
Ren Yuu perlahan masuk ke dalam bangunan kuno milik clan Feng.
Ketika dia melewati pintu, tidak sampai 1 menit pintu perlahan tertutup. Walaupun pintu tertutup, ruangan di dalam sama sekali tidak gelap.
Di dalam ruangan raksasa itu, ada sebuah pintu besar aneh dengan desain yang sedikit mirip dengan desain di Guci yang di perlihatkan oleh Feng Yin sebelumnya.
Ren Yuu perlahan berjalan ke arah depan pintu itu. Ketika mencapai depan pintu, aura aneh merembes keluar dari pintu yang membuat kulitnya terasa seperti sedang di belai oleh sesuatu yang aneh.
Ren Yuu duduk bersila di depan pintu untuk bermeditasi karena pintu tidak akan lama lagi terbuka. Anggota clan Feng memiliki cara sendiri mengetahui kapan pintu akan terbuka.
Tidak sampai 5 jam, pintu bergetar pelan karena menandakan pintu itu akan terbuka. Ren Yuu membuka matanya lalu berdiri sambil terus menatap ke arah pintu.
Ren Yuu merasakan keakraban aura yang terpancar dari pintu masuk Kuil Jiwa.
Setelah berpikir keras, Ren Yuu mengerti apa sebenarnya yang membuat Feng Yin tidak bisa mengklaim Kuil Jiwa. Itu karena Kuil Jiwa adalah Artefak Ilahi walaupun kelasnya jauh lebih rendah dari pada Moon Divine Palace milik Gurunya.
Ren Yuu tidak akan salah merasakan energi Ilahi yang terpancar dari pintu itu.
"Aku tidak menyangka ini akan menjadi Artefak Ilahi. Suatu hari aku akan mengambil Artefak ini ketika mencapai Tier Ilahi jika memungkinkan." Gumam Ren Yuu sambil tersenyum kecil.
Drrrrrttttt
Pintu perlahan terbuka lebar. Ketika pintu masuk Kuil Jiwa terbuka, Ren Yuu langsung berjalan ke dalam.
Ketika melewati pintu, Ren Yuu tiba di sebuah hutan yang sangat dingin. Itu mengandung energi Yin yang sangat padat.
Pintu di belakang Ren Yuu perlahan tertutup karena seseorang baru saja melewatinya. Alasan mengapa hanya satu orang yang di ijinkan untuk memasuki Kuil Jiwa karena pernah terjadi insiden aneh.
Dahulu clan Feng mengirim lima orang sekaligus ke dalam Kuil Jiwa. Empat orang diantaranya langsung mati karena jiwa mereka di hancurkan oleh sesuatu.
Semenjak itu, clan Feng hanya mengirim satu orang saja sesuai instruksi yang di catat oleh sejarah clan mereka.
Drrrrrttttt.... Bom!
Pintu tertutup sepenuhnya menyisakan Ren Yuu seorang diri di dalam hutan. Ia langsung terbang ke arah atas untuk memperhatikan daerah di dalam Kuil Jiwa.
__ADS_1
Di kejauhan, terlihat ada bangunan tinggi berwarna putih pucat. Ada juga beberapa daerah aneh di dalam kuil Jiwa.
Di sebelah kiri, Ren Yuu melihat di kejauhan ada sungai raksasa yang mengerikan. Sungai yang mengalir itu tidak mengaliri air tapi cairan aneh yang membuatnya merinding. Karena, di dalam sungai itu banyak jiwa-jiwa yang tidak memiliki akal berenang kesana kemari.
Sungai itu terbentang ke arah kanannya membelah hutan menjadi dua. Dan di sebelah kanannya, ada danau besar yang juga berisi banyak jiwa-jiwa seperti di dalam sungai.
"Sungai apa itu?" Batin Ren Yuu. Ia menyampingkannya saat ini lalu bergerak ke arah bangunan tinggi di tengah hutan.
Dari yang tercatat di buku tentang clan Feng, semua anggota clan yang tidak di hidupkan di Kolam Jiwa berakhir di sini. Ada satu Kolam Jiwa yang terhubung ke sungai itu entah bagaimana caranya.
Ren Yuu sudah membaca tentang itu sebelumnya dan merasa heran bahwa Artefak ini terhubung dengan salah satu Kolam Jiwa.
Dari catatan clan Feng juga di sebutkan bahwa clan Feng adalah salah satu clan pertama di dunia ini yang berarti, clan Feng sudah ada sejak zaman kultivator pertama kali ada di dunia ini.
