Path To God

Path To God
Ch 108. Masa Lalu : Perpisahan


__ADS_3

Pak tua Yi membuat keputusan untuk membawa Cai'Zi sebagai muridnya.


"Baik, kau akan bertanya kepadanya. Kami tidak pernah melarang mereka memilih jalan yang ingin mereka tempuh. Tapi aku tidak mau jika kau memaksanya. Kau tau bagaimana sifatku pak tua, walaupun aku lumpuh, aku tidak takut denganmu." Ren Douzi mengeluarkan Killing Intent miliknya.


"Aku tidak akan memaksanya. Aku sangat menghormati ayahmu karena kami adalah kenalan lama," pak tua Yi berkata dengan santai.


Lalu Feng Xuer membawa Cai'Zi kembali menemui pak tua Yi.


"Apakah kamu ingin ikut denganku?" Tanya pak tua Yi kepada Cai'Zi.


Cai'Zi gugup dan melihat ayah dan ibunya yang tetap diam.


"Aku tidak ingin berpisah dengan kakak," Cai'Zi berterus terang.


Ren Douzi dan Feng Xuer sudah tau ini akan terjadi dan pak tua Yi juga sudah menyiapkan kata-kata licik.


"Kamu berkata sebelumnya kamu akan ikut jika ayah dan ibumu tidak keberatan ketika aku menyelamatkan kakakmu. Dan, aku akan memberi tau suatu fakta. Jika kamu ikut, suatu hari kamu akan bisa melindungi ayah, ibu dan kakakmu."


Mata Cai'Zi melebar seketika dan menatap ayah dan ibunya. "Apakah dia tidak berbohong ayah, ibu?"


Feng Xuer mengelus kepala Cai'Zi dan berkata, "ya, jika kamu ikut, kamu akan menjadi kuat dan mampu melindungi kakakmu." Feng Xuer tentu saja paham akan hal ini karena ini merupakan kesempatan besar juga buat Cai'Zi.


Di sana Cai'Zi akan mendapatkan perlakuan khusus karena menjadi murid Tetua Agung Heavenly Palace. Tidak ada yang di khawatirkan tentang keselamatan Cai'Zi.


"Apakah kakak tidak bisa ikut bersamaku?" Tanya Cai'Zi dan mulai meneteskan air matanya.


Ren Douzi berpikir keras apakah perlu mengirim Ren Yuu juga ke Heavenly Palace atau tidak.


Feng Xuer juga berpikir tentang itu tapi menolak karena mereka tidak ingin memaksa Ren Yuu menjalani kehidupan sebagai kultivator.


"Bagaimana jika begini? Kamu akan ikut denganku selama 10 tahun. 5 tahun kemudian kamu akan kembali ke rumah menemui kakakmu. Setelah 10 tahun, kamu akan memilih apakah kamu ingin bersama dengan keluargamu atau tidak." Pak tua Yi berkata selembut mungkin agar citranya menjadi Guru tidak hilang di mata Cai'Zi.

__ADS_1


"Benarkah? Lalu bagaimana jika kakak tidak setuju?" Tanya Cai'Zi karena takut Ren Yuu akan marah padanya.


Mereka bertiga tertegun karena tidak berpikir ke arah itu. Pak tua Yi merasa sakit kepala sekarang.


"Apakah aku harus membawa putra Ren Douzi juga ke Heavenly Palace?" Batin pak tua Yi.


Lalu pak tua Yi mendapatkan ide dan patut di coba. "Aku akan mengunci ingatan kakakmu sementara. Jika kalian bertemu, kamu bisa membuat dia ingat kembali padamu."


Cai'Zi terkejut mendengarnya dan merasa aneh sesaat. Tapi, setelah menyaksikan pak tua Yi melayang di udara dan membawa mereka dalam sekejap ke dekat rumah, Cai'Zi merasa itu mungkin.


"Apakah itu tidak apa-apa ibu?" Tanya Cai'Zi sambil melihat ke arah Feng Xuer yang masih diam.


"Ya, jika kamu tidak ingin kakakmu kesepian, kamu bisa melakukan itu. Ketika bertemu, kakakmu akan langsung mengenalimu hanya jika kamu membuka kunci ingatan tentangmu." Ucap Feng Xuer sambil mengelus kepala Cai'Zi.


Cai'Zi mengepalkan tangannya dengan erat dan bertanya lagi, "kamu tidak akan membuat kakak melupakan aku selamanya bukan?"


"Tidak," jawab pak tua Yi karena merasa itu tidak perlu.


"Baik. Aku akan ikut. Aku ingin melindungi kakak suatu hari nanti," Cai'Zi membulatkan tekadnya karena insiden sebelumnya.


