
sudah satu minggu ini salsa tidak keluar rumah sama sekali, bahkan untuk masalah pekerjaan saja dia harus mengandalkan wiwi.
jika ada berkas penting yang harus di tanda tanggani wiwi akan segera membawanya kerumah salsa.
dan selama itu juga salsa sama sekali tidak mau pergi ke dokter, zaki dan mbok ningrum juga sempat menyarankan untuk memanggil dokter yang biasa ke rumah tapi lagi-lagi salsa menolaknya secara halus.
dan akhirnya mereka hanya bisa pasrah dengan keputusan salsa, yang terpenting dia tidak terlambat meminum obat yang di berikan oleh mbok ningrum.
haikal juga sering datang kerumah salsa hanya untuk melihat keadaan sang kakak, terkadang dia juga membawa makanan yang salsa ingin makan.
hari ini salsa sudah merasa jauh lebih baik, dia pun memutuskan untuk kembali bekerja, dia tidak mungkin terlalu lama meninggalkan tanggung jawabnya sebagai wakil dari denis, pasti saat ini sudah banyak sekali pekerjaan yang menunggunya.
setelah selesai bersiap-siap salsa pun segera turun ke lantai bawah dimana mbok ningrum beserta keluarga nya sudah berkumpul untuk sarapan dan jangan ketinggalan di sana juga sudah ada haikal yang sudah duduk manis sambil meminum kopi miliknya.
"selamat pagi semua" sapa salsa yang langsung duduk di kursi yang masih kosong.
"selamat pagi mbak" jawab semua orang secara bersamaan.
"wah pagi-pagi sudah kompak" kata salsa sambil tersenyum.
"mbak salsa mau kemana...?" tanya Haikal yang mengabaikan perkataan kakaknya itu.
"pertannyaan macam apa itu, tentu saja mbak mau ke kantor lalu mau kemana lagi" sahut salsa yang lansung mengambil roti dan mengolesinya dengan selai cokelat.
"memangnya mbak sudah sembuh...?" tanya haikal memastikan
"kalau mbak belum sembuh mana mungkin mbak mau berangkat ke kantor...kamu sendiri kenapa pagi-pagi sudah ada disini...?" tanya salsa sambil menatap adiknya itu.
"mampir saja sekalian ikut sarapan" sahutnya asal
setelah semua orang selesai dengan sarapannya mereka pun mulai meninggalkan ruang makan dan akan pergi ketempat mereka masing-masing.
"biar aku antar saja mbak, kebetulan hari ini aku ada pekerjaaan di dekat kantor bang denis" kata haikal
"ya sudah kalau begitu" sahut salsa yang langsung mengambil tasnya.
"nanti kalau di kantor mbak merasa pusing lagi istirahat saja jangan memaksakan diri nanti sakit lagi seperti kemarin dan satu lagi nanti pulang kerja saya yang akan jemput..." kata zaki
__ADS_1
"iya tuan zaki yang terhormat saya pasti akan mengikuti semua perkataan anda" kata salsa sambil menundukan badannya dan itu sontak membuat yang lain tertawa dengan ulah salsa barusan.
sedangkan zaki hanya bisa menggelengkan kepalanya karena tingkah laku salsa, tapi sebenarnya dalam hati dia sangat bersyukur kalau saat ini salsa sudah jauh lebih baik dari hari sebelumnya.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
setelah hampir tiga minggu denis berada di singapura dan tidak mendapatkan hasil apapun akhirnya hari ini dia memutuskan untuk kembali ke negaranya. tapi dia meminta semua anak buahnya untuk terus mencari keberadaan gilang.
dan disinilah dia sekarang, berada di dalam lift yang akan membawanya ke salah satu ruangan yang sudah tiga minggu ini dia tinggalkan.
tidak butuh waktu lama akhirnya dia pun sampai juga di lantai paling atas di gedung itu, dia pun langsung keluar dari lift dan mulai berjalan dengan santai.
dia dapat melihat di depan ruangannya dan juga ruangan salsa wiwi dan juga rangga sedang fokus dengan pekerjaannya sehingga tidak menyadari kedatangannya.
