Pangeran yang terbuang

Pangeran yang terbuang
Chapter 50


__ADS_3

Nian Wang bergerak dengan sangat lincah, dan sangat gesit. Pertarungan tangan kosong berlangsung lama, di antara keduanya belum ada yang menggunakan senjata, walaupun tadi ada sebentar.


Pertarungan tangan kosong menimbulkan ledakan berubah angin yang menciptakan getaran yang sangat hebat. Pertarungan yang tak terhentikan oleh siapa pun.


"Kau hebat juga Nian Wang" puji Ikanari. "Terima kasih, kau juga hebat Ikanari" balas Nian Wang yang masih terus bergerak cepat menyerang dan menahan setiap serangan yang di berikan oleh Ikanari.


Kelincahan kedua peserta meningkat seiringan dengan waktu. Kelincahan tangan, kaki dan sebagainya. Pengalihan mereka juga meningkat drastis.


Bruk.. Ikanari terkena pukulan. Tubuh kecilnya terlempar dan menghantam tiang yang menjulang tinggi.


Uhukk.. darah yang sangat kental keluar dari mulut Ikanari, wajahnya berubah menjadi pusat pasih. Tubuhnya sudah begitu lemah, senyuman yang sangat lirih ia tunjukan.


"Tuan Ominous aku menyerah" Ominous menatap dengan tidak percaya. "Baiklah untuk pertandingan kali ini di menangkan oleh Nian Wang" suara Ominous memenuhi tempat pertandingan.


Nian Wang tidak peduli dengan apa yang telah terjadi. Ia berjalan mendekati Ikanari, ia menjatuhkan bokongnya.

__ADS_1


Dua jari tangannya ia tempelkan di kening Ikanari. Tenaga dalam mulai mengalir dan masuk kedalam kepala Ikanari dan menjalar satu tubuh.


"Ayo bangkit, kau wanita yang sangat tangguh" setelah Nian Wang berdiri, Nian Wang menjulurkan tangannya untuk membantu Ikanari untuk berdiri.


"Terima kasih" Ikanari membalas uluran tangan Nian Wang. Mereka berdua berjalan bersama menuju tempat atau ruang tunggu untuk sementara.


"Baiklah untuk selanjutnya kita panggilkan Xio Light" Xio Light yang namanya di panggil langsung beranjak bangun dan berjalan menuju area pertandingan.


"Dan untuk lawannya Lereina" sosok wanita yang memiliki gelang hitam yang tersemat-kan di kedua tangan-nya. Wajahnya terlihat sangat sangar. Aura yang di keluarkan juga terasa aneh.


"Sepertinya lawan ku satu ini tangguh" gumam Xio Light. Keringat mulai bercucuran membasahi pelipis Xio Light, perasaan yang sangat aneh menyergap dirinya.


'Perasaan apa ini' Xio Light menyentuh dadanya lalu menatap Lereina, Lereina membalas tatapan Xio Light dengan lambaiam tangan. 'Seperti ada yang berbahaya pada dirinya' pikiran sama hati Xio Light kini bergaduh.


Perasaan ini terus memojokan dirinya. Dadanya seketika sakit, wajah Xio Light kian memucat. Bibirnya mulai kering.

__ADS_1


Bruk... belum apa-apa tubuh Xio Light ambruk. Semua penonton beserta pendiri benua Merah terkejut.


Ominous langsung bergerak cepat menuju Xio Light dan bertanya "apa yang terjadi?".


"Aku hanya tidak enak badan, tubuh ku sekita sakit semua" jawab Xio Light dengan suara yang sangat parau.


"Apa anda ingin melanjutkan pertandingan ini?" Xio Light hanya menggeleng.


"Apa anda mengaku menyerah" anggukan kepala Xio Light membuat Ominous menarik nafas dalam-dalam.


"Baiklah untuk peserta bernama Xio Light ia menyatakan menyerah. Jadi pertandingan ini di menangkan oleh Lereina" para penonton menepuk tangan.


Setelah membawa Xio Light ketempat pengobatan. Xio Fang lompat kearah area pertandingan dan berjalan mengikuti Xio Light.


Orang-orang memilih tidak memperdulikan sikap aneh Xio Fang. "Linke Sang ayo kita ikuti!" Linke Sang yang di ajak menggaguk dan ikut lompat kearea pertandingan.

__ADS_1


Nian Wang, Quen Yu, Lintian dan Seling yue merasa aneh apa yang terjadi. Tapi apa yang mereka lakukan. Mereka hanya duduk dan menunggu.


__ADS_2