Pahlawan Di Dunia Lain

Pahlawan Di Dunia Lain
SELEKSI TES SIFAT WARGA


__ADS_3

Para warga yang tadinya pada sembunyi karena takut dengan perwujudan elang raksasa Ezio, kini semuanya tengah bergermbolan mendekati Sagachi dan teman satu tim-nya.


Setelah semuanya berkumpul di dekat Sagachi dan teman satu tim-nya, seorang pria paruh baya di antara mereka ada yang angkat bicara.


"Maaf, kalian ini siapa? Apakah Raja Iblis Totemo Hokori sudah mati? Apakah kalian yang membunuhnya?" tanya pria paruh baya itu.


"Ya, kami telah membunuh Raja Iblis Totemo Hokori," jawab Kenta Ken. "Lebih tepatnya, Dialah yang membunuh Raja Iblis Totemo Hokori." Lanjutnya sembari menunjuk Sagachi dengan tangan kanannya.


Mendengar jawaban dari Kenta, seluruh warga yang berkumpul di area itu semuanya mengulas sebuah senyum bahagia. Sebab, setelah ini mereka bisa hidup dengan tenang karena Raja Iblis Totemo Hokori telah tiada.


"Jadi, tujuan kami di sini adalah untuk menjadikan salah satu dari kalian untuk menjadi raja. Dan untuk itu, kami akan menyeleksi kalian dan mencari siapakah di antara kalian yang cocok untuk menjadi raja," kata Kenta Ken menjelaskan.


Di dalam hati masing-masing warga, di antara mereka ada yang berpikiran kalau yang bisa adil terhadap rakyatnya yang pantas untuk menjadi raja. Ada juga yang berpikiran, kalau yang tegaslah yang pantas menjadi raja, dan lain sebagainya.


Karena penasaran dengan seleksi apakah yang akan dilakukan oleh Kenta Ken, pria paruh baya yang tadi berkata padanya itu kini kembali bertanya, "Lalu, bagaimanakan cara Anda menyeleksi kami?"


"Kenta Ken pun menjawab, "Kami akan melakukan diskusi dulu. Tunggu sebentar!"


"Baiklah, silakan!"


Kenta Ken pun kemudian membalikkan badannya ke arah teman satu tim-nya, setelah itu ia mengisyaratkan pada mereka untuk berkumpul hingga membentuk seperti lingkaran diskusi.


"Aku punya rencana." Kenta Ken berbisik pada teman satu tim-nya yang tengah berkumpul.

__ADS_1


"Rencana apa itu? Apakah rencana untuk menyeleksi siapakah di antara mereka yang cocok untuk menjadi Raja Kerajaan Zephyra?" tebak Sagachi dengan berbisik pula.


"Tepat sekali! ... kita akan bekerja sama untuk menanyai mereka." Kenta Ken menjelaskan dengan berbisik.


"Menanyai mereka?" Hazuki bertanya karena ia tidak paham dengan maksud yang Kenta Ken katakan itu. Bukan hanya Hazuki saja, tapi Sagachi dan lainnya juga tidak paham dengan maksud Kenta Ken dan ingin bertanya juga. Namun, karena Hazuki telah bertanya terlebih dahulu, mereka tidak jadi bertanya, karena pertanyaan mereka telah terwakilkan oleh Hazuki.


Kenta Ken yang paham dengan maksud Hazuki bertanya seperti itu, ia tahu kalau pastinya rivalnya itu tak paham dengan apa yang ia maksudkan. Seperti biasa, ia sering sekali membuat temannya penasaran dengan perkataannya.


Tanpa berbasa-basi lagi, Kenta Ken pun langsung menjelaskan lebih detail lagi. Kenta Ken pun menjelaskan pada mereka, kalau yang dimaksud dengan 'menanyai mereka' itu maksudnya adalah mengetes mereka. Ya, lebih tepatnya yaitu mengetes sifat mereka.


