
beberapa tahun kemudian
Tidak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi Gilang dan juga Salsa. ini adalah tahun ke empat bagi kehidupan rumah tangga Gilang dan juga Salsa.
Dan sampai sekarang mereka belum mendapatkan kabar bahagia akan adanya anggota baru, tapi itu semua tidak mengurangi rasa sayang di antara mereka berdua, bahkan ketika salsa meminta Gilang untuk menikah lagi demi mendapatkan seorang anak Gilang tidak pernah marah.
Dia sangat mengerti kalau sang istri hanya ingin membuat dia bahagia dengan kehadiran seorang anak di tengah-tengah mereka, tapi Gilang tidak pernah mau melakukan itu dia sangat mencintai istrinya sampai-sampai tidak ada tempat untuk wanita lain.
Baginya tidak masalah jika mereka tidak memiliki seorang anak pun asalkan mereka tetap hidup bersama.
Hari ini Salsa sengaja tidak masuk kantor dia ingin merayakan hari spesialnya dengan Gilang, tidak lupa dia juga memasak beberapa makanan kesukaan suaminya itu.
Tepat jam sebelas siang Salsa sudah selesai bersiap, Salsa meminta Zaki mengantarkannya ke kampus tempat dimana suaminya berada kini. Zaki adalah anak dari mbok Ningrum saat ini dia tinggal bersama salsa dan juga Gilang Karena setelah lulus kuliah Gilang meminta Zaki untuk bekerja di kantornya.
Tidak butuh waktu lama akhirnya mereka sampai juga di kampus, Salsa langsung turun dari mobil tidak lupa dia mengucapkan terimakasih kepada Zaki karena sudah mau mengantarkannya ke sini.
Setelah berpamitan kepada Zaki Salsa langsung masuk ke area kampus, sudah cukup lama Salsa tidak datang kemari. Karena pekerjaannya yang lumayan banyak membuat Salsa jarang menghabiskan waktu bersama Gilang.
Hanya pada malam hari saja mereka bisa bertemu, Salsa terus berjalan kearah ruangan Gilang. belum sempat salsa mengetuk pintu di depannya sudah terbuka lebar dan memperlihatkan seorang wanita cantik yang terlihat baru saja menangis.
Entah apa yang di lakukan suaminya itu sampai membuat mahasiswanya menangis seperti itu. gadis itu menatap Salsa dengan tatapan yang sangat sulit di artikan sedangkan salsa hanya bisa tersenyum saja.
Tanpa sepatah kata pun gadis itu segera pergi dari sana melewati salsa begitu saja, Salsa segera masuk dan meletakan bawaannya di atas meja yang berada tidak jauh dari tempat Gilang Sekarang.
"dia kenapa by..?" tanya salsa sambil menghampiri suaminya
"bukan siapa-siapa dan Hubby juga tidak tahu kenapa, kamu tidak ke kantor hari ini...???"
"tidak by, aku sudah minta ijin kepada bang denis kalau hari ini aku tidak masuk" sahut salsa sambil menyimpan semua barang bawaannya di atas meja.
__ADS_1
"apa yang kamu bawa sayang...?" tanya gilang yang melihat sang istri membawa banyak sekali barang
"ini makan siang kita by... apa kamu lupa kalau ini hari apa...?" tanya salsa dengan tatapan yang membuat gilang takut
gilang sempat berpikir sejenak tapi tetap saja dia tidak mengingatnya, karena penasaran akhirnya gilang mengeluarkan ponselnya.
"sorry sayang hubby melupakannya.." sesal gilang
"tidak apa-apa by, aku mengerti kok... kamu kan akhir-akhir ini sibuk banget kamu juga baru pulang dari luar kota jadi ya aku maklumlah..." sahut salsa sambil membuka barang bawaannya.
setelah selesai menyusun semuanya dia pun mulai mengajak gilang makan, tentu saja gilang tidak menolaknya apalagi ini adalah makanan yang di masak oleh sang istri tercinta.
"kamu mau hadiah apa dari hubby...?" tanya gilang sambil melihat ke arah salsa.
"tidak usaha by, kamu sudah sering memberiku hadiah dan baru minggu kemarin juga kamu memberiku kalung.. saat ini aku tidak butuh apapun selain kamu, aku ingin kamu selalu ada dan menemani aku sampai maut memisahkan kita" harap salsa
"tentu sayang hubby janji tidak akan pernah meninnggalkan kamu apapun yang terjadi" jawab gilang lalu memeluk salsa dengan sangat erat.
justru gilang selalu memberinya kekuatan agar dia bertahan dan bersabar.
🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️🏵️
pagi-pagi sekali gilang sudah bersiap-siap, bahkan salsa saja masih terlelap. setelah selesai bersiap-siap gilang segera menghampiri salsa dan membangukannya.
"sayang bangun.." panggil gilang
gilang terus saja mengusap pipi salsa dengan sangat lembut, dan tidak butuh waktu lama akhirnya salsa bangun juga.
"mmmmmmmm, by..." salsa pun mulai membuka matanya
__ADS_1
"bangun sayang, hubby harus pergi sekarang" kata gilang dan itu sukses membuat salsa membuka matanya dengan sempurna.
"memang kamu mau pergi kemana by pagi-pagi begini...? ini baru saja jam lima pagi" kata salsa yang heran dengan suaminya itu.
"hubby harus pergi sayang, ada pekerjaan yang tidak bisa hubby tinggalkan" sahut Gilang sambil tersenyum ke arah salsa
"pekerjaan apa by...? kenapa haus pergi pagi-pagi begini...?" tanya salsa yang masih belum mengerti
"hmmmmm... jadi begini sayang orang kepercayaan hubby yang kini sedang memegang kantor cabang yang ada di singapura menghubungi hubby tadi, dia bilang kalau kantor yang ada di sana sedang mengalami masalah yang sangat serius.. jadi hubby mau tidak mau harus pergi kesana untuk mengeceknya" jelas gilang
"berapa lama kamu perginya by...?"
"hubby juga tidak tahu sayang, tapi hubby usahain untuk pulang secepatnya begitu urusan hubby sudah selesai disana"
"tapi kamu jangan lupa kabarin aku ya setiap saat biar aku nggak khawatir juga" pinta salsa yang kini sudah berada di dalam pelukan gilang
"tentu sayang, hubby pasti akan terus hubungi kamu" sahut gilang
"selama hubby pergi kamu mau menginap di rumah ibu atau disini saja...?" tanya gilang
"disini sajalah by, mungkin nanti kalau aku merasa bosan baru main ke rumah ibu.. lagi pula kamu juga tahu pekerjaan aku sedang banyak-banyaknya"
"ya sudah terserah kamu, tapi kamu jaga diri ya.. jangan terlalu capek kerjanya, jangan telat makan dan jangan banyak begadang juga.. nanti saja begadangnya kalau sudah ada hubby" kata gilang sambil tersenyum ke arah salsa
"diiiih hubby nih apaan sih, yang ada hubby tuh yang harusnya jaga makan, jangan terlalu capek sama jangan begadang apalagi disana nanti kan tidak ada yang memperhatikan hubby"
"iya sayang hubby pasti ingat kok.. ya sudah kalau gitu hubby pamit ya"
"hubby berangkat sama siapa...? apa mau aku anterin sampai bandara...?" tawar salsa
__ADS_1
"nggak usah sayang hubby naik taksi kok, tadi hubby sudah pesan, mungkin sekarang sudah menunggu di depan"
"ya sudah kalau gitu aku antar sampai depan" salsa pun segera bangun dan merapikan bajunya.