PACARKU DOSEN TAMPAN

PACARKU DOSEN TAMPAN
18


__ADS_3

Kelas pun selesai, Salsa dan mahasiswa yang lainnya bergegas keluar kelas.


" Sa.. " panggil Arini


Salsa pun menghentikan langkahnya dan melihat ke arah sahabatnya itu.


" Buru - buru amat jalan nya, kita ke kantin yu Sa " ajak Arini sambil mendekat ke arah Salsa.


" Sorry gue nggak bisa, loe kan tahu gue udah di tungguin ma bebeb gue.. " jawab Salsa sambil tersenyum


" Hmmmm, beda sekarang mah mentang - mentang udah punya bebeb gue di lupain.. " kata Arini pura - pura merajuk.


" Gue nggak lupa sama loe, cuma hari ini tuh waktunya bebeb gue.. Loe kan tahu udah beberapa hari ini gue nggak ketemu sama dia.. " kata Salsa sambil tersenyum


" Iya deh gue ngalah, ya udah gih sana temuin tuh dosen killer kesayangan loe.. " jawab Arini sambil tersenyum.


" Ya udah gue jalan dulu ya, daaah Arini.. " kata Salsa sambil melambaikan tangan nya.


Dia pun segera meninggalkan sahabat nya itu dan pergi menuju parkiran, sesampainya di parkiran dia melihat mobil Gilang masih terparkir di tempat yang sama dengan tadi pagi.


" Apa dia beneran nunggu disini.. ? " tanya Salsa sambil berjalan mendekat.


Setelah dekat Salsa tidak melihat Gilang di dalam mobil nya, dia pun langsung menghubungi Gilang.


" Hallo, By kamu dimana.. ?? " kata Salsa setelah terdengar suara di seberang sana.


" ...... "


" Aku udah di depan mobil kamu nih.. "


" .... "


" Ya udah aku tunggu "


Setelah mengatakan itu Salsa pun mematikan sambungan teleponnya, tidak lama dia melihat kekasih nya itu sedang berjalan ke arah nya.


" Sorry Vunny tadi aku keasyikan main catur sama pak Wira " jelas Gilang.


" Sejak kapan kamu suka main catur By.. ? " selidik Salsa


" Sejak nunggu kamu barusan.. " jawab Gilang sambil tersenyum.


Gilang pun membukakan pintu mobil untuk Salsa, setelah itu baru lah dia juga masuk ke dalam mobil.


" By kita mau kemana sih.. ? " tanya Salsa penasaran

__ADS_1


" Ada deh, Hubby nggak akan ajak kamu ke tempat yang aneh - aneh ko.. " jawab Gilang sambil tersenyum.


Sepanjang perjalanan mereka terus saja mengobrol dan bercanda, sesekali mereka juga tertawa bersama ketika membahas hal yang sangat lucu bagi mereka.


Tidak terasa mereka sudah sampai di tempat tujuan, sebenar nya Salsa sangat lelah tapi setelah melihat pemandangan di depan matanya rasa lelah nya langsung hilang seketika.


" Ayo kita turun.. " ajak Gilang


Mereka pun turun dari mobil dan berjalan sambil berpegangan tangan.


Salsa mengajak gilang duduk di atas pasir putih sambil menikmati pemandangan di depan mereka.


Gilang memang sengaja membawa Salsa ke pantai, dan terlihat Salsa sangat menyukainya.


" Kamu suka sayang.. ? " tanya Gilang sambil membenarkan rambut Salsa yang menutup wajah nya karena tertiup angin.


" Iya aku suka banget, makasih ya By.. " Salsa menyandarkan kepala nya di bahu Gilang, sedangkan tangan Gilang sudah merangkul pinggang Salsa dengan sangat erat sesekali juga Gilang akan mengecup rambut Salsa.


" Hubby ingin hari ini kita melupakan semua masalah kita sejenak, hanya ada kita berdua saja. Tidak ada telepon atau pun yang lainnya.. " kata Gilang dan langsung di angguki oleh Salsa.


Detelah puas duduk - duduk mereka pun mulai berjalan - jalan, hari sudah semakin siang Gilang pun mengajak Salsa untuk makan siang terlebih dahulu di sebuah restoran seafood yang ada di sekitaran situ.


