Path To God

Path To God
Ch 109. Pertemuan Kembali


__ADS_3

Hari-hari berlalu cepat. Ren Yuu tidak mengingat sama sekali tentang Cai'Zi walaupun merasa ada yang kurang.


Ren Douzi mulai melatih Ren Yuu sedikit mengenai tentang fondasi tapi tidak menceritakan tentang kultivasi.


Ren Yuu hanya menurut walaupun tidak tau apa fungsi dari melatih sesuatu yang di sebut ayahnya sebagai fondasi.


Time Skip 5 tahun


Setelah itu, 5 tahun lebih telah berlalu. Ren Yuu saat ini hampir berusia 13 tahun dan Cai'Zi berumur 12 tahun setengah.


Hari ini Cai'Zi kembali ke kota Baisha untuk menemui keluarganya.


Ketika sudah sampai, Cai'Zi langsung menerobos ke dalam rumah lalu menemukan ayah dan ibunya yang sedang meminum teh.


"Ayah... Ibu..." Cai'Zi langsung melompat ke pelukan Feng Xuer yang terkejut dengan kedatangan seseorang.


"Cai'Zi..." Feng Xuer langsung memeluk Cai'Zi yang sudah terlihat dewasa dan menjadi sangat cantik.


"Aku sangat rindu ibu," bisik Cai'Zi dengan mata berkaca-kaca menahan perasaan rindu kepada keluarganya.


"Ibu juga sangat merindukanmu. Kamu sudah menjadi gadis yang cantik Cai'Zi..." Feng Xuer mengelus kepala Cai'Zi yang memiliki rambut panjang seperti air terjun tinta.


Lalu setelah pelukan lepas, Cai'Zi langsung memeluk Ren Douzi juga.


"Bagaimana kabarmu ayah?" Tanya Cai'Zi sambil memeluk Ren Douzi dengan erat.


"Baik... Ayah tidak mengira gadis yang pergi akan kembali lagi," Ren Douzi menggoda Cai'Zi yang membuat Cai'Zi cemberut.


"Di mana kakak?" Tanya Cai'Zi bersemangat karena sangat merindukan orang yang paling berharga dalam hidupnya.


"Kakakmu sedang bermain dengan Mei," ucap Feng Xuer.


"Mei? Oh... Orang itu. Baiklah kalau begitu. Aku akan menunggu kakak kembali."

__ADS_1


"Ibu... Hehehe..." Cai'Zi tertawa sambil memegang perutnya karena merasa malu tidak berubah sedikitpun.


Feng Xuer hanya tersenyum dan langsung memasak makanan yang banyak.


"Apa kamu sudah memulai kultivasi, Cai'Zi?" Tanya Ren Douzi.


"Ya ayah, aku baru mulai satu bulan lalu karena Guru mengatakan tidak boleh terburu-buru dalam memulai kultivasi," jawab Cai'Zi sambil tersenyum.


"Bagus jika pak tua itu sadar. Jika menjadi Tetua Agung dia tidak memiliki pengetahuan, lebih baik mundur menjadi muridnya," ucap Ren Douzi sambil tersenyum kecil.


Cai'Zi terkikik mendengar perkataan Ren Douzi. Lalu makanan siap dan Cai'Zi langsung menyantap makanan di depannya karena sangat merindukan masakan Feng Xuer.


Tidak sampai setengah hari setelah Cai'Zi pulang, Ren Yuu kembali ke rumah dengan memar di seluruh tubuh karena baru saja selesai berkelahi.


"Yuu'er, apa kamu berkelahi lagi?" Tanya Feng Xuer sambil mendesah dan mulai mengobati Ren Yuu.


Ren Douzi hanya diam karena merasa itu biasa asal jangan sampai tewas.


Ren Yuu tidak menjawab dan melihat ke arah Cai'Zi dan merasa akrab dengannya.


Ren Yuu terkejut ada ingatan aneh masuk ke kepalanya. Pak tua Yi juga membuat ingatan tambahan tentang Cai'Zi pamit pergi bersama kakeknya yang baru saja di temukan dan berjanji akan pulang setelah 5 tahun agar Ren Yuu tidak membenci Cai'Zi ketika bertemu lagi.


"Zi kecil!!" Seru Ren Yuu dan langsung melompat ke arah Cai'Zi lalu memeluknya.


"Aku sangat merindukanmu kakak..." Cai'Zi memeluk Ren Yuu dengan erat. Lalu reuni dengan nuansa lama tidak bertemu terjadi.


