NAUGHTY EMPRESS

NAUGHTY EMPRESS
Menjalankan misi 2


__ADS_3

Setelah memberi intruksi kepada dua rekannya xin xin segera keluar dari persembunyiannya namun sebelumnya ia sengaja merobek baju nya hingga perut ratanya sesikit nampak dan celana hitam pendeknya pun tak luput ia robek namun hanya sedikit, dengan memasang wajah takut seperti dia adalah salah korban penculikan. Para penculik atau bahawan mafia tersebut melihat xin xin dari atas hingga kebawah seperti sedang menilai.


"Aku mau  pulang ". Ucap xin xin dengan mata yang berkaca kaca seakan akan ada jika disentuh dengan sedikit keras akan membuat tubuh kecil mungil milik xin xin akan hancur.


"Kau mau pulang ?". Tanya seorang pria yang bisa disebut tampan bagi kaum hawa yang lain namun tidak bagi xin xin baginya pria didepannya ini hanya penyebar benih disembarang ladang tanpa mau merawatnya.


Xin xin mengangguk polos namun dalam hatinya ' dasar pria brengsek kalo liat yang bening aja matanya pengen dicolok'.


Pria itu mendekat kearah xin xin namun xin xin pura pura malu dengan menundukkan kepalanya dan menoleh  kearah samping pemandangan tersebut moembuat xin xin menjadi lebih imut apalagi pipi xin xin yang agak cuby dan dibarengi dengan semburan merah jambu.


Namun tak ada yang tau bahwa saat xin xin menoleh kesamping  ia sedang melihat salah satu kelompok  nya sedang mengawas  dan mengintruksi agatlr mengepung kelompok penculik tersebut,namun tiba tiba dagu xin xin seperti ada yang menarik dengan lembut agar wajah cantiknya menghadap kedepan  dan tepat saat xin xin menongak ia melihat wajah pria tadi yang memegang dagunya dengan mata lapar.


"Kalau  kau mau pulang bisa saja aku akan membantumu namun ada syaratnya dan syaratnya kau harus bermain dulu dengan  ku apa kau mau". Jelas pria tersebut dengan senyum yang  tak biasa.


Xin xin tentu   tau apa maksud dari kata 'bermain'  namun demi rencana ia hanya mengangguk   anggukan kepalanya dsngan pandangan   polos lalu tersenyum manis yang membuat tubuh pria itu menegang karena terpesona.


"Xin xin mau bermain dengan kakak tapi setelah itu kakak harus berjanji akan membawa xin xin pulang agar tidak dimarah oleh mama karena mama bilang kalau xin xin tak boleh pulang mapam karena berbahaya". Jelas xini xin dengan nada kekanak kanakan yang membuatnya tambah terlihat lucu apalagi matanya yang bersinar terang seakan dia  baru dibelikan mainan baru.


Pria tersebut maju dan akan bersiap mencium bibir tipis yang berwarna ceri indah milik xin xin,namun tiba tiba punggungnya terasa sakit dan  perih aroma pengit darah tercium pria tersebut akan memudurkan dirinya namun malah dipeluk oleh xin xin dan  rasa sakit bertambah seakan mau nembus tepat di jantunya.

__ADS_1


Y xin xin menusuk tepat dipunggung pdia tedsebut yang langsung mengarah ke jantung. Setelah merasa lawan nya lemah segera dilesnya pelukan indah tersebut pria itu langsung ternatuh dan bawahan nya yang lain pun sudah mati karena terkena tusukan dari kelompok xin xin yang lain.


Setelah merasa cukup kelompok  xin xin pun segera  melesat mencari ketua mafia yang dikabarkan kejam dan ganas,setelah berkeliling dan mendapatkan satu ruangan dengan cahaya yang cukup terang dirasa kurang aman xin xin menyuruh kelompoknya untuk berpencar lagi lalu beberpa orang akan mengikuti xin xin,  setelahnya xin xin langsung mendobrak pintu kayu tersebut hingga terlepas dari engselnya


Setelahnya xin xin maju dan mendapatkan jeruni besi yang didalamnya juga terdapat banyak sekali wanita mulai dari yang masih kanak kanak hingga yang remaja mulut mareka  disumpal dengan kain dan tangan beserta kaki mareka diikat oleh tali mareka terkurung entah berapa lama, setelah melihat sekeliling xin xin tak mendapatkan seorang pun  selain para wanita yang terkurung saat hentak maju dan membuka kunci jeruji besi tersebut  tiba tiba saja sebuat peluru melesat dan hampir mengenai kepala xin xin syukurnya xin xin bisa menghindar.


Setelahnya xin xin mundur menuju kelompoknya lalu menatap lagi kesekeliling ruangan sepertinya lawan xin xin kali ini akan sangat berbahaya.


Lalu keluar seorang pria yang tampan sangat tampan dengan senyum mengejek di bibir nya.


"Selamat datang di wilayah ku nona scorpion perkenalkan aku namaku Danil dan aku akan menjadi dewa mu dewa kematianmu". Ucap pria tersebut yang ternyata namanya adalah danil.


