PACARKU DOSEN TAMPAN

PACARKU DOSEN TAMPAN
²⁷


__ADS_3

Karena perjalanan yang sangat jauh Salsa pun akhirnya tertidur, tinggal lah Haikal dan Gilang yang masih terjaga.


Tetapi kedua nya sama - sama tidak ada yang membuka suara, Gilang yang fokus menyetir dan Haikal yang fokus dengan ponselnya.


Sesekali terdengar teriakan dari Haikal karena dia kalah main game online,


" Kal turun yuk.. " kata Gilang sambil melihat ke arah belakang di mana calon adik ipar nya berada.


Haikal pun melihat ke sekelilingnya dan benar saja mereka sudah sampai di tempat tujuan, dia langsung menyimpan ponsel nya kedalam kantong setelah itu dia segera keluar dari mobil.


" Kamu duluan saja kakak mau bangunin mbak kamu dulu.. " kata Gilang dan langsung di angguki oleh Haikal.


" Sayang bangun yuu, kita sudah sampai.. " bisik Gilang sambil terus mengelus pipi mulus Salsa.


" Hmmmm, kita sudah sampai by.. ? " tanya Salsa sambil membuka matanya dan melihat ke arah Gilang.


" Iya makanya sekarang kamu bangun, kasihan Haikal sudah nunggu kita dari tadi.. " kata Gilang sambil melihat ke arah Haikal.


Salsa pun melihat ke sekelilingnya, benar saja mereka sudah sampai tempat tujuan.


" Pantai.. " guman Salsa


" Iya, kenapa bunny nggak suka.. ? " tanya Gilang


" Suka by, aku sudah lama nggak ke pantai. " jawab Salsa dengan cepat


" Ya sudah ayo kita turun.. " ajak Gilang dan langsung di angguki oleh Salsa.


Mereka berdua pun segera menyusul Haikal yang sudah lebih dulu duduk di atas pasir.


" Lama banget sih mbak.. " protes Haikal.


" Biarin aja napa, komen mulu kaya facebok aja.. " sahut Salsa


" Kalian laper gak.. ? " tanya Gilang yang sebenar nya berniat melerai mereka berdua.


" Laper.. " jawab mereka serempak


" Ck, giliran urusan makanan aja kalian kompak.. " ledek Gilang


" Iiih hubby.. " sahut Salsa sambil mengerucutkan bibir nya.


" Iya sayang ya sudah yuk kita cari tempat makan dekat sini.. " ajak Gilang.


Mereka bertiga pun mulai berjalan menyusuri pantai sambil mencari tempat makan yang akan mereka datangi.


" Kak kalau disana gimana.. ? " tunjuk Haikal pada salah satu warung yang berada tidak jauh dari mereka.


" Gimana bunny kamu mau makan disitu.. ? " tanya Gilang

__ADS_1


" Mau by.. "


Akhirnya mereka pun berjalan ke arah warung yang di tunjuk oleh Haikal tadi, sesampainya di warung tersebut mereka langsung mencari tempat duduk.


" Bunny mau pesan apa.. ? " tanya Gilang sambil melihat kearah Salsa.


" Udang asam manis aja by, sama minum nya jus jeruk.. " jawab Salsa


" Kalau kamu Haikal.. ? " tanya Gilang lagi


" Kayanya ikan bakar enak ya ka.. ? " tanya balik Haikal


" Ya pasti enaklah nama nya juga makanan.. " bukan Gilang yang menjawab melainkan Salsa.


" Diih adek nggak nanya sama mbak ya. " ketus Haikal


" Sudah - sudah, jadi kamu mau pesan apa Kal.. ? " tanya gilang.


" Ikan bakar aja ka, sama minum nya jus jeruk.. " jawab Haikal langsung.


Gilang pun memanggil pelayan yang ada di tempat makan ini.


" Ya mas ada yang bisa saya bantu.. ? " tanya si pelayan


" Mbak saya mau pesan udang asam manis, ikan bakar, kepiting saus padang, sama minum nya jus jeruk.. " kata Gilang


Pelayan itu pun mencatat apa saja yang di pesan Gilang.


" Hubby.. " panggil Salsa


" Iya sayang ada apa.. ? " tanya Gilang yang kembali melihat kekasih nya itu.


" Sejak kapan hubby suka tebar pesona kaya gitu, aku nggak suka.. " protes Salsa dengan wajah yang sudah di tekuk.


