Path To God

Path To God
Ch 225. Identitas Sejati Feng Xian'er


__ADS_3

Aula Utama clan Feng


Setelah Tetua Agung clan Feng mengatakan itu, pandangan beberapa Tetua jatuh pada Ren Yuu. Itu adalah tatapan tidak senang dengan apa yang Ren Yuu lakukan.


Sebelum Tetua Agung melanjutkan pembicaraan, salah satu Tetua membuka suara.


"Maaf menyela Tetua Agung. Dari berita yang kami dengar, ada dua individu lagi yang ikut membantu Feng Yuu membunuh sesama anggota clan. Dan salah satunya adalah Feng Xian'er." Tetua itu berkata dengan nada agak keras sekaligus melirik dua individu yang berada di sebelah Patriak clan Feng.


Semua tatapan Tetua tertuju juga pada dua individu di sebelah Patriak clan Feng karena tatapan Tetua yang berbicara tersebut.


Ren Yuu mengerut melihat semua reaksi mereka. Tatapannya juga jatuh pada dua individu itu. Ia sudah membuat spekulasi tentang identitas mereka berdua. Tapi ia tetap menunggu untuk mengkonfirmasi dari perbincangan para Tetua.


Patriak clan Feng memasang wajah gelap mendengar itu. Sementara dua individu tersebut memasang wajah marah.


Tetua Agung clan Feng juga melirik kedua individu itu dengan tatapan tidak puas.


"Lalu, di mana Feng Xian'er saat ini?" Tanya Tetua itu lagi dengan nada sedikit ketidakpuasan.


"Feng Xian'er menghilang begitu saja saat Festival Parade 100.000 Api telah selesai." Jawab Patriak clan Feng.


Beberapa Tetua bingung dengan percakapan tiba-tiba. Tetua yang berbicara pertama adalah Tetua yang mengurus Kolam Jiwa. Sudah di pastikan bahwa dia tau identitas sejati dari Feng Xian'er.


Tetua yang mengurus Kolam Jiwa mengerut mendengarnya. "Apa kejadian ini tidak seperti terakhir kali?" Tanya Tetua itu dengan sedikit kerutan di dahinya.


Semua Tetua saling berbisik di sana sini karena ingin tau apa maksud dari perkataan Tetua pengurus Kolam Jiwa.


Patriak clan Feng marah mendengarnya.

__ADS_1


"Ini tidak ada hubungannya dengan yang terakhir kali, Tetua Chen!" Jawab Patriak clan Feng dengan nada marah.


Feng Chen tidak takut sama sekali dengan amarah Patriak clan Feng dan terus melanjutkan.


"Walaupun begitu, setiap bagian dari keturunan putrimu selalu membuat masalah. Itulah sebabnya aku tidak setuju dengan putrimu ketika membagi dua jiwa pembuat masalah nomor satu, Feng Xuer!" Nada Feng Chen agak tinggi sedikit karena merasa tidak puas dengan Feng Xuer dan kini, bagian lain dari jiwanya Feng Xian'er juga membuat masalah.


Ren Yuu tercengang mendengarnya. Tubuhnya bergetar sedikit mendengar itu.


"Apa maksudnya ini membagi jiwa ibuku menjadi dua?" Batin Ren Yuu. Amarahnya memuncak sekali lagi tapi reda karena mendengar transimisi suara Feng Yin.


"Tenang nak!"


Ren Yuu menarik nafas perlahan untuk menenangkan diri. Setelah tenang, ia mencoba menyimak semua percakapan mereka.


Feng Yin juga tidak menduga bahwa clan Feng memiliki cara membagi jiwa menjadi dua. Ia juga tidak pernah mendengar tentang itu. Begitu juga dengan semua Tetua yang lain.


Wanita yang menjadi putri Patriak memasang wajah marah mendengarnya.


"Tutup mulutmu, Tetua Chen!" Wanita itu mengeluarkan aura menindas yang sangat kuat karena sangat marah.


"Hentikan Jiu Er!" Perintah Patriak clan Feng yang membuat wanita yang bernama Feng Jiu Er tersadar dan menarik auranya.


Feng Jiu Er menatap Patriak clan Feng dengan tatapan kebencian yang sangat besar. Sementara satu individu lagi di sebelah Patriak clan Feng hanya mendesah karena tidak tau harus berbuat apa lagi.


"Apa maksudmu membagi jiwa menjadi dua, Tetua Chen?" Tanya Feng Li sambil melirik Feng Jiu Er sekilas dengan tatapan menghina.


