Path To God

Path To God
Ch 226. Hukuman


__ADS_3

Aula Utama clan Feng


Suasana menjadi tegang karena letusan aura mengerikan dari Feng Jiu Er yang memiliki kultivasi Receival Early.


"Kalian semua yang memaksa putriku menikah. Dari awal putriku tidak pernah setuju. Bukankah hal wajar baginya untuk menentukan jalan hidupnya?!"


Feng Jiu Er menatap Feng Chen dengan tatapan membunuh sambil berkata. "Coba bicara sedikit lagi! Aku tidak akan mempertimbangkan statusmu sebagai Tetua! Kau akan tau apa artinya neraka dalam hidup!"


"Cukup!" Teriak Tetua Agung clan Feng sambil mengeluarkan aura menindas yang sangat besar.


Feng Jiu Er tidak mau mengalah dan mengeluarkan seluruh energi mendalamnya. Pengadilan berubah menjadi pertikaian untuk membahas masalah yang sudah lama terjadi.


Semua Tetua berkeringat merasakan aura Tetua Agung clan Feng kecuali untuk Patriak, Feng Yin dan Feng Luo.


Drrrrrttttt!


Aula Utama clan Feng bergoncang hebat dan retakan terjadi di mana-mana akibat bentrokan dua energi kultivator Alam Asal.


"Hentikan sampai di sini. Jika kalian bertarung, clan Feng akan mengalami kerusakan!" Patriak clan Feng mencoba menenangkan mereka berdua karena tau bahwa Feng Luo akan membantu Feng Jiu Er jika bertarung. Walaupun ia saat ini berada di posisi membela Tetua Agung, ia masih tetap memikirkan dampak yang akan terjadi.


Tetua Agung dan Feng Jiu Er menarik aura mereka berdua dan saling melotot ke arah lawannya.


"Saat ini kita sedang dalam pembicaraan tentang hukuman. Dan Tetua Chen, lebih baik kau menyimpan perkataanmu di pertemuan berikutnya karena sekarang bukan saat yang tepat." Patriak melihat ke arah Feng Chen yang merasa tidak puas sedikitpun dengan perkataannya.


Tetua Agung clan Feng mengangguk mendengar itu karena bukan saatnya membahas masalah yang telah lama terjadi.

__ADS_1


"Baik! Pertama aku akan memberi hukuman kepada Feng Wu dan Feng Shui yaitu di penjara di clan Feng selama 1 tahun. Karena, itu juga merupakan pembelaan bagi mereka karena Feng Hu saat itu di kendalikan oleh Bloody Mist Sword milik Blood Sword Sect."


"Apa ada yang keberatan?" Tanya Tetua Agung dengan sedikit nada kemarahan karena yang tewas adalah cucunya.


Semua Tetua berdiskusi sejenak. Setelah kurang dari 2 menit, mereka semua mengangguk setuju karena itu adalah hukuman yang lumayan berat untuk membela diri sendiri.


"Dan untuk Feng Xian'er..." Kata-kata Tetua Agung berhenti lalu melihat ke arah Patriak.


Patriak clan Feng mengangguk pelan melihat tatapan Tetua Agung. Ia kemudian membuka suara. "Karena Feng Xian'er juga telah membuat masalah sama seperti bagian dirinya yang lain, dengan ini aku menyatakan bahwa Feng Xian'er akan menjadi buronan. Sebab, sejak awal dia seharusnya di buang juga ke dalam Blood Prison. Karena tidak memiliki ingatan apa-apa, kami memberi sedikit keringanan sebelumnya. Tapi sekarang sudah berbeda. Keringanan untuknya tidak akan ada lagi. Feng Xian'er akan di beri harga buronan 70 Crystal Roh. Jika dia di tangkap, lempar dia ke dalam Blood Prison!"


Feng Jiu Er dan Feng Luo semakin marah mendengar keputusan itu. Mereka berdua melihat semua reaksi Tetua yang sedang berdiskusi.


Tidak lama kemudian, semua Tetua mengambil keputusan dan setuju dengan pengaturan yang di buat oleh Patriak dan Tetua Agung clan Feng.


"Aku tidak setuju!" Feng Jiu Er membantah keputusan final yang di keluarkan.


Feng Jiu Er yang marah ingin pergi dari Aula Utama itu tapi terhenti ketika mendengar transmisi suara yang membuatnya bergetar tidak terkendali.


