NAUGHTY EMPRESS

NAUGHTY EMPRESS
TARIAN SEKALIGUS CERITA


__ADS_3

Xin Xin yang telah bersiap dengan pakaian khusus yang tidak terlalu terbuka, dan juga tema yang akan dirinya bawakan adalah tarian pedang dimana tokoh utama atau Xin Xin sendiri memerankan peran yang dingin, gagah dan brani.


Tema yang akan dirinya bawakan adalah peperangan dan kisah cinta, entah kenapa tiba tiba di otak kecilnya mengenai karangan yang muncul secara mendadak.


Keluar dari ruang ganti menggunakan hanfu biru muda dengan dikelilingi permata kecil di bagian pinggang dan tidak lupa cadar putih yang menutup separuh wajah Xin Xin, lalu ia berjalan perlahan sambil menggenggam dua bilah pedang yang diberikan oleh ibu mertuanya.


"Lumayan" Batin Xin Xin.


pedang berwarna biru muda dengan hiasan mengelilingi ganggang pedang membuat pedang itu terasa tak memiliki beban dan tak terlihat mematikan, layaknya pedang mainan.Namun jika digenggam makan akan terasa betapa berat pedang tersebut dan betapa dingin pedang yang sedang Xin Xin genggam sekarang ini.


Memberi salam hormat kepada ayah dan ibu mertua nnya, tak lupa kepada tamu terhormat nya kali ini, Xin Xin kini berdiri tegak dengan pedang yang menutupi separuh wajahnya dan pedang lagi satunya dibiarkan disebelahnya.


Memulai tarian dengan perlahan dan santai tanpa gangguan, mengartikan setiap gerakan dengan gambaran seorang gadis yang awalnya lugu dan tak berdosa, disayangi dan dicintai oleh semua orang, namun pasa pertengahan mendadak Xin Xin merobek bajunya dan merubah warna hanfunya, yang awalnya biru muda menandakan kepolosan kini berubah menjadi merah darah seakan haus akan pembantaian, Xin Xin mulai mengayunkan pedangnya dengan ganas namun masih berirama, cadar nya terlepas, wajah Xin Xin yang sekarang penuh dengan hiasan merah, bibir mungil yang biasanya berwarna peach kini berwarna merah semerah darah.


Mata yang awalnya bulat dengan tatapan polos kini berubah tajam, wajah datar Xin Xin menari dengan gesit, setiap gerakan mengartikan penghianatan orang terdekat, namun pada akhirnya dirinya terjatuh dengan posisi pedang dikedua sisinya tertancap tanah dan bibirnya yang mengeluarkan darah seakan kalah dari peperangan, mata yang tajam kini berganti menjadi sedih, lalu tarian selesai dengan Xin Xin yang menunduk lalu berisik memberi hormat.


Tepuk tangan meriah menghiasi aula, penampilan Xin Xin yang mempesona membuat semua orang lupa akan penari awal yang sudah di undang oleh pihak krjaan untuk menghibur, dan tanpa orang lain tau Xin Xin tersenyum miring seakan akan menertawakan orang dengan sinis.

__ADS_1


"Wahh zhen tak pernah tau Putri Mahkota pandai dalam menari, tapi, apa arti semua yang Putri Mahkota persembahkan barusan? seakan akan yang awalnya bahagia namun berakhir tragis". Tanya Kaisar Hao atau ayah mertuanya.


Xin Xin dengan masih menggunakan hanfu merahnya menatap kearah suaminya yang ternyata membalas atau mungkin sejak tadi dirinya tak pernah lepas menatap sang istri utama.


Sedangkan selir Bai Mei dirinya sudah memerah urat di lehernya bahkan hampir menonjol semua karna amarah, menatap sang suami yang pandangannya tak lepas dari istri utama membuat amarah didadanya melonjak, saat dirinya diangkat menjadi selir, Putra Mahkota bahkan tak singgah di kediamannya,bahkan sampai sekarang dirinya tak pernah dikunjungi satu kali pun.


Kalau bukan karna dirinya mengadu dan meminta pertolongan ayahnya mungkin saja dirinya akan dilupakan dan tak akan bersama Putra Mahkota sekarang.


Hanya dirinya yang pantas berada disebelah Putra Mahkota, dia Baik Mei anak dari mentri pertahanan, mentri yang memiliki sepertiga kekuasaan ditangannya, hanya dia yang pantas, bukannya anak dari jendra kecil, bahkan kerajaannya saja hanya mendapat no 3.


Kembali lagi ke Xin Xin. Memutuskan tatapannya dari arah Hao Chun, lalu menatap ayah mertuanya, dengan tegas menjawab.


