
Blood Prison
Ren Yuu saat ini sedang berada di dalam Dimensional Life miliknya. Ia tertidur selama sehari dan Xiao Xiao serta Feng Xian'er membuka titik meridian-nya perlahan.
Ren Yuu perlahan membuka matanya dan merasakan kepalanya berada di tempat yang sangat empuk dan nyaman.
Feng Xian'er yang sedang bermeditasi menaruh kepala Ren Yuu di pahanya agar Ren Yuu bisa beristirahat dengan nyaman.
"Ibu.." Bisik Ren Yuu. Ia tidak akan merasa canggung lagi memanggil Feng Xian'er ibu karena dia memang ibu kandungnya.
Feng Xian'er membuka matanya dan langsung memeriksa Ren Yuu dengan cermat. "Apa kamu baik-baik saja, Yuu'er?" Tanya Feng Xian'er khawatir.
"Ya.. aku baik-baik saja." Jawab Ren Yuu sambil tersenyum lalu perlahan bangun.
"Kenapa kamu terluka dan meridianmu di segel?" Tanya Feng Xian'er bingung lalu melihat rambut Ren Yuu yang sudah berubah.
"Dan kenapa ada kutukan padamu?" Feng Xian'er semakin panik karena baru saja sadar bahwa Ren Yuu di pasang kutukan.
"Tenang ibu, kutukan ini cepat atau lambat akan terlepas."
"Alasan mengapa meridianku serta aku diberikan kutukan..." Ren Yuu langsung menjelaskan kejadian yang terjadi.
Feng Xian'er tercengang bahwa mereka saat ini berada di Blood Prison.
"Clan Feng sialan!" Feng Xian'er ingin menghancurkan clan Feng karena memperlakukan Ren Yuu seperti itu. Walaupun ia tidak memiliki ingatan tentang Ren Yuu, sudah di pastikan bahwa jiwanya terbiasa sangat merindukan Ren Yuu dan ingin terus melindunginya karena sebelumnya merasa gagal sebab meninggalkan Ren Yuu seorang diri.
"Blood Prison? Di mana itu Yuu-Yuu?" Xiao Xiao bingung dengan nama Blood Prison karena memang benar dia tidak tau sama sekali.
Lalu Ren Yuu menceritakan tentang Blood Prison yang membuat Xiao Xiao terkejut juga.
"Clan Feng sialan! Yuu-Yuu.. Setelah kita keluar dari sini ayo kita ke clan Feng dan meratakan clan itu!" Xiao Xiao sangat geram dan terlihat sangat imut ketika marah.
Ren Yuu berkedut mendengarnya.
__ADS_1
"Aku punya tujuan lain masuk ke dalam sini." Ren Yuu berkata sambil melihat Feng Xian'er dan tidak tau harus bagaimana menjelaskan identitasnya.
Feng Xian'er bingung dengan tatapan Ren Yuu. "Ada apa Yuu'er?" Tanya Feng Xian'er.
Ren Yuu terdiam sejenak lalu mendesah. Ia perlahan duduk kembali lalu berbicara karena tidak ada artinya menyimpan itu semua dari ibunya.
"Sewaktu di clan Feng..." Ren Yuu menceritakan secara keseluruhan tentang hubungan mereka dan mengapa Feng Xian'er tidak mengingatnya.
Feng Xian'er terkejut dan mengepalkan tangannya sekuat mungkin mendengar cerita Ren Yuu. Bahkan Xiao Xiao terkejut dengan cerita Ren Yuu.
"Ibu.." Bisik Ren Yuu karena takut Feng Xian'er tidak terima dirinya ada dua orang dan sudah pasti mereka akan berbeda.
Feng Xian'er menarik nafas dalam-dalam menenangkan diri lalu memeluk Ren Yuu dengan erat. "Apapun yang terjadi, ibu tidak akan pernah meninggalkanmu." Ucap Feng Xian'er karena itu memang berasal dari hatinya.
Feng Xian'er merasa bahwa dia pasti sangat menyayangi Ren Yuu dulu sehingga tubuhnya sendiri memaksanya untuk selalu berada di sisi Ren Yuu.
Mendengar itu, Ren Yuu merasa lega karena Feng Xian'er tidak berpikir macam-macam karena dirinya ada dua orang saat ini. Banyak individu yang tidak terima jika itu terjadi pada dirinya.
"Aku ikut!" Feng Xian'er langsung ingin ikut karena itu adalah dirinya yang lain.
