PACARKU DOSEN TAMPAN

PACARKU DOSEN TAMPAN
⁶⁷


__ADS_3

brenda melihat mike memasukan beberapa bajunya kedalam koper, karena penasaran dia pun akhirnya mulai bertanya.


"kamu mau kemana, kenapa kamu memasukan baju-baju itu kedalam koper...?" tanya brenda


"aku mau pergi ke luar negeri ada pekerjaan disana, dan mungkin sedikit lebih lama" jawab mike tanpa menghentikan kegiatannya.


brenda yang mendengar kalau mike mau pergi ke luar negeri merasa sangat khawatir, entah kenapa setiap kali laki-laki itu akan pergi jauh dari nya ada rasa tidak suka dan juga takut.


"apa aku boleh tahu kamu akan pergi kemana...?" tanya brenda


"aku akan pergi ke indonesia apa ada masalah..?" tanya mike sambil melihat perubahan pada wajah brenda.


"kenapa harus pergi kesana, kenapa tidak suruh orang lain saja yang pergi...?"


"kamu tahu sendiri sejak aku memegang perusahaan tidak pernah membiarkan orang lain yang pergi lalu kenapa sekarang aku harus menyerahkan semua pekerjaan ini kepada yang lain...?"


"bukan seperti itu sayang, kamu kan tadi bilang sendiri kalau kamu akan pergi agak lama, apa kamu tidak memikirkan perasaan anna dia pasti sangat merindukan kamu" kata brenda beralasan


"anna akan mengerti kalau aku pergi demi masa depannya" sahut mike dan setelah mengatakan itu dia pun segera pergi dari sana.


sedangkan brenda kini sedang merasa cemas, dia tidak boleh membiarkan mike kembali kenegara itu, sia-sia usahanya selama ini jika mike kembali kesana.


sementara itu mike yang kini sudah berada di ruang kerja merasakan kembali sakit kepala, entah kenapa akhir-akhir ini kepala nya selalu terasa sakit dan di saat dia sedang tidur selalu saja bermimpi aneh.


dia selalu memimpikan seorang perempuan yang wajah nya terlihat sangat sedih, walaupun dia tidak tahu siapa perempuan itu tapi dia merasa sangat tersiksa ketika melihat perempuan itu menangis.


mike pun akhirnya terlelap di sofa yang ada di ruang kerjanya.


"hubby.. hubby jangan pergi, aku sangat merindukan kamu"


mike membuka matanya, lagi-lagi mimpi itu.


"sebenarnya siapa wanita itu, kenapa sering sekali datang di mimpiku..?" guman mike


sebenarnya dia juga sudah pernah menanyakan perihal mimpinya ini kepada dokter yang menanganinya selama ini dan dokter itu hanya mengatakan mungkin saja itu adalah potongan memori yang ada di ingatan mike.


tapi semakin dia memaksa untuk mengingatnya semakin dia merasa sakit.


mike pun terbangun dan lebih memilih mengerjakan pekerjaan nya untuk mengalihkan ingatan nya kepada mimpi itu.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺

__ADS_1


pagi ini mike sudah bersiap akan pergi ke indonesia dia juga sudah berpamitan kepada anna, dan tentu saja sang putri sangat mengerti pekerjaan ayahnya itu.


tapi pada saat mike akan berangkat dia di hentikan oleh sebuah suara.


"tunggu...!"


"mau kemana kamu...?" tanya mike heran pasalnya kini brenda berada tepat di hadapannya dan tidak lupa koper yang sudah ada di samping wanita itu.


"tentu saja menemani mu pergi, kamu tahu kan aku sudah lama sekali ingin pergi kesana dan ini kesempatannya.. kita juga bisa menghabiskan waktu berdua." jawab brenda sambil tersenyum


"tapi aku disana bukan untuk berlibur melainkan bekerja..."


"ya aku tahu, aku akan bersikap baik selama disana"


"lalu bagaimana dengan anna...?"


"disini banyak orang, anna akan di urus oleh mereka" kata brenda tidak mau kalah.


"aku tidak mengijinkan itu, kamu sebaiknya disini mengurus anna dia masih sangat kecil dan urusan ku disana juga mungkin sedikit agak lama lalu kamu akan membiarkan anna begitu lama..?"