"selamat siang semua nya..." sapa denis
"selamat siang pak.. ah maaf kami tidak mendengar pak denis datang" kata rangga
"tidak masalah, kalian lanjutkan saja pekerjaan kalian itu.. oh iya wi salsa ada di ruangannya...?" tanya denis yang kini sedang melihat ke arah wiwi.
" ada pak, mbak salsa baru saja selesai meeting" jawab wiwi
tok...tok...tok..
"masuk" kata salsa yang tidak tahu kalau yang mengetuk pintu adalah denis, salsa terus saja melihat kearah layar komputer dan sesekali dia juga mengecek berkas yang sedang ada di tangan nya.
"adik abang ini sibuk sekali kelihatannya" kata denis yang kini sudah berdiri di hadapan salsa
salsa yang kaget saat mendengar suara denis segera menghentikan semua pekerjaannya, dan dia pun segera bangun dari kursi lalu berlari ke dalam pelukan denis.
"aku kangen banget sama abang" denis pun langsung memeluk erat salsa sambil mengelus punggung adiknya itu.
"maaf ya beberapa minggu ini abang membuat kamu sibuk sampai abang mendengar katanya kamu jatuh sakit.." kata denis
"tidak apa-apa bang, bagaimana perkembangan gilang bang...?" tanya salsa ketika mereka udah mulai duduk di kursi yang berada tidak jauh.
"hmmm maafin abang ya, abang belum bisa menemukan gilang sampai saat ini.. tapi kamu tenang saja abang sudah meminta anak buah abang untuk terus mencarinya sampai ketemu" jawab gilang
__ADS_1
"apa dia akan baik-baik saja bang...? aku takut ada hal buruk yang sudah terjadi kepadanya."
"kamu jangan berpikiran macam-macam dulu sa, kita berdoa saja agar gilang tetap dalam keadaan yang baik-baik saja"
"amiin" sahut salsa
setelah menjelaskan semua keadaan disana denis pun segera kembali ke ruangannya, dia tidak ingin sang adik terus merasa kelelahan dengan banyaknya pekerjaan yang saat ini dia kerjakan.
bahkan denis juga harus terpaksa lembur untuk menyelesaikannya.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
sudah satu bulan sejak denis kembali dari negara singapura dan sampai sekarang anak buah denis masih belum memberikan kabar yang sangat memuaskannya.
seperti biasa setelah selesai sarapan denis pun segera pergi ke kantor, tapi baru saja sampai di depan rumah teleponnya berbunyi, denis melihat siapa yang sudah menghubunginya pagi-pagi begini.
setelah mengetahui siapa yang menghubunginya denis pun segera menjawab panggilan itu.
"ada apa...?" tanya denis tanpa berbasa basi.
"..............."
"apa kamu sudah yakin kalau itu dia...?"
".............."
"baik saya akan kesana untuk memastikannya sendiri kalian tunggu saja" setelah mengatakan itu denis pun segera menghubungi seseorang.
semuanya serba mendadak, tidak ada rencana akan keberangkatan nya ke negara ini lagi, bahkan semua urusan pekerjaannya harus dia tinggalkan.
kabar yang dia dapat sekarang lebih berharga dari pada yang lainnya.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
hai-hai apa kabar semuanya...?
maaf ya author absennya kelamaan tapi tenang saja, mulai sekarang author insyaallah akan up lagi. siapa disini yang sudah kangen sama gilang dan kawan-kawan..
__ADS_1
sebelum baca kelanjutannya jangan lupa dukung author ya, 😉
dan tidak lupa aku ucapkan terima kasih buat kalian yang masih setia menunggu kelanjutan cerita ini.