Cai'Zi tinggal selama setengah bulan sebelum pak tua Yi menjemput Cai'Zi lagi. Ketika itu terjadi, pak tua Yi mengunci ingatan Ren Yuu lagi tentang Cai'Zi.


Lalu, dua bulan kemudian tragedi terjadi. Ketika Ren Yuu berumur 13 tahun, Ren Douzi dan Feng Xuer yang tidak memiliki kekuatan di bunuh oleh orang suruhan dari keluarga Black Hand untuk mencari peninggalan clan Ren yang tersisa. Ren Yuu tidak sempat memulai kultivasi di usianya.


Cai'Zi tidak mengetahui hal itu dalam waktu hampir 1 tahun. Ketika berita itu sampai ke Cai'Zi, Cai'Zi berubah menjadi dingin seperti es.


Cai'Zi berlatih seperti orang gila karena berniat balas dendam. Pak tua Yi mendesah melihat sifat Cai'Zi yang berubah terbalik sepenuhnya.

__ADS_1


Lalu pak tua Yi mengirim seseorang untuk memantau Ren Yuu dari waktu ke waktu. Jika Ren Yuu tidak dalam bahaya, jangan ganggu kehidupan Ren Yuu.


Pak tua Yi tidak tau apa yang akan terjadi jika Ren Yuu mati.


Ketika Ren Yuu berusia 15 tahun, Cai'Zi datang ke rumah lamanya untuk menjenguk kakaknya tapi Cai'Zi tidak berani membuka ingatan Ren Yuu karena takut Ren Yuu akan membencinya karena tidak ada di saat mereka kehilangan ayah dan ibunya.


Cai'Zi hanya menemani Ren Yuu tidur setiap hari tanpa di sadari oleh Ren Yuu. Setelah seminggu, Cai'Zi pergi lagi untuk berkultivasi agar balas dendamnya tercapai.


Hari-hari terus berlalu. Lalu kabar tentang pewaris clan Ren yang bernama Ren Yuu tersebar luas yang membuat Cai'Zi ingin memusnahkan orang yang mengganggu Ren Yuu.


Ketika masuk ke dalam dimensi kecil, Cai'Zi terus mencari Ren Yuu dari waktu ke waktu. Tapi, dimensi baru sangat luas dan akan sulit menemukan Ren Yuu.


Cai'Zi tau bahwa Ren Yuu baru saja berkultivasi dan berniat melindungi Ren Yuu jika dalam bahaya.


Beberapa kali Cai'Zi mendengar tentang Ren Yuu dari orang-orang dan beberapa kali Cai'Zi membunuh orang yang berniat merampas warisan Ren Yuu di tengah jalan.


Terutama ketika Ren Yuu bertemu dengan murid sekte Pengadilan Surgawi dan sekte Sword Heaven. Cai'Zi akan membantai mereka semua tanpa pandang bulu.


Lebih dari ratusan murid sekte Pengadilan Surgawi dan sekte Sword Heaven yang di bantai di tengah jalan oleh Cai'Zi.


Mau berapapun jumlah mereka, Cai'Zi tidak akan berhenti sama sekali sampai semua murid kedua sekte itu lenyap dari dimensi kecil.


Ini adalah permulaan dari balas dendam Cai'Zi. Sebelumnya, Gurunya melarangnya sebelum Cai'Zi mencapai kekuatan tertentu.


Beberapa kali Cai'Zi di keroyok oleh puluhan kultivator tapi berakhir dengan kemenangan Cai'Zi walaupun dia terluka juga.


Setelah sebulan mencari Ren Yuu, Cai'Zi pergi ke reruntuhan sekte Elkaric Rune dan di ikuti oleh dua orang murid dari Dragon Sect. Salah satu dari mereka sangat mendambakan Cai'Zi. Itulah sebabnya dia terus mengikuti Cai'Zi dan orang itu adalah Ma Hun. Putra dari Tetua Dragon Sect dan memiliki perselisihan dengan clan Ye yang merupakan salah satu Tetua di Dragon Sect juga.


Ketika memasuki gua, Cai'Zi merasa mengenal orang yang membuka gua sebelumnya dan ikut masuk ke dalam.


Itu di sebabkan oleh Ren Yuu sudah berubah banyak setelah memulai kultivasi. Wajah dan tubuh Ren Yuu berubah drastis dan Cai'Zi hampir tidak mengenalinya tapi masih merasa ragu dan akhirnya ikut masuk ke dalam gua.


Ketika kembar Chu berteriak Ren Yuu, Cai'Zi bergetar keras di tubuhnya dan ingin menangis tapi tetap menahan air matanya.

__ADS_1


"Aku akhirnya menemukanmu, Kakak."


__ADS_2