Pangeran yang terbuang

Pangeran yang terbuang
Chapter 47


__ADS_3

Selama tiga hari, ke-delapan pendekar melawan para siluman yang bersarang di dasar perairan. Jeritan para penumpang memenuhi kapal.


Hal itu sudah tidak akan terjadi lagi, karena para siluman berhasil di basmi oleh kedelapan pendekar.


"Akhir-nya sampai juga" daratan yang amat luas dan begitu indah membuat mata sejuk memandang. "Sepertinya mereka pendekar yang ikut lomba juga" semua-nya lantas menoleh kearah yang di katakan oleh Quen Yu.


"Sepertinya ia, tapi mereka sedikit aneh" Xio Fang menatap dengan tajam. Mata-nya menilisik satu demi satu pendekar yang berada jauh di ujung sana.


"Aneh?". "Sepertinya itu hanya pikiran Rayi saja Raka" Xio Fang menjelaskan-nya.


"Kalian mau jalan-jalan silahkan, tapi jangan sampai berpencar. Kami berdua akan mencari penginapan" Komush Hie dan Linke Sang pergi meninggal semua-nya.


"Pertama kali kita harus mencicipi setiap makanan yang ada si benua ini" si pikiran makanan melontarkan kata-kata yang di setujui oleh semua-nya.


Pasar bebas di benua merah bagaikan lautan. Tapi beda-nya lautan ini penuh dengan manusia bukan air. "Rayi ayo kita kesana" Xio Light menarik tangan Xio Fang.


"Seling yue aku melihat hiasan rambut di sana" Quen Yu langsung menarik tangan Seling yue dan meninggal kedua pendekar yang masih celingak-celinguk.


"Kita mau kemana Nian Wang?" tanya Lintian. "Kita pergi makan saja" Nian Wang berjalan meninggalkan Lintian seorang diri. "Tunggu" Lintian langsung ber-lari dan mendekati Nian Wang.

__ADS_1


{Kinviun} nama kedai yang menjual-kan berbagai makanan laut. Makanan yang di jual dari gurita bakar, soup kepiting dan berbagai makanan yanh lain.


***


"Lakukan dengan benar, kalau bisa bunuh dia".


"Baik tuan".


"Ya sudah ayo kita pergi sebelum ada yang menyadari kita berada di sini".


Ke-enam pendekar itu berjalan bersamaan. "Kapan anggota kau sampai?".


Di tempat lain


"Xio Fang akan terjadi banjir darah, jadi untuk waspada kamu tidak perlu ikut lomba. Perhatikan saja dari kursi para penonton" roh leluhur Xio Fang muncul secara tiba-tiba.


"Banjir darah?" gumam Xio Fang. "Iya akan terjadi banjir darah, jadi waspada terus". "Baik-lah".


Hari demi hari lewat begitu saja, hari pertandingan sudah tiba.

__ADS_1


"Ayo kesini Xio Fang" ujar Komush Hie.


"Kau kenapa tidak ikut lomba Xio Fang?" tanya Komush Hie. "Perasaan ku tidak enak Raka Komush Hie, seolah ada yang menganjal. Jadi aku hanya menonton pertandingan sahaja" Xio Fang menjawab sambil melihat ares pertandingan yang tidak terlalu besar,satu pertiga dari luas lapangan.


Di sana terdapat sang wasit bernama Ominous. Ominous ialah salah satu maha guru dari benua Merah. ia seorang ahli racun, senjata bantuan yang ia gunakan ialah jarum yanh sangat halus.


Kenapa ia di pilih?.... karena ia dapat menghentikan para peserta yang menggila untuk menang. Ia juga salah satu pendiri sekte terbesar di benua Merah.


Ia mulai memanggil para peserta untuk mengambil nomor.


Nomor satu: Jombuere (Sekte panah emas/ Benua Tengah) melawan Itakashi (Sekte Limao/ Benua Sakura)


Nomor dua: Nian Wang (Sekte Xio/ Benua Tengah) melawan Ikanari (Sekte Racun/ Benua Merah).


Nomor tiga: Xio Light (Sekte Xio/ Benua Tengah) melawan Lereina (........../ ..........)


Nomor empat: Lintian (Sekte Xio/ Benua Tengah) melawan Inomuru (Sekte Blust / Benua Es)


Nomor Lima: Quen Yu (Sekte Xio/ Benua Tengah) melawan Inabe (Sekte Alam/ Benua Tengah).

__ADS_1


Nomor Enam: Seling yue (Sekte Xio/ Benua Tengah) melawan Jibici (Sekte Racun/ Benua Merah"


__ADS_2