Pangeran yang terbuang

Pangeran yang terbuang
Chapter 43


__ADS_3

Matahari hampir terbenam secara keseluruhan. Ke-lima pendekar yang di utus oleh sekte Xio telah sampai di asosiasi.


Karena telah malam, ke-lima pendekar itu di antar menuju penginapan milik asosiasi.


Pagi telah tiba ke-lima pendekar telah berada di ruang yang bernuasa abu-abu. "Saya yakin kalian bisa, apa-kah Seling yue boleh bergabung dengan kelompok kalian?" tanya Armax.


"Tentu saja boleh Armax, dengan senang hati kami menerima-nya. Tetapi dia harus membuat kartu identitas di pusat kota" jelas Xio Light dengan nada suara yang begitu berwibawa.


"Baik-lah. Seling yue masuk-lah kau kelompok Darah biru" ucap Armax.


"Baik ayahanda, terima kasih telah menerima ku menjadi salah satu anggota kalian" Seling yue ber-ucap sambil menunduk kepala tanda terima kasih dan hormat.


"Sama-sama Seling yue. Ayo kita ke pusat kota!" ajak Xio Light.


Tidak perlu lama Seling yue telah menjadi anggota kelompok Darah biru.


"Saya minta tolong sama kalian, untuk mengambil kembali kitab turunan keluarga Yue di asosiasi Tulang rusuk. Tiga hari yang lalu mereka melancarkan pencurian. Bukan itu saja ada beberapa senjata puasaka yang di curi juga" misi kali ini terkait dengan asosiasi dan keturunan Yue.


"Baik-lah. Tapi apakah anda dapat menunjukkan bagaimana bentuk dari kitab tersebut?" tanya Xio Light dengan tangan yang berada di bawah dagu.


"Ini lihat lah" Armax menunjukan secarik kertas yang terpampang gambar kitab yang di mana sampul dari kitab itu bergambar zirah yang begitu menawan.


"Baik-lah. Kami akan segera pergi. Apakah anda bisa memeberikan peta?".


Armax memberikan peta kepada Xio Light. Xio Light pun melihat peta itu dengan seksama lalu mengangguk paham.


Di tengah perjalanan Xio Light membuka suara atau memulai pembicaraan "saat melakukan pengambilan kitab lakukan dengan diam-diam. Kita akan megambil-nya di saat malam hari. Seling yue gunakan kemampuan seruling mu untuk membuat para penjaga asosiasi tulang rusuk terlelap tidur".

__ADS_1


"Nian Wang, Quen Yu dan Lintian halangi setiap penjaga yang ingin menyerang. Aku dan Rayi akan mengambil kembali kitab milik keluarga Yue" Xio Light memjelas-kan panjang lebar.


"Apa semua-nya paham?" tanya Xio Light di balas anggukan oleh semua-nya.


Perjalan kali ini sedikit menegangkan karena mereka harus waspada akan hutan yang sunyi dan redup. Kata Armax para pendekar dari asosiasi tulang rusuk biasa-nya akan menyamar-kan diri dengan pepohonan.


Mereka memiliki kemampuan seperti bunglon, dapat bersembunyi di mana mereka mau. Kelemahan mereka hanya satu yaitu pada cahaya, saat cahaya menyilaukan mata mereka, mereka akan langsung hilang penglihatan beberapa waktu. Walaupun hal itu sudah lumrah.


Tidak perlu lama mereka telah tiba di kota Tibet. Kota yang penuh dengan para pedangang dari berbagai penjuru dunia. "Kita akan menyerang asosiasi Tulang rusuk tepat di tengah malam" jelas Xio Light sambil mengendalikan kuda-nya untuk berhenti.


Selama menunggu tengah malam, ke-enam pendekar berjalan mengelilingi kota Tibet. Mencicipi berbagai makanan yang belum pernah di makan.


"Ayo kita minum Arak" ajak Seling yue membuat mata ke-lima pendekar yang lain terbelelak. "Arak?" tanya Quen Yu dengan gugup tapi di balas anggukan cepat oleh Seling yue.


