
Setelah selesai di kantin mereka berempat pun mulai berjalan ke arah lapangan yang sudah di sulap untuk acara ini, banyak tenda - tenda yang menjual berbagai macam makanan dan juga barang - barang yang menarik.
Di depan sana ada sebuah panggung yang sangat besar dan benar saja Dafa dan teman - temannya sedang tampil saat ini.
Salsa melihat kearah jam yang menempel di tangan nya, sudah jam 10 tapi dia masih belum melihat Gilang juga.
" Sa kita kedepan sana yuk biar bisa lihat Dafa lebih dekat. " ajak Yesi.
Akhirnya mereka pun mengikuti Yesi dan berada di barisan kedua dari arah panggung.
Banyak mahasiswa yang juga ikut melihat penampilan Dafa dan teman - teman nya, setelah menyelesaikan penampilan nya Dafa pun turun.
Tapi Salsa malah melihat Gilang yang naik ke atas panggung.
" Eh itu pak Gilang mau ngapain di atas sana. ? " tanya Nina
" Mana gue tahu, mau tampil kali. " jawab Yesi asal.
" Selamat siang semuanya.. " sapa Gilang di atas sana
" Siang.. " jawab para mahasiswa secara serempak
" Saya disini mau ikutan menyumbangkan suara saya buat menghibur semuanya dan lagu ini saya nyanyikan juga khusus buat wanita yang selama ini selalu bersama saya.. " kata Gilang sambil mata nya melihat ke arah Salsa.
" Beruntung banget sih Natali di kasih lagu sama pak Gilang.. " kata Ratih salah satu teman Natali.
Gilang pun mulai duduk di piano yang ada di hadapannya.
" Ini lagu untukmu bunny.. " kata Gilang sambil tersenyum
Salsa yang mendengar nama nya di panggil oleh Gilang pun ikut tersenyum.
Gilang pun mulai memainkan musik dan mulai bernyanyi, saat ini Gilang sedang menyanyikan lagu tulus yang berjudul ' teman hidup '
🎶🎶
Dia indah, perentas gundah
Dia yang selama ini ku nanti
pembawa sejuk, pemanja rasa
Dia yang selalu ada untuk ku
🎶🎶
Di dekat nya aku lebih tenang
Bersama nya jalan lebih terang
Ho-ou-woo
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
__ADS_1
kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi deras nya waktu
" Loe beruntung banget sih Nat, pak Gilang romantis banget.. " kata Arumi.
Sedangkan Salsa hanya filokus ke depan, dia tidak ingin mood nya hancur gara - gara mendengar perkataan Natali dan teman - teman nya itu.
🎶🎶
kau milikku, ku milikmu
kau milikku, ku milikmu
🎶🎶
Di dekatnya aku lebih tenang
Bersama nya jalan lebih terang
Tetaplah bersama ku jadi teman hidupku
Berdua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi deras nya waktu
🎶🎶
Banyak cobaan untuk kisah cinta kita
Jangan cepat menyerah
Kau punya aku, ku punya kamu selamanya akan begitu
🎶🎶
Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku
Bedua kita hadapi dunia
Kau milikku, milikmu kita satukan tuju
Bersama arungi derasnya waktu
Kau milikku, ku milikmu
Kau jiwa yang selalu aku puja
" I love you pak Gilang. " kata Natali di akhir penampilan Gilang.
Para mahasiswa dan dosen pun bertepuk tangan untuk penampilan Gilang barusan, selama Gilang mengajar di kampus ini baru hari ini dia ikut tampil dan menyumbangkan suaranya.
Tidak ada yang menyangka kalau suara Gilang sangat bagus bahkan Salsa pun tidak tahu kalau Gilang bisa bernyanyi sebagus itu.
__ADS_1
" Gue nggak nyangka suara pak Gilang bagus banget, beruntung banget deh Natali.. " kata Nina sambil tersenyum dan menatap kearah Gilang.
" Saya minta waktunya sebentar.. " kata Gilang yang sukses membuat para mahasiswa diam.
