PACARKU DOSEN TAMPAN

PACARKU DOSEN TAMPAN
⁴⁷


__ADS_3

Salsa terbangun dari tidur nya ketika mendengar alarm yang memang sengaja dia pasang berbunyi, dia mulai menggerakkan badan nya tapi dia merasa ada sesuatu yang sedang menghalanginya untuk bangun.


Salsa melihat ke arah perut nya, di sana dia melihat sebuah tangan sedang melingkar manis di tubuh nya. Salsa melihat ke arah pemilik tangan itu dan dia dapat melihat kalau Gilang masih tertidur dengan damai nya sambil memeluk nya dengan erat.


Tanpa sadar Salsa pun tersenyum melihat pemandangan indah ini dan setiap hari dia bisa melihat nya dengan bebas, tanpa Salsa sadari Gilang sudah membuka matanya dan kini mereka saling menatap.


"Hubby tahu Hubby sangat tampan, tapi kamu jangan melihat Hubby seperti itu sayang" goda Gilang yang semakin mengeratkan pelukan nya.


"Diih apaan sih kamu by, udah ah awas aku mau mandi sebentar lagi adzan subuh yang lain pasti nunggu kita sholat berjamaah" kata Salsa yang berusaha melepaskan dirinya dari Gilang.


Gilang pun tersenyum melihat tingkah Salsa yang seperti itu.


"Mereka akan memaklumi nya sayang, mereka juga tidak akan keberatan kalau kita tidak sholat bersama dengan yang lain"


"Kenapa memang nya..??" tanya salsa dengan polosnya


"Masa yang begini saja harus Hubby jelasin juga sama kamu"


"Ya sudah jangan di jelasin, sekarang biarin aku ke kamar mandi nanti bisa terlambat untuk sholat"


Akhirnya Gilang pun melepaskan Salsa, setelah lepas dari Gilang Salsa langsung berlari ke kamar mandi. Tidak butuh waktu lama untuk dia menyelesaikan ritual nya, dan kini giliran Gilang.


"Kita sholat berdua saja di kamar, kamu tunggu Hubby ya" kata Gilang sebelum masuk ke kamar mandi.

__ADS_1


Salsa menuruti perkataan Gilang, sambil menunggu sang suami tercinta dia mulai menyiapkan perlengkapan sholat untuk mereka berdua.


🍀🍀🍀🍀🍀


Matahari sudah semakin tinggi sedangkan pasangan baru itu masih betah berada di dalam kamar mereka, tadi mereka sempat sarapan bersama keluarga yang lain dan setelah itu mereka kembali masuk kedalam kamar.


Mereka memilih duduk di balkon sambil bercerita banyak hal termasuk cerita ketika Gilang menghilang beberapa hari yang lalu.


"Jadi kamu kemana saja by selama itu..??" tanya Salsa yang kini sedang duduk bersandar ke bahu Gilang.


"Hari pertama Hubby kesana tidak ada yang aneh, bahkan hari kedua dan ketiga juga begitu. Tapi Hubby habis kan di luar kantor dan kantor Hubby serahkan kepada Reno salah orang kepercayaan Hubby"


"Kenapa kamu serahkan urusan kantor sama dia, bukan nya waktu itu kamu bilang masalahnya ada di kantor..?" tanya Salsa tidak mengerti


"Ya memang masalah nya ada di kantor, tapi setelah beberapa hari di selidiki ternyata masalah begitu rumit.. Jadi Hubby putuskan untuk menyelesaikan masalah yang di luar dulu"


"Seperti biasa pagi itu Hubby pergi ke proyek, dan di jalan Hubby merasa ada yang salah dengan mobil yang Hubby bawa dia berjalan dengan tidak terkendali. Hubby tidak bisa mengendalikan nya dan ya terjadilah kecelakaan itu. Hubby tidak sadar selama beberapa hari dan ketika Hubby membuka mata, Hubby sedang berada di rumah warga yang memang sempat menolong Hubby sewaktu kecelakaan."


"Lalu setelah itu by..?"


"Ya Hubby di rawat di sana selama beberapa hari, Hubby juga tidak bisa menghubungi siapa pun karena di desa itu sangat sulit sekali sinyal nya. Jadi Hubby hanya bisa bersabar sampai hubby merasa jauh lebih baik"


"Terus gimana caranya kamu kembali by..?" tanya Salsa yang semakin penasaran.

__ADS_1


"Suatu hari ada beberapa mahasiswa dari kedokteran yang kebetulan sedang meneliti di sana dan mereka bertemu dengan Hubby, mereka melihat kondisi Hubby dan membawa Hubby ke rumah sakit terdekat yang berada di sana.. Kamu tahu jarak rumah sakit dan rumah penduduk itu sangat jauh sekali, Hubby saja sampai heran kenapa bisa sampai di tempat itu"


"Tapi yang Hubby dengar mereka menemukan Hubby di pinggir sungai dan kemungkinan besar Hubby terbawa arus hingga sampai ke tempat itu. Baru dua hari Hubby di sana tidak lama Denis datang dia berkata sudah mencari ke semua rumah sakit yang ada di sana."


"Alhamdulilah ya by, kamu kembali dalam keadaan selamat.. Aku tidak bisa membayangkan kalau saat kecelakaan itu kamu kenapa-napa, mungkin sekarang kita tidak bisa seperti ini dan maaf juga aku sempat meragukan kamu" sesal Salsa


"Kamu meragukan Hubby sayang..?" tanya Gilang sambil melihat kearah Salsa


"Hmmm, aku pikir kamu sengaja pergi dan tidak mau meneruskan pernikahan kita bahkan aku sangat tidak yakin kamu akan kembali lagi"


"Maaf ya sayang Hubby sudah membuat kamu kecewa, sungguh Hubby tidak berniat seperti itu.. Dan maaf ya Hubby belum bisa membahagiakan kamu tapi Hubby janji setelah Hubby sembuh kita akan pergi berbulan madu"


"Tidak perlu memaksa kan diri by, tidak pergi kemana pun tidak apa-apa. Aku bahagia asal kamu ada di sisi ku"


"Terima kasih ya sayang, oh iya hampir saja lupa nanti sore kita akan pindah ke rumah kita ya kamu nggak keberatan kan kalau kita tinggal di rumah kita..?"


" Enggak kok by, dimana pun itu aku ikut kamu aja gimana baiknya"


"Ya sudah, sebaiknya kita masuk ke dalam dan beristirahat dulu mungkin kamu juga mau membereskan barang-barang kamu nanti biar Hubby bantu"


"Iya by, aku paling mau beresin barang-barang aku aja biar nanti sore kita tinggal berangkat. Tapi by, apa orang rumah sudah tahu kalau kita akan tinggal di rumah kamu..?"


"Sudah sayang, Hubby sudah minta ijin sama ayah dan ibu juga Denis dan mereka setuju"

__ADS_1


"Ya sudah kalau gitu ayo kita masuk"


Salsa dan Gilang pun mulai masuk kedalam kamar mereka untuk merapikan beberapa barang yang akan di bawa kerumah baru mereka nanti nya.


__ADS_2