Pahlawan Di Dunia Lain

Pahlawan Di Dunia Lain
SAMPAI DI ISTANA ALCAZAR SEVILLA


__ADS_3

Di ruang singasana Istana Alcazar Sevilla. Sang raja yang melihat Kenta Ken bersama dengan Sagachi pun langsung berdiri dengan raut wajahnya yang menggambarkan kegembiraan karena melihat kedatangannya bersama orang yang sepertinya selama ini ia cari.


"Saya Kenta Ken menghadap, Yang Mulia. Dan saya sekarang sudah membawa orang yang selama ini Yang Mulia cari," ucap Kenta Ken sembari berjongkok memberi hormat.


Sementara Sagachi terlihat bingung mau apa. Ia pun hanya mengikuti apa yang dilakukan oleh Kenta Ken, yaitu ikut-ikutan berjongkok memberi hormat, akan tetapi tidak tidak berbicara sepatah kata pun.


Sementara sang raja pun berjalan turun dari singgasana untuk mendekati Kenta Ken dan juga Sagachi yang tengah berada di sampingnya. Karena, raja ingin memastikan apakah itu benar-benar orang yang diramalkan akan mengalahkan tujuh raja iblis atau bukan.


Setelah jarak antara sang raja dengan Kenta Ken dan juga Sagachi sudah cukup dekat, sang raja berkata, "Tolong perlihatkanlah wajahmu padaku!"


Sang raja menyuruh Sagachi seperti itu karena sekarang ini Sagachi sedang menundukkan kepalanya melihat lantai, dan tujuannya tak lain agar ia bisa melihat dan memastikan apakah pria berambut biru yang itu benar-benar orang yang ia cari atau bukan. Sagachi pun langsung mendangakkan wajahnya ke arah sang raja setelah mendapat perintah itu.


Sekarang bisa raja lihat rambutnya yang berwarna biru, dan terlebih lagi lensanya, lensa matanya yang berwarna kuning itu membuatnya yakin, kalau Sagachi-lah orang yang selama ini ia cari.


"Berdirilah!" Sang raja memegangi lengan tangan kanan dan kiri Sagachi, hingga membuat pria berambut biru itu berdiri. "Sekarang katakan padaku! Siapa namamu, Anak Muda?"


"Namaku, Takasuma Sagachi, Yang Mulia," kata Sagachi menjawab pertanyaan sang raja dengan memperkenalkan dirinya.


Raja menjadi tidak salah lagi dan yakin, kalau pria bermabut biru yang sekarang berada di depannya ini adalah orang yang selama ini ia cari. Ya! Orang yang diramalkan akan membasmi tujuh raja iblis, orang yang akan membawa kedamaian dunia dan orang yang akan menghancurkan tujuh sifat tercela.

__ADS_1


Sang raja yakin, karena ia pernah bermimpi mendengar suara sosok misterius yang mengatakan sebuah nama ... sebuah nama yang sekarang ini ia dengar sendiri. Tak lain lagi, kalau nama itu adalah 'Takasuma Sagachi'.


Setelah itu, sang raja menoleh ke arah Kenta Ken yang sedari tadi masih menunduk. Ia berkata kepada pria berjubah hitam itu. "Kau benar, Ken. Dan aku yakin, ini adalah orang yang akan mengalahkan tujuh raja iblis. Dan pastinya, orang inilah yang selama ini kita cari. Sekarang, bimbinglah dia agar menjadi lebih kuat lagi!"


"Kau sudah berikan Kristal Energi Alam itu padanya 'kan?" sambung sang raja dengan bertanya.


"Ya, Yang Mulia. Aku sudah memberikannya, dan Kristal Energi Alam itu sudah terpasang pada bilah pedangnya," kata Kenta Ken menjawab pertanyaan dari sang raja.


Kemudian sang raja pun kembali berucap, "Kalau begitu, ajarilah dia cara memanfaatkan kekuatan dari Kristal Energi Alam itu!"


"Baik, Yang Mulia. Perintah dari Anda, akan segera saya laksanakan!" kata Kenta Ken merespon perintah dari sang raja. Kemudian, pria berjubah hitam itu berdiri dan kemudian berkata pada Sagachi. "Ayo, Sagachi! Akan aku tunjukkan padamu bagaimana cara untuk menggunakan kekuatan Kristal Energi Alam."


