PACARKU DOSEN TAMPAN

PACARKU DOSEN TAMPAN
³⁰


__ADS_3

Saking lelah nya Salsa menangis dia pun akhirnya tertidur, dia bangun ketika pintu kamar nya ada yang mengetuk.


Tok.. tok.. tok..


Dengan malas salsa membuka pintu kamar nya dan terlihat Haikal sedang berdiri disana.


" Ponsel mbak mati.. ? " tanya Haikal


" Nggak tahu memang nya kenapa.. ? " tanya balik Salsa


" Ini kak Gilang telepon adek katanya susah banget hubungin mbak nya.. " jawab Haikal


" Kalau dia hubungin kamu lagi bilang aja mbak nya udah mati.. " jawab Salsa ketus lalu kembali menutup pintu kamar nya.


" Kenapa tuh orang.. " guman Haikal lalu dia pun segera kembali ke kamar nya.


Setelah menutup pintu kamar Salsa langsung bergegas ke kamar mandi, dia ingin menyegarkan tubuh nya yang terasa sangat lelah.


¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤


Malam harinya kedua orang tua Salsa baru saja pulang, di saat mereka baru mau masuk ke dalam rumah ada sebuah mobil yang juga baru saja parkir di halaman rumah Salsa.


" Assalamualaikum.. ? " salam si tamu


" Waalaikumsalam " jawab ayah dan ibu Salsa secara bersamaan


" Mau ketemu Salsa Lang.. ? " tanya bu Rina yang tidak lain adalah ibu Salsa.


Ya yang datang adalah Gilang, dia merasa Salsa berubah di hubungi juga tidak bisa dan pesan - pesan nya pun dari kemarin tidak ada yang di balas satu pun.


Makanya dia memberanikan diri datang kerumah Salsa untuk meminta penjelasan.


" Iya tante, Salsa nya ada. ? " tanya Gilang ramah


" Tante kurang tahu, kebetulan tante juga baru datang. Tapi kamu masuk saja dulu biar nanti tante panggil kan Salsa nya.. " ajak bu Rina.


Gilang pun ikut masuk kedalam rumah Salsa dan duduk di ruang tamu.


" Bi.. Bibi... " panggil bu Rina

__ADS_1


" Iya bu.. ? "


" Tolong buatkan minum buat Gilang.. " perintah bu Rina


" Baik bu.. "


" Oh ya bi, Salsa ada dirumah.. ? "


" Ada bu dari tadi siang di kamar terus nggak keluar - luar.. Bahkan dari tadi siang non Salsa juga belum makan.. Bibi ke kamar nya juga nggak di buka.. "


" Apa salsa sakit..?? Tapi tadi pagi sepulang dari rumah Arini dia baik - baik saja.. " guman ibu tapi masih bisa di dengar oleh Gilang.


" Memang semalam Salsa nggak pulang tante.. ? " tanya Gilang


" Iya semalam Salsa nggak pulang katanya sih nemenin Arini di rumah nya.. Tadi pagi dia pulang ngambil apa gitu terus berangkat lagi.. Memang kamu nggak ketemu di kampus.. ? "


" Ketemu sih tante tapi pas Gilang lagi ngajar di kelas nya, pas Gilang suruh ke ruangan Gilang malah dia nggak datang.. Gilang telepon juga dari kemaren nggak di angkat tante.. " jelas Gilang


" Eh Kal, panggil mbak kamu gih bilang ada Gilang gitu.. " kata ibu yang melihat Haikal akan pergi keluar rumah.


" Kata mbak Salsa juga bilang aja mbak udah mati.. " jawab Haikal sekena nya.


" Huus.. Ngomongnya nggak boleh gitu Kal, kamu nyumpahin kakak kamu mati apa.. " kata ibu sambil memukul kaki Haikal.