" Saya tahu mungkin ini bukan waktu yang tepat untuk saya mengatakan ini, tapi jujur setelah kejadian kemarin semalaman saya berpikir seberapa berartinya dia dalam hidup saya dan saya tidak ingin melepaskan nya begitu saja.. "
" Bunny.. " panggil Gilang sambil melihat kearah Salsa
" Hubby mungkin bukan laki - laki yang sempurna, tapi hubby akan selalu berusaha membuat kamu bahagia. Setelah beberapa tahun ini kita lewati bersama - sama hubby semakin yakin kalau kamu wanita yang di kirim tuhan untuk menemani sisa hidup hubby.. "
Salsa yang mendengar perkataan Gilang langsung tersenyum dan menatap Gilang tanpa berkedip sedikit pun.
" Gue nggak nyangka pak Gilang bisa seromantis itu.. " bisik Arini
" Apaan sih loe.. " kata Salsa yang merasa malu karena sahabat nya ini terus saja meledek nya.
" Di kesempatan kali ini saya ingin mengatakan pada seluruh penghuni kampus dan bahkan dunia, kalau kamu adalah wanita yang selalu ada di hati hubby. Tidak akan ada wanita lain selain kamu.. " Gilang pun menjeda kalimatnya sambil tersenyum ke arah Salsa dan menunjukkan tangan nya ke depan sana.
" Lihat pak Gilang nunjuk gue.. " kata Natali heboh
" Iya gue percaya sekarang, kalau loe emang pacar nya pak Gilang " kata Sri dari arah samping
" Nama kamu yang selalu ada disini, Salsabila azzahra ansyah.. " kata Gilang sambil meminta Salsa naik ke atas panggung.
" Apa ko dia, wah pasti pak Gilang salah sebut nama ini.. " protes Natali
" Harus nya loe sadar diri, yang pak Gilang suka tuh bukan loe tapi Salsa.. " sahut Arini dari arah belakang
Salsa pun naik keatas panggung dia sungguh merasa malu berada di atas sini dan di lihat oleh banyak mahasiswa dan juga dosen yang ikut melihat kearah mereka.
" Bunny.. Hubby tahu, mungkin hubby bukanlah laki - laki yang romantis, yang selalu memberikan bunga atau apa pun itu.. Tapi hubby punya cinta yang sangat besar untuk kamu, setelah tiga tahun ini kita bersama melalui semuanya bersama hubby percaya kamu memang tulang rusuk hubby.. "
Gilang pun merogoh saku celananya dan mulai berlutut dia juga tidak lupa membuka sebuah kotak yang berisi sebuah cincin yang sangat indah.
Sedangkan Salsa yang melihat itu merasa tidak percaya dan dia pun langsung menutup mulutnya.
" Rencana awalnya hubby akan melamar kamu nanti di saat kamu ulang tahun, tapi karena kejadian kemarin sudah menyadarkan hubby, kalau hubby tidak bisa jauh dari kamu. Hubby ingin semua yang ada disini menjadi saksi kita berdua.. "
Gilang pun menarik nafas nya jujur dia sangat gugup sekali saat ini tapi itu semua dia tutupi dengan sangat baik.
" Salsabila azzahra ansyah maukah kamu menjadi ratu di hati ku, menjadi wanita yang akan menemani ku baik susah dan senang, menjadi ibu bagi anak - anak ku kelak. Membangun masa depan kita bersama - sama.. " kata Gilang sambil melihat ke arah Salsa tapi yang di lihat hanya diam saja tanpa mau menjawab, yang ada Salsa mulai terisak karena saking terharunya.
" Salsa will you marry me.. ? " tanya Gilang
" Terima.. Terima.. " kata seluruh mahasiswa dan dosen yang ikut menyaksikan mereka.
" Yes, i will " jawab Salsa sambil tersenyum dan mengagukan kepalanya
Gilang pun tersenyum bahagia dan dia pun langsung memasangkan cincin di jari manis Salsa.
" Terima kasih by, ini kejutan yang sangat berkesan.. " kata Salsa di dalam pelukan Gilang.
Salsa tidak perduli lagi dengan perkataan para mahasiswa nantinya yang dia ingin kan sekarang hanya memeluk kekasihnya dengan sangat erat.
" Terima kasih juga karena kamu mau menerima hubby. " jawab Gilang
__ADS_1
Para mahasiswa pun bertepuk tangan ketika melihat Gilang dan Salsa berpelukan.