Sementara Kenta Ken tak merespon lagi dengan ucapan Sagachi, sebaliknya ia malah kembali menoleh ke arah sang raja sembari membungkukkan badannya dan berkata, "Kalau begitu, kami pamit untur diri, Yang Mulia."


"Silakan!" ucap sang raja.


Setelah itu, Kenta Ken pun berjalan keluar dari ruang singgasana yang besar nan megah ini diikuti oleh Sagachi yang mengekor di belakangnya. Langkahnya itu membawa mereka ke sebuah tempat arena pelatihan tempur.


Setelah memasuki arena ini, Kenta Ken menghentikan langkahnya, hingga membuat Sagachi pun melakukan hal yang serupa dengannya. Ia membalikkan badannya dan menatap Sagachi dan kemudian berkata, "Sagachi-san, untuk menjelaskan cara menggunakan kekuatan dari Kristal Energi Alam itu, maka kuraslah mana-mu terlebih dahulu sampai benar-benar hampir habis!"

__ADS_1


"Menguras mana? Bagaimana caranya? Aku kan bukan seorang petarung ber-Job Mage?" Sagachi bertanya seperti itu, karena ia sungguh tak mengerti dengan maksud dari Kenta Ken.


"Apakah kau sungguh tak mengerti apa maksudku? Apakah kau benar-benar tidak tahu caranya menguras mana-mu sendiri?" Yang ditanya malah berbalik bertanya, kemudian pria berjubah hitam itu kembali berucap, "Jadi, kau ini memang benar-benar petarung pemula, ya?"


Sagachi sedikit tersinggung dengan perkataannya yang terakhir itu. Walaupun pada dasarnya memang benar, kalau ia memanglah seorang petarung pemula. Ia tak tahu bagaimana caranya menguras mana. Karena saat di ia masih berada di Akademi Barak Sihir itu, yang ia pelajari hanyalah melatih teknik berpedang, melatih kelincahan dan melatih ketahanan fisik.


"Sungguh, aku benar-benar tidak mengerti. Tolong beritahukanlah padaku cara melakukannya!" Sagachi meminta agar pria berjubah hitam itu mau memberitahukan padanya, tentang cara mengurus mana dengan yang dimaksudkannya itu.


"Baiklah, dengarkan baik-baik! Setiap seorang petarung itu, entah itu ber-Job Magician atau bukan, jika skill yang mereka keluarkan itu mengandung unsur magician, maka pengeluaran skill itu akan menguras mana," jawab Kenta Ken menjelaskan, dan Sagachi pun terlihat mendengarkannya dengan serius. "Jadi, maksudku agar kau menguras mana-mu itu, yaitu dengan cara kau keluarkanlah seluruh skill-skill pedangmu di sini!"


"Mengeluarkan skill pedangku di sini?" Sagachi bertanya karena ia memang masih bingung dengan apa yang dikatakan oleh Kenta Ken tersebut. "Bagaimana mana caranya?"


Mendengar Sagachi yang lagi-lagi bertanya membuat Kenka Ken menghela napas berat. Kemudian, pria berjubah hitam itu pun kembali berkata, "Ya, keluarkan saja kekuatanmu! Aku tahu sebelum aku memberimu Kristal Energi Alam kau telah terlebih dulu memiliki Kristal Naga Es."


Kenta Ken tahu itu karena ia juga mengamati kristal biru yang menempel pada bilah pedang Sagachi sebelum memberikan Kristal Energi Alam itu padanya.


"Ya, itu memang benar kalau aku memiliki Kristal Naga Es yang terpasang pada bilah pedangku. Namun, aku belum pernah menggunakan kekuatan dari Kristal Naga Es ini karena aku juga belum tahu caranya. Dan lagi pula, Kristal Naga Es ini baru semalam aku dapat," ujar Sagachi menjelaskan perihal sebab ketidaktahuannya tentang bagaimana cara mengeluarkan kekuatan skill dari Kristal Naga-nya.


"Oh, jadi seperti itu, ya? Pantas saja kau tidak mengetahui caranya. Tak kusangka, seorang petarung yang diramalkan akan membasmi tujuh raja iblis saat ini masih juga belum tahu caranya menggunakan kekuatannya sendiri." Lagi-lagi kata-kata terakhirnya membuat Sagachi sedikit tersinggung. "Baiklah, baik. Sepertinya, aku harus melatihmu dari awal."

__ADS_1


"Baiklah, mohon bimbingannya!"


__ADS_2