Menyebutnya sebagai clan purba tidak akan salah.
Itulah sebabnya Moon Sovereign juga tidak tau mengapa Bloodline clan Feng sangat spesial bahkan jika di bandingkan dengan clan di Alam Ilahi. Itu pasti terkait erat dengan kultivator pertama yang ada di dunia ini.
Walaupun kultivator zaman dulu terlihat barbar, mereka bahkan mampu membentuk sesuatu yang tidak bisa di ciptakan oleh kultivator zaman sekarang. Contohnya adalah gunung aneh di pulau Kematian sebelumnya.
Ren Yuu juga sudah membuat spekulasi bahwa Kuil Jiwa adalah Artefak Ilahi yang tidak sempurna karena mungkin termasuk Artefak pertama yang di ciptakan.
Setelah lama bergerak, Ren Yuu tiba di persimpangan sungai yang memisahkan hutan menjadi dua bagian.
Di sana juga ada jembatan yang di buat untuk melewati sungai walaupun tidak akan di pakai karena kultivator akan terbang melewati sungai.
Tapi, ketika Ren Yuu ingin melewati sungai, jiwa-jiwa di dalam sungai berhamburan keluar menyerbu ke arahnya.
"Kya! Kya! Kya! Kya! Kya! Kya!" Suara teriakan jiwa-jiwa itu terdengar keras yang membuat jantung Ren Yuu seakan copot.
"Sial!" Ren Yuu terkejut dengan peristiwa mendadak lalu langsung mundur menjauh dari sungai.
Ketika Ren Yuu menjauh, jiwa-jiwa itu perlahan kembali ke sungai.
"Apa-apaan ini?" Ren Yuu mengerut sejenak lalu melihat ke arah jembatan.
__ADS_1
"Sepertinya itu bukan hanya pajangan." Desah Ren Yuu lalu turun dari langit. Ia kemudian berjalan ke arah jembatan.
Ketika masuk ke dalam jembatan, jiwa-jiwa itu hiruk-pikuk lagi tapi tidak bisa mencapai jembatan karena ada aura aneh yang melapisinya.
"Cih. Kenapa aku malah ketakutan seperti wanita sebelumnya?" Gumam Ren Yuu sambil terus berjalan melewati jembatan.
Ren Yuu langsung bergerak cepat karena tidak mau membuang waktu.
Tidak sampai 1 jam, ia melewati jembatan dengan suara teriakan jiwa-jiwa yang terus terdengar setiap saat karena merasakan kehadiran Ren Yuu.
"Jiwa-jiwa itu sungguh berbahaya." Batin Ren Yuu sambil pergi meninggalkannya. Ketika sudah lumayan jauh dengan sungai, ia langsung terbang ke arah bangunan di tengah hutan.
Tidak sampai setengah hari ia tiba di depan bangunan putih yang sangat tinggi.
"Di katakan bahwa tempat ini adalah tempat untuk menaikkan level jiwa seseorang ke batasnya. Individu yang membuat tempat ini memang sangat menakjubkan." Gumam Ren Yuu sambil perlahan bergerak masuk ke dalam bangunan.
Bangunan itu memiliki pintu yang terbuka setiap saat karena mungkin memang sudah di buat seperti itu.
Ketika masuk, Ren Yuu melihat sekeliling karena hanya ada ruangan raksasa yang kosong.
Lalu Ren Yuu langsung naik perlahan ke arah lantai berikutnya karena dari luar terlihat bahwa bangunan ini memiliki dua belas lantai.
Ketika mencapai lantai kedua, Ren Yuu melihat tidak ada tangga tapi ada pintu masuk. Ia sudah menduga itu adalah pintu menuju ke lantai ketiga.
Di lantai kedua, banyak gambar-gambar yang di pahat di dinding.
Ren Yuu perlahan berjalan ke arah dinding untuk melihat gambar apa saja yang ada di sana.
Ketika melihatnya, Ren Yuu sedikit kecewa karena itu hanya gambar manusia pertama yang menjadi kultivator dan apa saja yang mereka lakukan di zaman dulu.
Ren Yuu mengalihkan perhatian ke dalam pintu lalu langsung bergerak ke sana.
Ketika mencapai depan pintu, pintu otomatis terbuka yang membuat Ren Yuu merasa heran.
Ren Yuu tidak membuang waktu dan langsung masuk ke dalam.
__ADS_1
Ketika mencapai sisi lain pintu, Ren Yuu tersenyum dengan apa yang di lihat dan di rasakan olehnya.
"Sudah waktunya berkultivasi!"