
Alam Ilahi
Xing Jianying membuka matanya sambil tersenyum sedikit karena ia yakin Ren Yuu akan baik-baik saja.
Melihat senyum Xing Jianying, Moon Sovereign hanya mengangguk pelan. Ia tau bahwa Ren Yuu tidak akan mudah menyerah begitu saja dan dengan sedikit dorongan dari Xing Jianying, semangatnya pasti akan muncul kembali.
Pan Gu yang melihat itu tidak bertanya sama sekali. Tapi ia tetap berbicara. "Sepertinya senjata itu akan ada di tangan muridmu. Aku tidak menyangka pewaris Kaisar Kegelapan akan sangat berbeda dengan para pendahulunya."
Moon Sovereign yang mendengar itu tersenyum tipis lalu berkata. "Walaupun muridku adalah penerus Kaisar Kegelapan, jika ada yang membantunya di awal, dia tidak akan terjerumus ke jalan yang sama dengan semua Kaisar Kegelapan sebelumnya."
Pan Gu yang mendengar itu mengerti. "Semua Kaisar Kegelapan terjerumus ke jalan yang salah akibat kehilangan semua orang yang sangat di sayanginya. Itu adalah takdir bagi semua penerus Kaisar Kegelapan."
Ren Yuu juga terus-menerus hampir kehilangan semua orang yang di sayanginya. Tapi, takdir berkata lain. Dan saat ini, Ren Yuu memegang Trident Of Destiny yang membuat dirinya mampu melawan takdir yang harus di jalani seperti para pendahulunya.
"Kutukan God Race pada pemegang Profound Emperor Darkness sepertinya akan hilang tidak lama lagi dengan muridmu sebagai penerusnya." Ucap Pan Gu.
Moon Sovereign mengangguk karena sudah tau tentang hal itu dari Pan Gu saat ia kembali ke Alam Ilahi. Sewaktu ia mencapai wilayah kekuasaannya, Pan Gu datang padanya dan menceritakan semua tentang God Race dan juga sejarah mereka. Karena, salah satu teman Pan Gu di zaman dulu yang tewas saat pertempuran adalah penerus Kaisar Kegelapan yang berasal dari clan Ren. Ketika anggota clan Ren bertarung melawan God Race, semua rahasia Kaisar Kegelapan terungkap di sana dan mengapa Profound seperti itu muncul.
***
Ren Yuu saat ini di tutupi oleh jubah megah berwarna biru laut. Jubah itu terlihat seperti armor.
Tanda di dahi Ren Yuu bersinar semakin cerah dari waktu ke waktu.
Setelah gelombang energi yang meletus sebelumnya, Ren Yuu menarik kembali Trident Of Destiny.
Energi dari Trident Of Destiny yang masuk ke dalam tubuh Ren Yuu tidak berhenti sama sekali. Karena peningkatan Heavenly Bloodline Atlantis miliknya, kultivasi Ren Yuu juga terus naik.
Ascension tahap ketujuh
Ascension tahap kedelapan
Ascension tahap kesembilan
Setengah langkah Immortal Ascension
Immortal Ascension tahap pertama
Itu berhenti tepat di Tier Immortal Ascension tahap pertama.
Ren Yuu merasa dirinya saat ini di penuhi oleh kekuatan yang sangat melimpah. "Beginikah rasanya menjadi kultivator Immortal Ascension?" Batin Ren Yuu.
"Sekarang aku mengerti mengapa itu di sebut Immortal, itu karena energi yang ada di dalam dantian seperti tidak akan habis sama sekali. Energi yang terkandung di dalam dantian seperti jurang tidak berdasar dan sangat sulit untuk di isi." Gumam Ren Yuu sambil tersenyum.
Tapi Ren Yuu merasa ada yang salah. Ia menatap ke arah langit. "Kenapa tidak ada Heavenly Tribulation? Ini sungguh aneh." Gumam Ren Yuu. Ia tidak tau bahwa Heavenly Tribulation sudah menerjang ke ruangan aneh yang di ciptakan oleh Goddess Of The Sea generasi pertama tapi tidak bisa menembusnya sama sekali. Koneksi di tempat itu ke dunia luar sangat susah di akses bahkan waktu berjalan lebih cepat di luar. Itulah sebabnya Ren Yuu tidak merasakan Heavenly Tribulation datang.
__ADS_1
"Terimakasih Ying'er." Batin Ren Yuu.
Ia memeriksa dantiannya dan merasa aneh. Segel yang ada pada Origin Core Light-Darkness miliknya masih ada. Sebelumnya segel tersebut hilang begitu saja.
"Apakah ini perbuatan takdir? Takdir sungguh aneh." Gumam Ren Yuu lagi. Itu seperti Trident Of Destiny membuat kejadian sebelumnya terlihat seperti ilusi semata.