Setelah memberi intruksi kepada dua rekannya xin xin segera keluar dari persembunyiannya namun sebelumnya ia sengaja merobek baju nya hingga perut ratanya sesikit nampak dan celana hitam pendeknya pun tak luput ia robek namun hanya sedikit, dengan memasang wajah takut seperti dia adalah salah korban penculikan. Para penculik atau bahawan mafia tersebut melihat xin xin dari atas hingga kebawah seperti sedang menilai.


"Aku mau  pulang ". Ucap xin xin dengan mata yang berkaca kaca seakan akan ada jika disentuh dengan sedikit keras akan membuat tubuh kecil mungil milik xin xin akan hancur.


"Kau mau pulang ?". Tanya seorang pria yang bisa disebut tampan bagi kaum hawa yang lain namun tidak bagi xin xin baginya pria didepannya ini hanya penyebar benih disembarang ladang tanpa mau merawatnya.


Xin xin mengangguk polos namun dalam hatinya ' dasar pria brengsek kalo liat yang bening aja matanya pengen dicolok'.

__ADS_1


Pria itu mendekat kearah xin xin namun xin xin pura pura malu dengan menundukkan kepalanya dan menoleh  kearah samping pemandangan tersebut moembuat xin xin menjadi lebih imut apalagi pipi xin xin yang agak cuby dan dibarengi dengan semburan merah jambu.


Namun tak ada yang tau bahwa saat xin xin menoleh kesamping  ia sedang melihat salah satu kelompok  nya sedang mengawas  dan mengintruksi agatlr mengepung kelompok penculik tersebut,namun tiba tiba dagu xin xin seperti ada yang menarik dengan lembut agar wajah cantiknya menghadap kedepan  dan tepat saat xin xin menongak ia melihat wajah pria tadi yang memegang dagunya dengan mata lapar.


"Kalau  kau mau pulang bisa saja aku akan membantumu namun ada syaratnya dan syaratnya kau harus bermain dulu dengan  ku apa kau mau". Jelas pria tersebut dengan senyum yang  tak biasa.


Xin xin tentu   tau apa maksud dari kata 'bermain'  namun demi rencana ia hanya mengangguk   anggukan kepalanya dsngan pandangan   polos lalu tersenyum manis yang membuat tubuh pria itu menegang karena terpesona.


"Xin xin mau bermain dengan kakak tapi setelah itu kakak harus berjanji akan membawa xin xin pulang agar tidak dimarah oleh mama karena mama bilang kalau xin xin tak boleh pulang mapam karena berbahaya". Jelas xini xin dengan nada kekanak kanakan yang membuatnya tambah terlihat lucu apalagi matanya yang bersinar terang seakan dia  baru dibelikan mainan baru.


Pria tersebut maju dan akan bersiap mencium bibir tipis yang berwarna ceri indah milik xin xin,namun tiba tiba punggungnya terasa sakit dan  perih aroma pengit darah tercium pria tersebut akan memudurkan dirinya namun malah dipeluk oleh xin xin dan  rasa sakit bertambah seakan mau nembus tepat di jantunya.


Y xin xin menusuk tepat dipunggung pdia tedsebut yang langsung mengarah ke jantung. Setelah merasa lawan nya lemah segera dilesnya pelukan indah tersebut pria itu langsung ternatuh dan bawahan nya yang lain pun sudah mati karena terkena tusukan dari kelompok xin xin yang lain.


Setelah merasa cukup kelompok  xin xin pun segera  melesat mencari ketua mafia yang dikabarkan kejam dan ganas,setelah berkeliling dan mendapatkan satu ruangan dengan cahaya yang cukup terang dirasa kurang aman xin xin menyuruh kelompoknya untuk berpencar lagi lalu beberpa orang akan mengikuti xin xin,  setelahnya xin xin langsung mendobrak pintu kayu tersebut hingga terlepas dari engselnya


Setelahnya xin xin maju dan mendapatkan jeruni besi yang didalamnya juga terdapat banyak sekali wanita mulai dari yang masih kanak kanak hingga yang remaja mulut mareka  disumpal dengan kain dan tangan beserta kaki mareka diikat oleh tali mareka terkurung entah berapa lama, setelah melihat sekeliling xin xin tak mendapatkan seorang pun  selain para wanita yang terkurung saat hentak maju dan membuka kunci jeruji besi tersebut  tiba tiba saja sebuat peluru melesat dan hampir mengenai kepala xin xin syukurnya xin xin bisa menghindar.


Setelahnya xin xin mundur menuju kelompoknya lalu menatap lagi kesekeliling ruangan sepertinya lawan xin xin kali ini akan sangat berbahaya.

__ADS_1


Lalu keluar seorang pria yang tampan sangat tampan dengan senyum mengejek di bibir nya.


"Selamat datang di wilayah ku nona scorpion perkenalkan aku namaku Danil dan aku akan menjadi dewa mu dewa kematianmu". Ucap pria tersebut yang ternyata namanya adalah danil.


__ADS_2