Mendengar pertanyaan Feng Li, Feng Chen langsung menjawab. "Sewaktu Feng Xuer terbunuh dan kembali ke clan Feng, aku awalnya tidak setuju untuk menghidupkannya kembali. Tapi, Feng Jiu Er dan Feng Luo merebut jiwa Feng Xuer dari Kolam Jiwa karena aku tidak setuju dengan penghidupan kembali Feng Xuer. Setelah itu, mereka melakukan teknik terlarang yang sudah hilang dari clan Feng."

__ADS_1


"Mereka membagi dua jiwa Feng Xuer. Salah satu jiwa tetap mewarisi semua ingatannya dan satu jiwa lagi tidak memiliki ingatan apa-apa. Mereka berdua sengaja melakukan itu agar Feng Xuer dan Feng Xian'er tidak di kenali oleh siapapun di clan Feng. Sayangnya aku tau dengan pasti siapa Feng Xuer karena aku adalah orang yang mengurus Kolam Jiwa. Itulah sebabnya aku langsung memberi tahu tentang kembalinya si pembuat onar ke dalam clan."


"Tapi, aku tidak menemukan keberadaan Feng Xian'er saat itu walaupun aku tau Feng Jiu Er membagi dua jiwa Feng Xuer. Saat aku menemukan keberadaan Feng Xian'er, Feng Xian'er sudah ada di tangan Patriak serta Tetua Agung. Mereka menyuruh aku merahasiakan ini karena Feng Xian'er tidak memiliki ingatan apa-apa dengan catatan bahwa Feng Xian'er akan di anggap sebagai anak yatim piatu dari clan Feng."


"Tapi, walaupun dia tidak memiliki ingatan, sifatnya tidak akan jauh berbeda dari Feng Xuer. Itu terlihat hanya karena insiden ini. Tidak lama lagi, dia akan melakukan hal yang sama dengan Feng Xuer!" Feng Chen menjelaskan semua apa yang di ketahuinya dan ingin membuat penangkal agar kejadian yang sama tidak terulang kembali.


Ren Yuu menatap Feng Chen sekilas dengan tatapan membunuh setelah mengetahui semuanya. Ia merasa lega karena menyembunyikan ibunya di Dimensional Life miliknya.


Ren Yuu juga tau bahwa Feng Jiu Er dan Feng Luo yang menjadi kakek dan neneknya pasti membela ibunya sampai-sampai melakukan hal itu dan dari tatapan Feng Jiu Er, sudah di pastikan bahwa ia sangat membenci clan Feng juga.


"Kejadian yang sama? Bukankah kalian semua yang memaksa putriku untuk menikah?!" Teriak Feng Jiu Er sekeras mungkin. Kali ini aura yang keluar bahkan lebih kuat dari sebelumnya.


"Alam Asal, Receival Early!" Batin Feng Yin setelah merasakan kekuatan Feng Jiu Er.


Setelah Immortal Ascension, ada tingkatan yang harus di tembus untuk menuju Alam Ilahi. Itu adalah Alam Asal. Alam Asal di bagi menjadi tiga, yaitu, Receival, Returnance, Reciprocity. Tiga tingkatan tersebut dibagi menjadi Early, Mid, Late.


Tetua Agung clan Feng mengerut melihat tingkatan kekuatan Feng Jiu Er. Ia tidak menyangka Feng Jiu Er akan memasuki ranah Alam Asal.


Feng Chen berkeringat merasakan aura menindas dari Feng Jiu Er. Jika dia terus berbicara, sudah dipastikan bahwa ia akan tewas di tempat.


"Hentikan Jiu Er!" Teriak Patriak clan Feng.


Feng Jiu Er menatap Patriak clan Feng dengan tatapan maut seolah-olah mereka tidak memiliki hubungan sama sekali.


Feng Jiu Er sangat membenci Patriak clan Feng yang menjadi ayahnya karena memaksa Feng Xuer menikah. Setelah itu, Patriak clan Feng juga mencabut Bloodline Feng Xuer lalu membuangnya entah di mana. Lalu setelah itu Patriak clan Feng juga memenjarakan Feng Xuer lalu membuangnya lagi ke Blood Prison.


Hal itu membuat Feng Jiu Er tidak pernah memaafkan Patriak clan Feng sampai kapanpun.

__ADS_1


Di sisi lain, Ren Yuu menatap neneknya dengan tatapan rumit. Itu sama persis seperti ia menatap kakeknya Ren Doushi yang selalu berusaha yang terbaik untuk keluarganya.


__ADS_2