"Kalau kau ingin minum, minum saja sendiri kami akan menemani tidak apa kan?".


"Tidak apa, ayolah malam ini akan ku belanjakan kalian makanan yang banyak" Seling yue memimpin perjalan malam ini.


Ke-empat pria hanya dapat menggeleng saat melihat tingkah laku dari Seling yue. Saat ingin kembali ke penginapan, Seling yue ambruk dan kehilangan kesadaran.


"Quen Yu, Seling yue kenapa?" tanya Xio Fang.


"Ia hanya mabuk kok Xio Fang" jawab Quen Yu.


"Kesinikan" Quen Yu lantas mendekat-kan tubuh Seling yue ke Xio Fang. Xio Fang langsung menyentuh leher Seling yue dengan kedua jari-nya. Cahaya kemilau masuk dengan cepat ke dalam tubuh Seling yue.


"Uhuk... uhuk.." Seling yue terbatuk-batuk dan mengeluar-kan cairan hitam pekat. "Seling yue telah di racuni oleh seseorang" ucap Xio Fang sambil menilik setiap penjuru.

__ADS_1


"Rencana kita terbongkar. Cepat lari ke-tengah hutan!!!" Xio Fang langsung mengendong tubuh lemah Seling yue. Ia langsung lari dengan cepat dan di ikuti oleh semua-nya.


Kondisi Seling yue kian memburuk. Wajah-nya semangkin pucat. Deru nafa-nya melambat. Tubuh-nya menggigil.


"Raka bagaimana ini, keadaan Seling yue tambah buruk" Xio Fang menjadi khawatir. Keringat mengucur dengan deras di dahi-nya.


"Bawa kehutan dulu Xio Fang. Di sana akan ku berikan pertolongan pertama" Quen Yu melompat dari kedai ke kedai lain-nya.


Xio Fang hanya membalas dengan mengangguk. Xio Fang mempercepat langkah-nya sampai ke tengah hutan.


Di tengah hutan. Quen Yu dan Xio Fang langsung memberikan pertolongan. "Lintian, Nian Wang sama aku akan menjaga sekitar".


Cahaya keluar dari kedua jari Xio Fang dan langsung masuk kedalam tubuh Seling yue..... Tidak ada tanda-tanda kebaikan bagi Seling yue.


"Tetap lakukan terus menerus Xio Fang, biar aku mengunci semua peredaran darah-nya" Quen Yu langsung bergerak cepat menotok setiap aliran darah.


Tombak pusaka milik Quen Yu telah mengambang di samping diri-nya. Cahaya merah darah terpancar dari tombak itu dan masuk ke-dalam tubuh Seling yue. Dengan bantuan tenaga dalam, cahaya itu bergerak sesuai keinginan Quen Yu.


Xio Fang juga mengeluar-kan pedang pusaka-nya. Cahaya emas juga masuk dan di kendalikan dengan mudah oleh Xio Fang.


Srak... srak.. "Hati-hati" Xio Light mengingati ke-dua teman-nya.


Slup....slup... slup... entah apa itu yang menyerang secara tiba-tiba. "Tetap waspada, mereka ada di sekitar kita" setelah kata-kata itu keluar segerombolan orang yang berpakaian abu-abu muncul dan menyerang dengan cepat.


Ke-tiga pendekar itu telak menerima serangan itu.


Bruk... Ketiga-nya terlempar dan menabrak pohon. Xio Fang yang sedang berusaha menyembuhkan Seling yue lantas terkejut dan melihat ke-arah di mana Raka-nya dan kedua teman-nya sudah tergeletak dengan lemas.

__ADS_1


"Quen Yu ini ada beberapa pil penambah tenaga dalam. Tolong lindungi Seling yue. Aku akan menyelesaikan masalah yang rumit ini dulu" Quen Yu menerima lima pil penambah tenaga dalam.


Di saat pedang lawan ingin mengenai tubuh Xio Light, pedang itu lantas terlempar keatas langit dan pecah berkeping-keping. Xio Fang terlihat bagaikan manusia yang haus darah, dengan pedang yang ia genggam di kedua tangan-nya.


__ADS_2