Kenta Ken menjelaskan pada mereka kalau orang yang cocok pantas untuk menjadi Raja Kerajaan Zephyra menurutnya adalah orang yang rendah hati. Oleh karena itulah, Kenta Ken menjelaskan pada teman satu tim-nya dengan berbisik, jikalau rencananya adalah mengetes sifat mereka dengan menanyainya dengan berkata apaka Anda merasa pantas untuk menjadi raja?


Jika orang yang ditanya menjawab kalau ia merasa pantas untuk menjadi raja, justru orang itu tidaklah pantas untuk menjadi raja. Karena, hal itu menandakan kalau orang itu memiliki sifat sombong yang ada dalam dirinya, karena ia merasa pantas untuk menjadi raja.


Yang dimaksud Kenta Ken untuk menyeleksi mereka adalah, mencari di antara mereka, siapakah yang saat ditanya menjawab kalau ia tak pantas untuk menjadi raja, karena justru orang itulah yang pantas menjadi raja. Karena, ia memiliki sifat rendah hati, karena rendah hati itu menandakan kalau orang itu tidak sombong. Begitulah Kenta Ken menjelaskan pada teman satu tim-nya.


Setelah itu pun, kemudian mereka langsung bekerja sama menyeleksi ratusan warga di situ dengan mengetes mereka. Namun, kebanyakan dari mereka rata-rata menjawab, kalau ialah yang pantas untuk menjadi raja, tapi bukan itulah yang mereka dicari. Karena sejatinya, orang yang merasa kalau dirinya pantas, itu berarti menandakan kalau orang itu tidak pantas, karena orang yang seperti itu adalah orang yang bersifat sombong. Justru sebaliknya, jika orang itu merasa kalau dirinya itu tidak pantas, justru orang itulah yang pantas, karena orang yang rendah hati itu adalah orang yang tidak sombong, dan orang seperti inilah yang layak menjadi raja di Istana Kerajaan Zephyra.


Sagachi, Kenta Ken, Vitaloka, Furuko, Hazuki dan bahkan Ezio pun juga ikut menyeleksi dari tadi.


Sudah berjam-jam mereka menyeleksi. Akan tetapi, mereka belum juga menemukan orang yang rendah hati.


"Aah, Ken-san! Tak satu pun di antara mereka yang kutanyai menjawab seperti yang kau rencanakan. Lalu, siapa yang harus kita pilih kalau begini?" Hazuki bertanya dengan wajahnya yang sudah terlihat lesu.

__ADS_1


"Iya, aku pun juga tidak menemukan sifat yang cocok dengan apa yang kau rencanakan, Ken-san," kata Sagachi.


"Aku pun," kata Vitaloka.


"Aku juga," kata Furuko.


Ya! Mereka semua tidak mendapatkan orang yang memiliki sifat rendah hati seperti yang Kenta Ken maksudkan, karena dari semua warga yang telah mereka tanyai semuanya menjawab 'PANTAS'.


"Tunggu! Sepertinya dia belum kita tanyai." Kenta Ken menunjuk seorang pemuda bermabut silver yang mata kanannya ditutupi kain hitam.


"Eh, iya. Dia belum kita tanyai," kata Hazuki merespon.


"Ya sudah, cuas kita tanyai!" Kenta Ken berjalan mendekati pemuda bermabut silver itu, Sagachi dan yang lainnya pun mengikutinya.


Setelah Kenta Ken sampai di dekat pemuda bermabut silver itu, ia pun langsung segera menanyainya.


"Siapakah nama Andal?" tanya Kenta Ken.


Pemuda berambut silver itu pun menjawab, "Namaku Nara Hyakimaru."


"Hyakimaru ... nama yang bagus!" ujar Kenta Ken menanggapi nama pemuda berambut silver itu yang ternyata barnama Hyakimaru.


"Aku ingin bertanya, apakah boleh?" sambung Kenta Ken.

__ADS_1


"Silakan, apa yang akan kalian tanyakan?" kata Hyakimaru.


"Begini, kami ingin mencari siapakah yang cocok untuk menjadi Raja Kerajaan Zephyra. Jadi, kami ingin bertanya pada Anda, apakah Anda merasa, kalau Anda itu cocok untuk menjadi raja di Istana Kerajaan Zephyra?"


__ADS_2