"tapi aku ingin ikut dengan mu..." kata brenda memaksa


"tidak akan dan aku minta kamu kembali kedalam dan jangan ikuti aku" kata mike tanpa mau di bantah lagi


"baiklah aku tidak akan ikut dengan kamu" kata brenda pasrah.


setelah menempuh perjalanan yang sangat panjang dan melelahkan akhirnya mike sampai juga disini, baru saja sampai di bandara mike merasa ada yang sangat di rindukannya tapi dia sendiri tidak tahu apa itu.


sedangkan di saat yang bersamaan salsa sedang panik di rumah sakit, pagi-pagi sekali dia mendengar kabar kalau sang ayah tercinta masuk rumah sakit karena terjatuh di kamar mandi.


tentu aja itu membuat salsa dan yang lainnya merasa sangat khawatir.


dan disinilah dia sekarang di dalam sebuah kamar yang ada di rumah sakit.


"ayah... ayah harus kuat salsa tidak ingin kehilangan ayah" kata salsa sambil terisak.


"sayang ayah akan baik-baik saja, kamu tenang ya.." kata denis sambil mengelus punggug salsa


semua orang masih menunggu sang kepala keluarga sadarkan diri mereka berharap tidak terjadi hal buruk kepadanya.


tepat tengah malam pak wahyu mengalami kejang-kejang, para dokter pun mulai melakukan tindakan.

__ADS_1


disaat semua orang sedang merasa sangat cemas seorang suster datang menghampiri salsa dan keluarga nya.


"permisi apa ada yang namanya salsa dan zaki disini..?" tanya perawat itu


"saya suster" sahut zaki dan juga salsa secara bersamaan


"kalian berdua silahkan ikut saya kedalam, pasien ingin berbicara dengan kalian"


zaki dan salsa pun ikut kedalam ruangan pak wahyu, disana terlihat sang ayah sedang terbaring lemah dengan banyak nya alat yang menempel di tubuhnya.


salsa yang melihat ayahnya sedang melihat kearahnya pun langsung menghampiri pak wahyu dan duduk di sampingnya.


"ayah salsa disini" kata salsa sambil memegang tangan pak wahyu


"sayang jangan sedih, ayah tidak apa-apa.. tapi nak ayah punya permohonan kecil untuk kalian dan ayah harap kalian bisa mengabulkan permohonan ayah itu, mungkin ini permintaan ayah yang terakhir kalinya" kata pak wahyu dengan suara pelan.


"ayah jangan bicara seperti itu, salsa yakin ayah pasti akan sembuh" kata salsa sambil terisak


"zaki ayah mohon kamu jaga salsa dan lindungi dia seperti kamu melindungi diri kamu sendiri, sayangi dia dan buat salsa bahagia, sudah cukup dia menderita" pinta pak wahyu


"zaki janji akan menjaga salsa dengan sepenuh hati, dan sampai kapan pun zaki akan tetap menyayangi salsa" jawab zaki tanpa ragu


"salsa ayah mohon kamu terima lamaran zaki, ayah ingin kamu kembali menikah dengan zaki.. dia laki-laki yang sangat tepat untuk kamu.." pinta pak wahyu


"ayah ini bicara apa, salsa janji setelah ayah sehat dan keluar dari rumah sakit kita akan membicarakannya lagi"


"sayang ayah merasa waktu ayah sekarang ini sudah tidak banyak, ayah mohon kamu mau menerima zaki sebagai pendamping kamu , Zakilah laki-laki yang akan menemani kamu sampai tua nanti.. ayah mohon menikahlah dengan zaki..." pinta pak wahyu


"tapi yah..." belum sempat salsa menyelesaikan perkataannya pak Wahyu sudah terlihat memejamkan mata dan mulai menarik napas.


tapi dia masih bertahan hanya untuk mendengar jawaban dari putrinya itu.


"ayah mohon sayang, waktu ayah sudah tidak banyak lagi"


salsa pun terdiam, dia melihat kearah zaki dan juga pak Wahyu secara bergantian dan dia pun mulai memantapkan hati nya.


"baik yah, aku akan menerima lamaran zaki dan kami pastikan akan menikah secepatnya tapi salsa mohon ayah harus kuat"


"terima kasih sayang ayah senang mendengarnya, dan zaki ayah titip salsa jangan pernah buat dia kecewa lagi"


"tentu saja yah zaki janji akan selalu membuat salsa bahagia"

__ADS_1


pak wahyu pun menyatukan tangan salsa dan juga zaki, setelah itu dia mulai memejamkan matanya dan pergi untuk selama-lamanya.


salsa yang melihat itu pun langsung menangis histeris, dan zaki yang ada di samping nya langsung memeluk salsa.


__ADS_2