" Memang kamu ke kamar kakak kamu ada apa.. ? " tanya ibu penasaran


" Kan tadi kak Gilang telepon aku, pas aku bilangin ke mbak Salsa bilang nya gini.. Bilang sama kak Gilang kalau mbak udah mati.. Gitu bu jadi aku cuma sampein apa yang harusnya aku sampein dong.. " sahut Haikal


Gilang yang mendengar jawaban Haikal merasa sangat penasaran dengan apa yang terjadi dengan kekasih nya itu.


Padahal dia merasa hubungan nya dengan Salsa baik - baik saja walau pun seminggu belakangan ini dia sibuk banget.


" Maaf tante apa boleh saya bicara sama Salsa.. ? " tanya Gilang hati - hati


" Ya udah kamu ke kamar nya aja gih sana.. " sahut bu Rina sambil tersenyum


" Makasih tante.. " di saat Gilang akan meninggalkan ruang tamu bu Rina kembali memanggil nya.


" Lang, tante nggak tahu kalian ada masalah apa.. Tapi tante harap kalian bisa menyelesaikan nya secara baik - baik.. " nasehat bu Rina

__ADS_1


" Iya tante, kalau gitu saya ke kamar Salsa dulu.. "


Gilang pun berjalan menaiki anak tangga, sampai dia melihat pintu kamar kekasihnya yang masih tertutup.


Tok.. tok.. tok..


" Bunny ini hubby, bisa buka pintu nya sebentar kita harus bicara.. " kata Gilang


Tapi setelah cukup lama menunggu Salsa sama sekali tidak membuka pintunya.


" Bunny kamu kenapa, apa hubby ada salah sama kamu.. ? Kalau iya tolong kamu kasih tahu kesalahan hubby tuh dimana biar hubby bisa perbaiki.. " tapi masih tidak ada jawaban sama sekali


" Gimana Lang.. ? " tanya bu Rina yang baru saja datang


" Mungkin Salsa udah tidur tante dari tadi nggak di buka pintunya.. " jawab Gilang sambil melihat ke arah pintu kamar Salsa.


" Ya udah sebaik nya kamu pulang aja dulu Lang.. Mungkin Salsa hanya butuh waktu sendiri.. " kata bu Rina sambil menepuk bahu Gilang


" Iya tante kalau gitu Gilang pamit ya, assalamualaikum.. " kata Gilang sambil mencium tangan bu Rina


" Waalaikumsalam "


Bu Rina menatap pintu kamar putri nya dengan perasaan yang sangat khawatir.


Sedangkan di dalam kamar Salsa yang memang sejak tadi tidak tidur mendengar semua yang di katakan Gilang dan juga ibunya.


Dia langsung melihat ke arah balkon untuk melihat kepergian Gilang, kalau boleh jujur dia sebenar nya sangat merindukan Gilang tapi rasa sakit hatinya kepada Gilang jauh lebih besar.


Gilang yang sudah sampai di depan mobil nya tidak langsung masuk, dia masih sangat penasaran dengan kelakuan Salsa dia pun melihat ke arah balkon kamar Salsa dan tanpa sengaja dia juga melihat ada bayangan dari atas sana.


" Sebenarnya kamu kenapa sayang, kenapa nggak mau ketemu dan bicara sama hubby.. " guman Gilang.


Lalu dia pun memutuskan untuk pulang terlebih dahulu dan besok pagi dia akan datang lagi untuk menjemput Salsa ke kampus.


Salsa yang melihat Gilang dari atas balkon merasa sangat sedih tanpa dia mau air matanya kembali turun.


Di saat dia sedang melihat ke arah bawah dia melihat Gilang juga melihat ke arah balkon dia pun segera masuk ke dalam karena tidak mau Gilang melihat nya.


Salsa pun duduk di lantai yang dingin dan menepuk kedua kaki nya, di peluk nya kedua lutut Salsa dan tidak lupa dia juga menenggelamkan kepalanya kedalam lututnya.

__ADS_1


Salsa menangis menumpahkan rasa sakit di hatinya, selama beberapa tahun berhubungan dengan Gilang baru kali ini dia menghadapi masalah seperti ini.


Yang membuat nya sangat sakit dan tidak berdaya.


__ADS_2