Pangeran yang terbuang

Pangeran yang terbuang
Chapter 48


__ADS_3

"Baiklah untuk peserta Jombuere dapat langsung masuk kedalam area pertandingan" Ominous mulai memanggil para peserta.


"Dan untuk lawan Jombuere, silahkan masuk kedalam area pertandingan Itakashi" Itakashi berjalan dengan penuh wibawa, seru sorak menyemangati Itakashi terdengar dengan keras.


"Ingat lah, saat bertanding jangan utamakan nafsu. Tetap tenang saat bertarung" Ominous menerangkan peraturan.


"Apa kalian mengerti?" tanya Ominous. Kedua peserta mengangguk secara serempak.


"Baiklah, satu dua tiga mulai" Ominous melayang di atas permukaan udara dan berpindah tempat.


Bagaikan kilat yang menyambar kedua peserta sudah saling menahan serangan dengan pedang milik mereka masing-masing. Pedang Jombuere mengeluarkan aura angin yang hebat begitu pula dengan pedang yang di gunakan oleh Itakashi, aura panas api menyeruak membuat para penonton menelan saliva selain Xio Fang.


"Apa kau tidak tertekan Xio Fang?" tanya Komush Hie. Xio Fang menoleh dan membalas ucapan Komush Hie dengan gelengan.

__ADS_1


"Linke Sang, kau lihatlah itu Xio Fang. Dia masih santai saat kedua peserta itu mengeluarkan aura yang begitu menekan" Komush Hie berbisik pelan agar tidak dapat di dengan oleh Xio Fang.


Tapi hal ini tidak dapat di pungkiri, pendengaran Xio Fang begitu tajam. Xio Fang yang mendengarkan perbincangan kedua murid utusan ayahandanya hanya tersenyum simpul.


Pandangan Komush Hie dan Linke Sang kembali kearea pertandingan. Tanpa di sadari kedua peserta telah memberikan serangan yang mematikan puluhan kali.


"Tunjukan kemampuan hebat mu Jombuere!" Itakashi sepertinya meremehkan kemampuan Jombuere yang sedari ia tahan.


"Sepertinya kau meremehkan kemampuan ku Itakashi" Jombuere yang memiliki sifat amarah, terpancing dengan ucapan Itakashi.


Itakashi yang melihat kesungguhan Jombuere, ikut menggunakan teknik yang sama. Teknik yang di gunakan harus di bayar mahal. Separuh dari tenaga dalam milik kedua peserta terkuras begitu saja.


Tidak ada aba-aba, Jombuere melesat dengan cepat dan mulai menyerang Itakashi dengan brutalnya. "Ini yang ku tunggu sedari tadi" Itakashi menahan serangan Jombuere sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


Pertarungan terus berlanjut sampai dengan dampak buruk. Para penonton hampir saja terkena serangan dari Jombuere dan Itakashi.


Ominous yang melihatnya langsung menyentuh tanah dan memejamkan mata, kubah transparan muncul. Di mana dalam kubah itu hanya dua orang saja (peserta).


"Bagus kubah sudah muncul" Jombuere tersenyum lalu melesat dengan cepat dan menyerang Itakashi dengan berbagai serangan yang sangat mematikan.


"Hanya ini kemampuan mu Jombuere" Itakashi dengan mudah menahan setiap serangan yang di berikan oleh Jombuere.


"Kau terlalu meremehkan ku Itakashi!" emosi Jombuere meledak-ledak. Ia mulai menjadi liar, serangan yang di keluarkan bukan tanggung-tanggung.


Serangan yang akan memakan banyak tenaga dalam di keluarkan oleh Jombuere. Ia mulai berdiri tenang, ia memejam-kan matanya.


Tenaga dalam yang di aliri berubah menjadi titik-titik angin.

__ADS_1


Mulut Jombuere komat-kamit membaca mantra yang entah apa itu. Siuran angin muncul secara tiba-tiba, tubuhnya yang hanya menggunakan jubah berubah menjadi baju besi yang sangat kuat.


Srak... Jombuere menghilang dari hadapan Itakashi dan muncul dari sisi kanan. Trang... Itakashi menahan serangan yang sangat dahsyat.


__ADS_2