"Cerita ini begitu indah diawal namun menyakitkan diakhir. Dulu ada sebuah kerajaan dimana dipimpin oleh seorang raja bijaksana, memiliki satu istri dengan seorang putri, memimpin kerajaannya dengan damai tanpa diumbar kepada publik diluar kerajaan. Namun karna kedamaian itu lah sebuah bencana datang, dari arah seblah selatan, sebuah kerajaan yang gelap, dimana rajanya sering menyepelehkan pekerjaan, tata kerajaan yang hampir hancur namun tetap bisa dipertahankan oleh beberapa orang setia raja. Raja itu iri dengan kerjaan yang damai tersebut, lalu pada akhirnya mengutus salah satu Putra nya yang berasal entah dari selir nya yang keberapa.


Perjalanan begitu sulit karna hutan yang mengelilingi kerajaan damai tersbut, namun sang Putra selir berhasil melewati segala rintangan walau tubuhnya penuh dengan luka, Putri kerajaan yg damai itu menemukan sang Putra selir, membawanya ke istana nya lalu merawat dengan penuh kasih sayang, dia Putra seorang selir di rawat dan dibesarkan dengan kasih sayang membuat segalanya berubah.


Cinta yang tiba tiba muncul, dan ego yang begitu tinggi untuk memiliki membuat sang Putra selir lupa akan tujuan awalnya, namun tak merubah rencana awal kedatangannya.

__ADS_1


Membantai seluruh penghuni istana karna tak merestui hubungan keduannya, lalu merubah sang putri lugu menjadi hewan buas yang ganas. Membantai seluruh kerajaan sang Putra selir tiada henti dan tanpa sisa, hingga akhirnya dirinya tewas ditangan Putra selir itu sendiri. Tatapan sedih ditunjukan karena kesedihan kehilangan keluarga nya yang damai, istananya yang awalnya damai berubah menjadi sarang pembantaian, lalu sedih karna mati di tangan sang kekasih tercinta. Namun satu yang pasti putri itu tidak mati sendiri, namun mati berusaha bersama sang kekasih,dirinya mati dengan raga namun sang Putra selir mati akan batinnya, dia akan hidup dengan penyesalan tiada tara". Jelas Xin Xin panjang lebar.


Beberapa nona dan putri menangis mendengar cerita Xin Xin, bahkan sang pendongen kini menatap tajam kearah Putra Mahkota atau suaminyaa, perasaan sedih dan aura pembunuh yang entah kenapa tertuju pada Hao Chun, yang ditatao pun menatap balik dengan tatapan berbeda.


Penyesalan, rasa sakit, dan juga sesak didada nya tak terhindar seakan akan dirinya lah yang berada didalam cerita tersebut.


Suara tepuk tangan kembali bergema mengembalikan kesadaran Xin Xin dan Hao Chun. Xin Xin mengundurkan dirinya untuk mengganti pakaiannya, sedangkan tanpa orang lain sadari sang kenari utama telah tewas karna jarum yang tertusuk dibagian dadanya yang tepat langsung kearah jantung.


Diruang ganti Xin Xin terduduk diam, dirinya entah mengapa meraskana amarah membelunjak, entah lah dirinya tak berpikir cerita nya akan menjadi sebegitu tragis.


Dan tujuan utama nyaa memang membunuh sang penari utama, dan setelah dirinya melemparkan tulisan jarum didada gadis penari tersebut, Yuwen bawahan Xin Xin segera mengambil mayat dari penari tersebut agar tidak mengundang perdebatan diacara penting hari ini.


Hii pembaca setia mimin, mimin ganti judul y jdi "NAUGHTY EMPRESS" biar lebih pendek.


ok maaf mimin ilang 4 hari dari setelah up, dan menghilang sekian lama berbulan" sampai membuat kalian lumutan. dan kalau mimin ilang lagi maaf y, karna senin mimin akan UTS dan harus mempersiapkan raga dan batin yang kuat jdi mungkin.. mungkin y mimin akan up lama lgi, tpi tenang kli ini buka omong kosong mimin akan up jika ada waktu senggang lagi, dan pasti akan rutin mungkin 4hari atau lebih tpi pastinya gk akan ilang kok.. ok makasi bagi yang udah baca, jgn lupa like y karna 1 like kalian sangat berarti, komen dan juga klo kalian mau berbagi berilah mimin hadiah untuk menambah semangat okk😊


Byby dan semangaaat bagi kalian yang akan menjalani ulangan sekolah skeoga kalian bisa lancar, sehat selalu dan byy

__ADS_1


__ADS_2