Pak tua Yi tersenyum dan berkata, "baik, ayo kita mulai proses pembuatan segel ingatan."


Ren Douzi dan Feng Xuer hanya diam dan membawa pak tua Yi ke kamar Ren Yuu.


Pak tua Yi langsung membuat teknik untuk menyegel ingatan Ren Yuu tentang Cai'Zi. setelah selesai, pak tua Yi melihat ke arah Cai'Zi dan bertanya, "apa yang kamu inginkan sebagai kunci membuka ingatan kakakmu?"


Cai'Zi langsung menggenggam kalungnya dan melepas kalung pemberian Ren Yuu lalu menyerahkannya kepada pak tua Yi.


Pak tua Yi hanya mengangguk lalu memperkuat sedikit kalung itu agar tidak membusuk karena terkena energi mendalam serta menaruh segel terakhir di kalung. Ketika Ren Yuu melihat kalung, ingatan Ren Yuu tentang Cai'Zi akan terbuka secara otomatis.


Ketika selesai, pak tua Yi memberi kalung itu kepada Cai'Zi lagi dan Cai'Zi langsung memakainya karena kalung itu sangat penting baginya.

__ADS_1


"Jadi, kapan kita akan pergi?" Tanya pak tua Yi.


"Aku ingin bersama kakak malam ini, besok aku akan ikut denganmu." Cai'Zi langsung bergerak ke sebelah Ren Yuu lalu memeluknya dengan erat.


Tidak ada yang protes tentang itu dan meninggalkan Cai'Zi bersama Ren Yuu.


"Kakak, maafkan Zi kecil oke? Tapi Zi kecil akan mengunjungi kakak ketika waktunya tiba," Cai'Zi meneteskan air mata terus-menerus karena merasa enggan berpisah dengan kakaknya walaupun Cai'Zi ingin kuat agar bisa melindunginya.


Di ruang depan.


"Apakah kamu tidak ingin putramu berkultivasi?" Tanya pak tua Yi.


Ren Douzi dan Feng Xuer mendesah dan Ren Douzi hanya berkata, "aku tidak ingin putraku masuk kedalam dunia yang kejam yang bisa merenggut nyawanya kapan saja."


Pak tua Yi hanya diam dan berkata, "baiklah itu terserah padamu. Aku akan datang besok pagi."


Pak tua Yi menghilang dalam sekejap menyisakan Ren Douzi dan Feng Xuer yang hanya diam.


"Kita akan lihat ketika Yuu'er berumur lebih dari 12 tahun dan melihat apakah dia ingin berkultivasi atau tidak." Ren Douzi berjalan ke arah kamar dan di ikuti Feng Xuer yang hanya mengangguk.


Keesokan harinya pak tua Yi datang menjemput Cai'Zi. Cai'Zi menangis memeluk Ren Yuu yang masih tidak sadar karena mungkin dua atau tiga hari lagi baru Ren Yuu sadar.


Lalu Cai'Zi juga memeluk ayah dan ibunya.


"Berlatihlah dengan giat Cai'Zi. Agar suatu hari nanti kamu bisa melindungi kakakmu," Feng Xuer memeluk Cai'Zi dengan erat karena sangat menyayanginya juga.


"Baik bu," Cai'Zi terisak dan merasa enggan berpisah dengan keluarganya. Tapi Cai'Zi ingin menjadi kuat karena ingin melindungi kakaknya.


Alasan Ren Douzi dan Feng Xuer mengijinkan Cai'Zi pergi karena mereka tau cepat atau lambat mereka akan di buru. Dengan Cai'Zi sebagai murid Tetua Agung Heavenly Palace, Cai'Zi akan aman dan Cai'Zi bisa melindungi Ren Yuu jika Ren Yuu tidak ingin berkultivasi ketika mencapai umur 12-13 tahun.


Usia berkultivasi biasanya adalah mulai 10 tahun dan lebih banyak di usia 11-12 tahun. Sebelum itu, mereka akan membuat fondasi di umur yang muda agar kecepatan kultivasi mereka sangat bagus ketika memulai. Itulah sebabnya Ren Douzi dan Feng Xuer belum mengatakan tentang kultivasi kepada Ren Yuu.

__ADS_1


Lalu pak tua Yi membawa Cai'Zi yang menangis keras karena berpisah dengan keluarganya.


Ren Douzi dan Feng Xuer hanya diam karena waktu lima tahun tidak lama bagi mereka karena mereka sudah mencapai kekuatan Nascent Soul sebelumnya dan memiliki umur yang panjang walaupun sekarang mereka sudah lumpuh.


__ADS_2