Ren Yuu menutup matanya dan mengirim koneksi ke Trident Of Destiny. Setelah beberapa saat, sangat banyak informasi yang mengalir di dalam kepalanya. Ia perlahan mencerna semua informasi.
"Alam Semesta lain.."
"Nine Realms.."
"Realms Of The Beast.."
"Realms Of The Abyss.."
"Realms Of The God's.."
"Realms Of The Soul.."
"Realms Of The Fey.."
"Realms Of The Fairy.."
"Realms Of The Chaos.."
"Realms Of The Sea.."
"God Of The Sea.."
"Heavenly Bloodline Atlantis.."
"Atlantis God Bloodline.."
"Weapon Of The God.."
"Law Of Destiny.."
Ren Yuu mengerut karena sangat banyak informasi yang masuk ke dalam kepalanya. Ia merasa ragu bahwa semua informasi itu benar karena informasi yang di terimanya tentang beberapa tempat sangat minim juga.
Ia kemudian membuka matanya sambil bergumam, "apakah semua informasi itu benar?"
Ren Yuu mengerut dalam waktu yang sangat lama. "Empat Alam Semesta telah jatuh di tangan God Race. Aku tidak menyangka God Race akan sekuat itu. Dan Alam Semesta ini di sebut sebagai Realms Of The Chaos." Gumam Ren Yuu.
"Sepertinya God Race ingin menguasai Nine Realms. Ini bukan saatnya untuk memikirkan itu." Setelah mengatakan itu, Ren Yuu mengangkat tangan kirinya.
__ADS_1
Iblis Darah yang berada di kejauhan yang masih terkejut tiba-tiba tertarik ke arah Ren Yuu.
"Sialan.. Bocah ini akan semakin sulit untuk di kendalikan!" Batin Iblis Darah. Ia langsung di sedot ke dalam Bloody Mist Sword.
Leviathan yang di kejauhan memberontak karena Ren Yuu mengambil Pusaka yang dijaga olehnya sejak dahulu kala. Itu sudah tertanam di gennya agar tidak membiarkan siapapun memiliki Trident Of Destiny.
Ren Yuu menangkap Bloody Mist Sword lalu langsung menyimpannya karena memang sejak awal ia tidak terlalu suka menggunakan Bloody Mist Sword.
Ren Yuu melihat ke arah Trident Of Destiny dengan senyum kecil. "Aku tidak menyangka bahwa ketika aku menggunakan senjata ini, aku akan bisa mengendalikan elemen Air dengan mudah. Dan dengan Heavenly Bloodline Atlantis.."
Zhung!!
Tanda di dahi Ren Yuu bersinar dan kultivasinya naik menjadi Immortal Ascension tahap kedua.
God Armor!!
Domain Yin Ekstrim!!
Kultivasi Ren Yuu naik lagi menjadi Immortal Ascension tahap keempat. Dengan kecakapan pertempurannya, ia tidak lagi takut dengan puncak Immortal Ascension.
Ren Yuu melihat ke arah Leviathan yang masih marah dan mencoba untuk mendekati Ren Yuu tapi tempat Ren Yuu berpijak masih belum di isi oleh air laut.
"Sepertinya aku harus membunuhnya terlebih dahulu. Pintu portal tidak terbuka sama sekali setelah aku mengambil Trident Of Destiny yang berarti aku harus membunuh makhluk tersebut." Bisik Ren Yuu.
Ren Yuu kemudian melambaikan Trident Of Destiny dan membuat penghalang yang menghalangi air laut masuk hancur seketika.
Brush!!
Air laut perlahan masuk ke tempat Ren Yuu berada dan Leviathan langsung menerjang ke arah Ren Yuu sebisanya.
"Ketahui tempatmu makhluk bodoh!" Ren Yuu langsung menghunuskan Trident Of Destiny ke arah Leviathan yang menerjangnya seperti meteor di dalam air.
Trang!!
Trident Of Destiny bertabrakan dengan kepala Leviathan. Itu membuat air laut di sekitar mereka terhempas ke segala arah.
Ren Yuu sedikit di dorong tapi merasa hal itu wajar. Leviathan memang setara dengan puncak Immortal Ascension yang sangat kuat.
Hanya satu kendala Ren Yuu saat ini. Tidak ada teknik bertarung yang di tinggalkan di Trident Of Destiny. Hanya ada teknik berbasis elemen Air yang di terima olehnya namun sangat sulit menggunakannya.
Walaupun begitu, Ren Yuu merasa ia bisa menggunakan teknik tersebut.
"Ayo kita coba seperti apa kekuatan Trident Of Destiny ini.." Ren Yuu memundurkan Trident Of Destiny sedikit lalu menusuk kembali ke arah Leviathan sekuat tenaga. Ia juga menyalurkan energi mendalamnya dalam jumlah yang sangat besar ke Trident Of Destiny.
"Mati!"
__ADS_1