuka seaama jenis ).
Ayahnya saja sang kaisar tak bisa membujuk anaknya untuk menikah atu mencari seorang selir untuk mengisi istana nya.
Tapi itulah Hao chun. Keras kepala dan tak mau soal keluarga dicampur uruskan dengan nama kerajaan.
Dirinya hanya ingin memiliki pasangan yangs esuai karakternya dan dirinya telah menemukannya. Hao chun bahkan memaksa anak buahnya untuk mencari setiap informasi dari gadis kecil yang bahkan telah mencuri hatinya.
Berawal dari niat menolong dna membayar pertolongan. Hao chun malah jatih hati lada gadir kecil itu. Gadis kecil yang benar benar telah menjerat hatinya,ya..walaupun gadis itu tidak. Tapi dirinya akan terus berusaha mengejar dan memenjarakan hati gadis kecilnya.
"Xin xin". Itulah nama gadis yangs esnag Hao chun kejar.
Haiiii para pembaca...moon maap yoooo mimin lama up nya y mau gimana lagi kan UTS ..jadi mimin rada gimana gitu mau buka apl tros lanjot cerita.
Tapi y gpp lah yang penting mimin udh balek lagi..dan jangan lupa jejak harus ditinggakkan.
Follow akun mimin dong😢 trus like sebanyak banyaknya.
kalo ada yang kaya bisa kasik koin.
Ohh iya mimin bakalan up langsung kalo yg like udah nyampek 100 lebih.
__ADS_1
ok by by