Ren Yuu menggelengkan kepalanya sambil berkata, "biarkan aku sendiri dulu, ibu. Tidak akan ada yang bisa mengancam nyawaku di sini karena aku bisa masuk ke dalam Dimensional Life. Lagi pula aku bisa membawa kalian keluar kapan saja waktu bertarung dengan musuh."
Feng Xian'er terlihat enggan. Begitu juga dengan Xiao Xiao.
Ren Yuu melihat ke arah Xiao Xiao lalu berkata, "tidak lama lagi, kamu akan ikut keluar karena kamu akan melakukan evolusi terakhirmu di luar, Xiao Xiao."
Xiao Xiao tertegun karena lupa tentang itu. Ia bersemangat seketika. Ia langsung memeluk Ren Yuu dengan erat tapi Ren Yuu berkedut mendengar perkataan Xiao Xiao yang tersadar karena memeluk Ren Yuu.
"Yuu-Yuu, kamu mengambil keuntungan dariku."
Wajah Ren Yuu bergerak-gerak karena tidak tau harus bereaksi bagaimana. Bukan dia yang minta di peluk saat ini.
Feng Xian'er terkikik mendengar perkataan Xiao Xiao.
__ADS_1
"Baiklah. Aku akan keluar lebih dulu. Luangkan waktu kalian untuk berkultivasi. Terutama kamu, Xiao Xiao." Ren Yuu berkata canggung setelah melepaskan pelukan dari Xiao Xiao.
Xiao Xiao terkikik karena merasa senang mengerjai Ren Yuu.
Ren Yuu langsung keluar dari Dimensional Life. Ketika keluar, ia menyebarkan energi spiritualnya dan tidak menemukan siapapun di dekatnya.
Ia perlahan melayang di udara sambil melihat ke arah kejauhan. Ia langsung melesat dari arah yang berlawanan dari pusat Blood Prison untuk mencari tempat penjahat berkumpul.
Sewaktu terbang ke arah acak, Ren Yuu mengerut karena energi mendalam di udara sangat padat tapi sangat tercemar.
"Kenapa energi di sini terasa aneh?" Gumam Ren Yuu karena tidak menyadarinya sebelumnya sebab kultivasinya di segel sewaktu masuk ke dalam Blood Prison.
Ren Yuu berhenti sejenak karena merasakan Bloody Mist Sword berdengung. Ia kemudian mengambil Bloody Mist Sword untuk melihat apakah ada yang salah.
"Manusia!" Suara Iblis Darah terdengar di telinga Ren Yuu.
"Ada apa? Apa kau kesepian setelah sekian lama?" Ejek Ren Yuu.
Iblis Darah marah mendengar perkataan Ren Yuu tapi tetap menahan amarahnya.
"Tempat ini sangat spesial. Jika aku menyerap energi di sini, aku akan pulih sangat cepat." Ucap Iblis Darah.
"Terus?" Tanya Ren Yuu seolah-olah tidak peduli tapi ia merasa waspada. Semakin kuat Bloody Mist Sword, semakin sulit mengendalikannya.
"Bantu aku menyerap energi di sini. Ini tidak akan memakan waktu yang lama. Hanya beberapa menit, aku akan menyerap lebih dari 10% dari keseluruhan energi yang terkandung di sini. Jika kau membantu, aku akan bekerjasama denganmu untuk membunuh musuhmu." Iblis Darah membuat proposal yang membuat Ren Yuu mengerut.
"Seperti aku akan percaya pada Iblis sepertimu." Dengus Ren Yuu lalu langsung menyimpan Bloody Mist Sword karena merasa sangat bahaya.
"Tung-..." Kata-kata Iblis Darah terhenti karena Ren Yuu sudah menyimpannya.
Wajah Ren Yuu agak gelap mendengar perkataan Iblis Darah. Sebab, 10% energi di sini setara dengan energi ratusan Immortal Ascension. Yang berarti, jika Bloody Mist Sword menyerap energi di sini selama beberapa menit, sudah di pastikan bahwa ia tidak akan bisa mengendalikannya.
"Bloody Mist Sword itu sangat berbahaya. Aku harus berhati-hati memakainya jika berada di sini." Gumam Ren Yuu. Ia langsung melesat ke arah acak lagi untuk mencari perkumpulan penjahat dan mengabaikan Bloody Mist Sword untuk saat ini.
__ADS_1