
Sedangkan Natali dia langsung pergi begitu saja karena merasa marah dan juga malu.
" Gue nggak nyangka ternyata Salsa yang pak Gilang pilih.. " kata Yesi.
" Ya pasti Salsa lah orang mereka udah pacaran lama banget.. Nggak mungkin nenek sihir yang nggak tahu malu itu.. " jawab Arini asal
" Jadi loe tahu hubungan Salsa sama pak Gilang selama ini. ? " tanya Nina tidak percaya.
" Menurut kalian.. ? " tanya balik Arini
Setelah kejadian di panggung tadi Gilang membawa Salsa ke arah ruangan nya, karena hanya disana lah tempat yang paling pas untuk mereka.
" Makasih ya by, aku suka sekali sama kejutannya.. " kata Salsa yang berada di pangkuan Gilang.
Ya kini Salsa sedang berada di ruangan gilang, setelah tadi mereka mengobrol sedikit Gilang pun menarik Salsa kedalam pangkuannya.
Tidak lupa Gilang juga merangkul Salsa dengan sangat erat.
" Sama - sama sayang, jadi hubby mohon kamu jangan ragukan cinta hubby lagi dan satu lagi hubby akan meminta kamu langsung dengan cara baik - baik.. Hubby akan datang kerumah dan akan meminang kamu., hubby ingin kita segera menikah. " kata Gilang lagi
" Iya aku tunggu kedatangan kamu by.. " jawab Salsa sambil memeluk Gilang.
Sungguh ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi mereka berdua, Salsa tidak menyangka Gilang akan melakukannya sampai sejauh ini.
¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤¤
Malam ini Gilang berkunjung kerumah Salsa, dia hanya ingin makan malam bersama keluarga Salsa.
Apalagi dia dengar Denis juga sedang ada di Jakarta makanya dia lebih memilih untuk datang saja.
Dan disini lah mereka sekarang, setelah selesai dengan acara makan malam nya Salsa dan yang lain nya memutuskan untuk mengobrol di ruang keluarga.
Tentu saja ada Gilang di dalamnya.
__ADS_1
Gilang yang kini sedang duduk di bawah bersama Haikal, mereka sedang asyik bermain game online.
Sedangkan Salsa dan keluarga nya hanya melihat mereka berdua saja sambil mengobrol.
" Abang nggak nyangka dek nih anak bisa lakuin hal romantis juga.. " kata Denis sambil melempar bantal kursi ke arah Gilang.
" Maksud abang apa.. ?? " tanya Salsa tidak mengerti
" Udah deh jangan di tutupin lagi, abang udah lihat kali video nya.. Nih anak lamar kamu kan di depan mahasiswa dan dosen.. " jawab Denis sambil tersenyum
Salsa yang sedang memakan keripik kesukaan nya pun langsung tersedak.
" Huk.. huk.. huk.. "
" Nih minum yang, makanya makan keripik nya pelan - pelan aja kenapa, nggak akan ada yang minta juga.. " kata Gilang sambil memberikan segelas air yang ada di meja.
Salsa pun langsung menerima minuman dari tangan Gilang dan meminumnya sampai habis.
" Kamu yang bilang by.. ? " tanya Salsa setelah selesai minum.
Gilang pun kembali melanjutkan bermain game bersama Haikal.
" Abang tahu dari mana. ? " tanya Salsa penasaran
" Kamu lupa dek, di kampus itu masih ada temen abang yang lain. Walau pun abang nggak tahu dari nih anak tapi masih ada temen abang satu lagi.. " jawab Denis dengan enteng nya
" Oh iya Salsa hampir lupa sama kak Toni dia kan mata - mata abang sama kamu by.. " jawab Salsa sambil menekuk wajah nya
Gilang dan Denis pun sama - sama terkekeh mendengar perkataan Salsa barusan.
" Bukan mata - mata sayang hanya membantu menjaga kamu.. " jawab Gilang
" Abang setuju tuh sama yang di katakan Gilang, Toni itu akan menjaga kamu kalau abang atau Gilang lagi nggak ada di sana.. " tambah Denis
__ADS_1
" Bener dek, mbak aja udah lihat video nya dan bener kata abang kamu Gilang lebih romantis dari pada temen nya.. " sindir Siska yang tidak lain adalah istri Denis.
Kini giliran Salsa yang terkekeh mendengar pernyataan kakak ipar nya itu.
" Kalian ini ngomong apa sih ibu sama ayah ko nggak ngerti.. ? " kata ibu yang dari tadi hanya mendengarkan obrolan anak -anak nya.
Denis pun mengeluarkan ponselnya dan tidak lama menyerahkannya ketangan ibu.
" Nih bu lihat sendiri aja.. " kata Denis sambil memberikan ponsel nya.
Bu Rina dan pak Wahyu pun mulai menonton video yang sedang di putar Denis di ponsel nya, dimana video itu berisi tentang Gilang yang sedang berada di atas panggung dan melamar putri mereka.
" Ibu senang akhirnya kalian memutuskan untuk serius, kalian sudah lama berpacaran dan sudah seharusnya kalian sudah menikah.. " kata bu Rina setelah selesai melihat video itu.
" Kapan kamu akan membawa keluarga kamu ke sini Lang. ? " kini giliran ayah Wahyu yang bertanya
" Pengen nya sih secepatnya om, tapi kayanya nggak bisa minggu - minggu ini soal nya paman dan bibi mau menikah kan putri mereka hari minggu besok.. " jawab Gilang sambil meletakan ponsel milik nya dan beralih duduk di samping Salsa.
" Saya usahakan secepatnya, karena saya juga sudah sangat ingin mempersunting Salsa.. " kata Gilang sambil melihat ke arah Salsa.
" Bagus itu, hal baik jangan di tunda - tunda lagi. Om dan tante akan menunggu kedatangan keluarga kamu nanti.. Nanti kalian mau tunangan dulu atau langsung menikah. ? " tanya bu Rina
" Saya ingin langsung saja tante.. " jawab Gilang lagi
Sedangkan Salsa jangan di tanya dia hanya bisa diam saja karena merasa malu, karena keluarga nya malah membahas tentang pernikahan nya dengan Gilang.
" Udah nggak tahan bro.. " ledek Denis
" Iya buat apa tunangan toh kami juga sudah saling mengenal dan lagi kami bersama juga sudah lumayan lama, anggap saja kejadian di kampus itu sebagai tanda keseriusan gue sama adek loe.. " jawab Gilang sambil melihat kearah Denis.
" Ayah setuju dengan Gilang, kalian kenal bukan sehari dua hari tapi sudah tahunan, kalian juga sudah tahu sifat kalian masing - masing.. Jadi ayah setuju kalau kalian nantinya langsung menikah saja. " kata ayah Wahyu.
Obrolan pun berlanjut ke hal - hal yang lebih serius dan terkadang Denis ataupun Gilang mengatakan hal - hal konyol yang akan membuat mereka semua ketawa.
__ADS_1
Malam ini Salsa sangat bahagia, akhirnya masalahnya dan Gilang bisa selesai dengan cepat bahkan karena kejadian itu Salsa dapat merasakan cinta Gilang yang sangat besar untuk nya.
Salsa berjanji pada dirinya sendiri akan selalu percaya dengan Gilang apa pun yang terjadi kedepannya.