Path To God

Path To God
Ch 201. Memasuki Danau Ensensial


__ADS_3

"Apakah kamu bercanda?" Tanya Xiao Xiao dengan nada tidak percaya dengan apa yang di dengar olehnya baru saja.


"Bercanda? Tentu saja tidak. Aku punya cara sendiri untuk mencapai dasar dari danau ini." Ren Yuu tersenyum kecil karena itu tidak akan terlalu sulit.


Tubuhnya sangat kuat dan pasti bisa menahan tekanan. Jika tidak sanggup menahan tekanan, dia hanya perlu masuk ke dalam Dimensional Life untuk memulihkan diri.


Ren Yuu selalu memaksimalkan penggunaan Dimensional Life tidak seperti pertama kali mendapatkannya. Pertama kali itu hanya di gunakan olehnya untuk bersembunyi dan menyimpan barang.


Setelah penciptaan tubuhnya kembali, ia sering menggunakannya di dalam pertarungan karena itu terlihat seperti sebuah gerakan tubuh yang sangat cepat.


Ren Yuu akan selalu menggunakannya sebelum masuk ke Alam Ilahi. Di Alam Ilahi, dia tidak akan bisa menggunakannya sembarangan karena kultivator Tier Ilahi tertentu mampu merobek Dimensional Life miliknya.


Ren Yuu tidak membuang waktu. Ia menarik tangan Xiao Xiao karena terlalu malas menjelaskan. Ia langsung menyeretnya ke dalam Danau Ensensial.


"Tung-.." Kata-kata Xiao Xiao terhenti karena mereka sudah menyelam ke dalam Danau Ensensial. Ia tidak percaya bahwa Ren Yuu benar-benar serius ingin pergi ke dasar danau.


"Apa yang kau lakukan? Apa kau ingin mati?!" Teriak Xiao Xiao dalam transmisi suara yang di kirimnya kepada Ren Yuu.


"Mati? Lihat nanti apakah aku mencari mati atau tidak." Dengus Ren Yuu di transmisi suara yang di kirimnya kepada Xiao Xiao.


Xiao Xiao melototi Ren Yuu dengan intens. Wajah cantiknya agak pucat karena Ren Yuu terus menariknya ke dalam.


Banyak kultivator yang berada di dasar Danau Ensensial melihat Ren Yuu dan Xiao Xiao menyelam ke dalam.


"Apakah kita akan masuk juga ke dalam?" Tanya seorang kultivator yang melihat Ren Yuu menyelam.


"Jangan bodoh. Apa kau ingat cerita salah satu Tetua? Kau akan mati jika mencobanya karena salah satu Tetua dulu hampir binasa juga ketika masuk ke dalam." Kultivator di sebelahnya memperingati.


Feng Long juga melihat Ren Yuu dan Xiao Xiao menyelam.

__ADS_1


"Apakah anak itu tidak di beri tahu tentang Danau Ensensial ini?" Tanya Feng Long heran.


"Aku tidak tau, kemungkinan besar anak itu tidak di beri tahu tentang Danau Ensensial ini." Jawab pemuda di sebelahnya dan orang yang menahan Feng Long untuk merobek Ren Yuu sebelumnya, Feng Xen.


Feng Long dan Feng Xen merupakan yang terkuat dari empat anggot clan Feng yang tiba di Danau Ensensial. Kedua lainnya berada di Tier Nascent Soul tahap ketiga dan keempat. Sedangkan mereka berdua berada di Tier Nascent Soul tahap kelima.


"Jadi, apakah kita akan menunggu anak itu keluar lalu menghabisinya?" Feng Long mengirim transmisi suara kepada Feng Xen.


Feng Xen hanya mengangguk pelan dan menambahkan juga. "Jika anak itu tidak keluar dalam waktu 2 jam, tinggalkan saja karena dia pasti tidak akan selamat."


Feng Long mengangguk mendengar perkataan Feng Xen. Tidak akan ada artinya menunggu mayat. Lalu mereka semua sibuk menaikkan level energi mereka sampai batas mereka mampu.


Ren Yuu dan Xiao Xiao terus bergerak ke arah dasar danau. Setelah bergerak selama puluhan menit, tekanan mengerikan mulai terpancar dari dasar danau.


Mata Ren Yuu cerah merasakan tekanan energi itu. "Pasti itu adalah benda yang sangat berharga. Tapi apa itu?" Batin Ren Yuu. Ia tidak sabar untuk mencapai dasar danau.