" Nggak apa - apa kan kita makan disini.. ? " tanya Gilang ketika mereka telah sampai di restoran


" Nggak apa - apa ko By, lagian aku juga udah lama nggak makan seafood.. " jawab Salsa sambil tersenyum.


♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡


Setelah selesai makan siang Gilang membawa Salsa kesebuah villa yang tidak jauh dari sana.


" By kita mau kemana.. ? " tanya Salsa heran


" Ke villa, kita istirahat dulu sebentar lagian kamu lihat cuaca nya sangat panas hubby nggak mau kamu kepanasan.. Nanti sore baru kita keluar lagi.. " kata Gilang


Tidak lama mereka sampai di villa milik Gilang, memang villa nya tidak terlalu besar tapi sangat nyaman untuk di tempati.


Gilang pun langsung mengajak Salsa masuk kedalam, Salsa sebenarnya sempat ragu, tapi lama kelamaan Salsa pun luluh juga karena Gilang mengatakan kalau di villa ini bukan hanya ada mereka berdua saja.


Tapi ada pak Wayan dan istrinya, dan benar saja setelah Salsa masuk mereka di sambut oleh pak Wayan.


" Siang tuan.. " sapa pak Wayan


" Siang pak, oh iya ini kenal kan Salsa dan sayang ini adalah pak Wayan orang yang mengurus villa ini.. " kata Gilang memperkenalkan mereka


" Salsa.. " kata Salsa memperkenalkan diri

__ADS_1


" Saya Wayan non, mari silahkan masuk.. " kata pak Wayan sambil mempersilahkan mereka masuk.


" Pak kamar tamu sudah di bersihkan.. ? " tanya Gilang


" Sudah tuan, tinggal di tempati saja.. " kata pak Wayan sambil tersenyum.


" Ya sudah, terima kasih.. "


" Saya ke belakang dulu tuan, kalau ada apa - apa panggil saja. "


Gilang hanya menggagukan kepala nya sebagai jawaban, setelah pak Wayan pergi dia pun mengajak Salsa ke arah taman belakang villa ini.


Gilang mengajak Salsa duduk di sebuah ayunan yang tersedia si sana.


" By villa ini punya kamu.. ? " tanya Salsa sambil melihat kearah Gilang


" Bukan, villa ini punya kamu.. " jawab Gilang sambil mencubit pipi Salsa.


" Iiih By aku serius.. " kata Salsa dengan suara manja


" Hubby juga serius, villa ini memang sengaja hubby beli untuk kamu. Bahkan surat - surat nya aja atas nama kamu.. " kata Gilang sambil tersenyum.


" Serius by, tapi kenapa villa ini buat aku.. ? " tanya Salsa heran


" Karena kamu wanita yang sangat istimewah, apa kamu senang.. ?? " tanya Gilang


" Entahlah By, aku masih binggung.. " jawab Salsa


Gilang pun menarik Salsa kedalam pelukannya, dia mengecup kening Salsa dengan sangat lembut.


" Nggak usah binggung, Hubby akan memberikan apa pun untuk Bunny ku tersayang. Hubby sengaja beli villa ini untuk kamu agar nanti kalau kamu bosan atau sedang ingin berlibur bisa main ke villa ini.. " kata Gilang


" Tapi kan nggak perlu juga atas nama aku.. "


" Kan tadi Hubby udah bilang kamu itu wanita yang sangat istimewah. Villa ini belum ada apa - apa nya jika di bandingkan dengan perasaan sayang yang kamu berikan sama Hubby.. "


" Tapi kan aku sayang sama kamu nya tulus By.. "


" Iya Hubby tahu, makanya Hubby kasih hadiah buat ketulusan cinta kamu itu, bahkan nyawa Hubby pun rela Hubby kasih kalau kamu memang memintanya.. Cuma satu hal yang tidak bisa Hubby kasih ke kamu.. " kata Gilang menghentikan perkataan nya.


" Apa.. ? " tanya Salsa sambil melihat kearah Gilang


" Menjauh dan melepaskan kamu.. " kata Gilang


Salsa tersenyum dan langsung memeluk Gilang dengan sangat erat.

__ADS_1


" Kalau yang itu aku juga nggak bisa.. "


__ADS_2