"Aku akan membawa ibu kembali dari Blood Prison!" Ren Yuu mengirim transmisi suara kepada Feng Jiu Er. Ia sama sekali tidak takut mengirim transmisi suara karena tidak akan ada yang bisa mendeteksinya dengan kekuatan jiwanya yang sudah sangat kuat.


Feng Jiu Er menatap arah transmisi suara tersebut. Tatapannya jatuh pada Ren Yuu yang terlihat biasa saja sepanjang waktu.


Ia ingin mengirim transmisi suara kembali tapi di tahan oleh Ren Yuu.


"Hentikan itu. Jika kamu melakukan itu, mereka akan mendeteksi energi spiritual milikmu, nenek. Tapi itu tidak akan berlaku padaku. Dengar, aku sengaja menyerahkan diri untuk pergi ke dalam Blood Prison untuk membawa ibu kembali. Setengah bagian dari ibu sedang berada di tempat yang aman dan tidak akan ada yang bisa menemukannya." Ren Yuu mengirim transmisi suara kembali kepada Feng Jiu Er.

__ADS_1


Feng Jiu Er bergetar karena Ren Yuu memanggilnya nenek. Ia ingin membantah karena tau tidak akan mudah untuk menerobos Blood Prison.


"Aku akan mencari cara untuk keluar dari sana. Minta bantuan kepada Feng Yin untuk melakukan sesuatu untuk membantuku dan ibu keluar dari Blood Prison. Kami telah membuat kesepakatan sebelumnya. Feng Yin adalah orang yang paling berbahaya di clan Feng karena aku merasa kekuatannya paling kecil setara dengan Tetua Agung."


Feng Jiu Er tidak tau harus berkata apa lalu menarik nafas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Ia melirik sekilas ke arah Feng Yin.


Feng Yin merasakan tatapan itu hanya tersenyum kecil. Ia merasakan sedikit energi spiritual Ren Yuu di kirim ke arah Feng Jiu Er.


Melihat senyum kecil Feng Yin, Feng Jiu Er semakin yakin dengan perkataan Ren Yuu.


Feng Jiu Er menatap Ren Yuu dengan tatapan tidak percaya. Ia tau bahwa Feng Xuer memiliki seorang putra dari ingatannya. Tapi, dalam ingatan itu, putra Feng Xuer tidak pernah berkultivasi. Ia tidak menyangka Ren Yuu akan sampai ke clan Feng juga.


Ia teringat tentang rumor yang beredar tentang kutukan yang di tanam oleh Patriak yang di buka oleh seseorang yang sangat kuat. Ia sudah membuat spekulasi bahwa Ren Yuu di dukung oleh seseorang.


Tapi Feng Jiu Er ingin mengkonfirmasi sekali lagi tentang nama Ren Yuu karena tidak ada clan dengan nama Ren di Vermilion Bird Continent. Jika Ren Yuu mengatakan namanya, ia akan percaya sepenuhnya.


Setelah diskusi panjang yang hanya di abaikan oleh Ren Yuu dan juga perdebatan panjang serta saran dari beberapa Tetua termasuk Feng Yin, mereka semua akhirnya mengambil keputusan final tentang hukuman yang akan di terima oleh Ren Yuu.


Karena banyaknya Tetua yang tidak suka dengan Ren Yuu dan dengan kebencian Tetua Agung clan Feng terhadapnya, keputusan final tersebut di umumkan.


"Karena perbuatan yang di lakukan oleh Feng Yuu, hukuman yang di berikan kepadanya adalah di lempar ke dalam Blood Prison!" Tetua Agung berkata dengan sedikit kebencian terlihat di matanya ke arah Ren Yuu.


Ia ingin membunuh Ren Yuu saat ini juga tapi ia ingin menyiksanya yaitu dengan melemparnya ke dalam Blood Prison untuk menghabiskan sisa hidupnya di tempat yang sangat sulit bahkan untuk hidup.


"Seret dia ke Blood Prison!" Perintah Patriak clan Feng juga yang membuat Feng Jiu Er semakin membencinya.

__ADS_1


Ren Yuu di tarik keluar sambil melirik mereka semua dengan tatapan membunuh karena ia sudah memutuskan untuk menghancurkan clan Feng suatu hari nanti.


Ren Yuu melihat Feng Jiu Er sekilas dengan senyum kecil sambil mengirim transmisi suara, "aku akan pergi. Ingat nenek, minta bantuan kepada Feng Yin. Dan satu hal lagi, nama yang di beri ibu kepadaku bukan Feng Yuu. Tapi, Ren Yuu!"


__ADS_2