Setelah 5 menit kemudian, Xiao Xiao tidak tahan lagi dengan tekanan yang menimpanya. Ia ingin bergerak kembali ke dasar danau tapi langsung di tangkap oleh Ren Yuu.


Awalnya Xiao Xiao sangat marah. Tapi, ketika sampai di dalam Dimensional Life, ia tercengang karena tidak menyangka akan berpindah dalam sekejap.


Ia juga melihat kebun herbal yang sangat luas. Tubuhnya bergetar karena ingin melahap semua herbal yang di gunakan untuk berkultivasi.


Di dalam kebun herbal, hampir 70% adalah herbal untuk berkultivasi. Itulah mengapa Xiao Xiao sangat bersemangat. Tapi semua buyar karena suara seseorang.


"Jangan berpikiran untuk menelan semua herbal ini." Dengus Ren Yuu. Walaupun ia jarang sekarang memakai herbal untuk menerobos, mungkin semua herbal ini akan berguna suatu hari nanti. Ia ingin membentuk kembali clan Ren atau mungkin kekuatan lain yang akan membantunya.


Dan itu semua membutuhkan sumber daya yang sangat besar. Itulah sebabnya Ren Yuu mengumpulkan apa saja yang bisa di kumpulan untuk menopang kekuatan yang akan di bentuknya suatu hari nanti.


"Di mana ini?" Xiao Xiao tersadar karena mereka berpindah dalam sekejap.

__ADS_1


"Artefak milikku." Jawab Ren Yuu tanpa takut sedikitpun karena mereka sudah membuat Sumpah Darah.


Xiao Xiao tercengang mendengarnya. Walaupun generasi mereka sudah sangat lama di dalam Primordial Ark, tetap saja mereka masih menyimpan pengetahuan tentang itu semua. Bahasa yang mereka gunakan juga berasal dari manusia yang masuk ke dalam Primordial Ark.


Xiao Xiao mengerti tapi tetap tidak puas dengan perkataan Ren Yuu sebelumnya tentang jangan berpikiran untuk menelan semua herbal yang ada di sini.


"Kau sudah berjanji untuk membantuku berevolusi. Kenapa aku tidak bisa menelan herbal herbal ini? Ini akan mempercepat proses evolusiku!" Xiao Xiao berkata dengan nada geram.


Ren Yuu mendengus lalu membalas. "Ini ada fungsinya suatu hari nanti. Untuk membuatmu berevolusi, itu tidak perlu menghabiskan banyak sumber daya. Aku akan membuat pil untukmu suatu hari nanti."


Xiao Xiao semakin tercengang karena Ren Yuu berniat membuatnya berovulasi menggunakan pil.


"Pil apa?" Tanya Xiao Xiao heran karena sama sekali tidak mengetahui itu.


"Suatu hari nanti kamu akan tau Xiao Xiao. Tidak akan sampai 100 tahun aku akan membuat pil itu untukmu. Jadi bersabarlah karena herbal di sini tidak akan bisa membuatmu berevolusi." Jawab Ren Yuu sambil memperingati Xiao Xiao agar tidak menelan herbal di sini.


Xiao Xiao hanya melototi Ren Yuu lalu membuang muka karena merasa waktu 100 tahun tiba-tiba menjadi sangat lama setelah melihat semua herbal di depannya.


Ren Yuu mendesah lalu berkata, "ambilah satu herbal dari tiap jenisnya. Tapi jangan ambil herbal yang hanya memiliki jenis yang sedikit sebab aku menunggu mereka untuk tumbuh."


Mata Xiao Xiao langsung cerah. Ia tidak membuang waktu dan langsung melesat ke arah kebun herbal.


Ia mengambil herbal di sana sini yang berusia 10.000 tahun sebab hanya bisa satu per jenis herbal. Xiao Xiao juga ingat peringatan Ren Yuu tentang herbal yang sedikit. Ia tentu saja tidak akan menentangnya karena sudah berkah baginya memanen banyak herbal berusia 10.000 tahun.


Tapi Xiao Xiao berhenti karena menemukan sesuatu yang membuatnya tercengang.


Benda itu ada di tengah-tengah kebun herbal. Awalnya ia merasa bahwa itu adalah benda biasa.


Tapi, ketika memeriksa dengan seksama, Xiao Xiao tercengang.

__ADS_1


Itu adalah telur Naga yang mirip dengan batu yang di tendang oleh Ren Yuu sebelumnya sampai ke tengah kebun herbal.


__ADS_2