" Tebar pesona.. ? " tanya Gilang tidak mengerti.


" Iiih hubby gitu, malah pura - pura lupa.. "


" Sayang tapi hubby tidak merasa kalau sedang tebar pesona loh.. Iya kan Kal.. ? " kata Gilang


" Hmmm " jawab Haikal dengan malas nya


" Barusan hubby senyum - senyum ke pelayan itu apa nama nya, hubby kan nggak pernah lakuin itu sebelum nya.. Bahkan hubby itu sangat dingin kaya kulkas berjalan nggak ada manis - manis nya.. Jangan kan buat senyum, buat bales orang yang nyapa hubby aja susah nya minta ampun.. " jelas Salsa panjang kali lebar


" Kamu itu ya, hubby ramah salah, hubby dingin kamu protes. Katanya kalau jadi orang tuh jangan terlalu dingin harus bisa ramah sedikit.. Nah sekarang giliran hubby belajar buat ramah sama orang kamu protes juga.. " kata Gilang sambil tersenyum.


" Tau tuh mbak hidup ko di bikin susah.. " sahut Haikal yang sudah jengah melihat kelakuan kakaknya.


" Diem loe dek.. " kata Salsa tidak terima.

__ADS_1


" Ya tapi kan by kamu jangan senyum kaya tadi, bisa - bisa aku harus lebih ektra buat jaga kamu biar nggak di goda cewek lain.. Sikap kamu yang dingin aja banyak yang suka apa lagi kamu berubah.. "


" Ya udah sekarang bunny mau nya hubby gimana.. ? "tanya Gilang pasrah


" Biasa aja jangan terlalu ramah dan jangan terlalu dingin juga.. "


" Hmmm, iya iya.. " tidak lama pesanan mereka pun datang


Mereka mulai makan tanpa bersuara, sesekali Gilang akan menyuapi Salsa dengan tangan nya sendiri, begitu pun dengan Salsa yang akan menyuapi Gilang.


Sedangkan Haikal hanya bisa melihat adegan itu sambil terus memakan makanan nya.


" Nasib seorang jomblo. " guman Haikal.


Setelah selesai makan mereka pun mulai meninggalkan tempat makan itu dan berjalan ke arah pantai.


" Mbak, adek mau kesana dulu ya.. " tunjuk Haikal pada salah satu perahu


" Kamu mau naik perahu Kal.. ? " tanya Gilang.


" Iya ka.. " jawab Haikal dengan sangat cepat.


" Ya udah sana, nanti balik lagi kesini. " kata Salsa.


" Siap mbak.. " jawab Haikal yang langsung berlari kearah perahu yang akan segera berangkat.


" Kamu nggak mau ikut sama Haikal naik perahu juga.. ? " tanya Gilang penasaran


Salsa langsung menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


" Kenapa.. ? " tanya Gilang.


" Aku pengen sama hubby aja disini " jawab Salsa sambil memeluk Gilang.


Gilang pun tersenyum dan mempererat pelukan mereka.


" Duduk sana yuk " ajak Gilang.


Mereka pun duduk di atas pasir sedangkan kaki mereka di sapu oleh ombak yang datang.


Salsa merebahkan kepalanya di bahu Gilang, sedangkan tangan Gilang sudah merangkul pinggang Salsa dengan sangat erat.


" Makasih ya by kamu udah bawa aku kesini.. " kata Salsa sambil memainkan tangan nya di jari - jari tangan Gilang yang satu lagi.


" Sama - sama sayang hubby senang kalau kamu juga senang. " kata Gilang sambil mengecup puncak kepala Salsa.


" Aku berharap hubungan kita bisa seperti ini terus.. Walau pun ada masalah tapi kita masih bisa menghadapinya secara bersama - sama " kini Salsa sudah melihat kearah Gilang mata mereka berdua pun bertemu cukup lama.


Dan detik berikutnya Gilang sudah mendaratkan sebuah kecupan di kening Salsa.

__ADS_1


Sekian lama mereka menjalin hubungan bukan berarti berjalan dengan mulus, mereka kadang melewati kerikil - kerikil kecil yang datang menghadang mereka.


Pertengkaran pun terkadang sering datang di tengah - tengah hubungan mereka bahkan mereka hampir saja berpisah karena satu hal.


__ADS_2