Path To God

Path To God
Ch 217. Kematian Feng Hu


__ADS_3

Primordial Ark


Winged Tiger God menghilang dari lokasi Tan Meng. Ren Yuu, Xiao Xiao, Feng Wu dan Feng Shui tiba di tempat Tan Meng berada.


Ketika mereka sampai, mereka heran bahwa Tan Meng tidak lagi sadarkan diri di tanah. Bloody Mist Sword juga berubah warna dari merah darah menjadi merah pucat karena di segel sementara oleh Winged Tiger God.


"Bagaimana orang itu tiba-tiba jatuh?" Xiao Xiao merasa heran sambil menatap Tan Meng yang tidak bergerak sama sekali.


Feng Wu dan Feng Shui juga bingung pergantian peristiwa tiba-tiba.


Ren Yuu mengerut sedikit karena melihat warna Bloody Mist Sword berubah sedikit. Ia kemudian bergerak perlahan ke arah Tan Meng yang tidak lagi sadarkan diri.


Ketika tiba di depan Tan Meng, Ren Yuu mencoba memeriksa Tan Meng. Ia terkejut melihat kondisi Tan Meng.


Tan Meng kehilangan seluruh esensi darahnya. Sudah dipastikan bahwa Tan Meng akan menjadi orang lumpuh walaupun masih hidup.


Xiao Xiao, Feng Wu dan Feng Shui mendarat di sebelah Ren Yuu sambil memperhatikan Tan Meng dengan seksama. Mereka bertiga juga terkejut melihat kondisi Tan Meng yang sangat mengerikan.


Ren Yuu langsung mengambil cincin ruang milik Tan Meng karena itulah tujuan utamanya mengikuti Festival Parade 100.000 Api. Ia ingin membuat Xiao Xiao sekuat mungkin.


Feng Shui mengerut melihat Ren Yuu menjarah cincin ruang milik Tan Meng. Tapi, ketika melihat tatapan dingin Xiao Xiao, ia mengerti bahwa akan sulit mengambilnya dari Ren Yuu. Karena, ia juga melihat Feng Wu tidak keberatan sama sekali Ren Yuu mengambil hasil rampasan.


Jika Feng Shui tau bahwa token yang dimiliki oleh Tan Meng berada di peringkat pertama, ia mungkin akan mencoba merebutnya.


Di sisi lain, Feng Wu sama sekali tidak peduli soal token. Bahkan jika hadiah dari Primordial Ark sangat bagus, itu tidak akan lebih bagus dari barang-barang yang dimiliki oleh ibunya yang berasal dari Alam Ilahi yang ditinggalkan oleh kakeknya.


Ketika memeriksa cincin ruang milik Tan Meng, Ren Yuu tercengang dengan jumlah token yang di milikinya. Ia tersenyum lalu langsung menyimpan semuanya untuk dirinya sendiri sambil melirik Feng Wu.


"Tidak masalah, Feng Wu?" Tanya Ren Yuu datar yang langsung di jawab dengan anggukan oleh Feng Wu.


Ren Yuu melihat ke arah Feng Shui yang sedikit tidak senang tapi tidak berkomentar sama sekali.


Bloody Mist Sword masih berada di tangan Tan Meng. Mereka semua saling memandang karena merasa akan berbahaya jika menyentuh Pedang Merah tersebut.


"Tidak ada yang menginginkan Pedang Merah ini?" Tanya Ren Yuu sambil melihat mereka semua.


"Aku tidak tertarik." Feng Wu pertama yang langsung menolak. Xiao Xiao juga menggelengkan kepalanya tanda tidak ingin memegang Pedang Merah itu lagi.


Feng Shui merenung sejenak. Ia kemudian mengambil keputusan dan mengambil Bloody Mist Sword.


Ketika Feng Shui memegang Bloody Mist Sword, ia langsung mundur sambil melepaskan Bloody Mist Sword dari tangannya.


"Ada apa?" Tanya Feng Wu heran.

__ADS_1


"Pedang ini menolakku secara langsung seakan aku tidak layak memegangnya." Gumam Feng Shui sambil melihat telapak tangannya yang memiliki bercak merah.


Mereka semua melihat ke arah Ren Yuu karena mungkin Ren Yuu tertarik dengan Bloody Mist Sword.


Melihat tatapan mereka, Ren Yuu perlahan berjalan ke depan Tan Meng. Ketika ia ingin meraih Bloody Mist Sword, suara seseorang menghentikannya meraih Bloody Mist Sword.


"Hentikan. Pedang Merah itu akan menjadi hadiah bagi clan Feng."


Semua orang melihat ke arah sumber suara. Itu adalah suara Feng Hu. Feng Xian'er juga berada tidak jauh darinya.


Ren Yuu mengerut mendengar perkataan Feng Hu.


"Kenapa aku harus menuruti perkataanmu?" Tanya Ren Yuu heran.


Wajah Feng Hu jelek mendengar pertanyaan Ren Yuu. Hanya Ren Yuu yang selalu menganggap statusnya tidak ada apa-apanya di clan Feng. Bahkan Feng Shui akan memberinya wajah karena dia cucu dari Tetua Agung clan Feng.


"Kau harus menuruti perintah karena semua ini demi clan Feng!" Feng Hu berkata sambil melototi Ren Yuu dengan intens.


Ren Yuu mengerut sedikit lalu melihat ke arah Bloody Mist Sword lagi. Ia merasakan bahaya besar dari Pedang Merah di depannya.


"Lebih baik aku berjaga-jaga." Batin Ren Yuu.


Xiao Xiao ingin merobek Feng Hu dalam sekejap tapi di tahan oleh Ren Yuu sambil mengirim transmisi suara. "Biarkan mereka mengambil Pedang berbahaya itu."


"Bawalah Pedang Merah itu jika kau ingin." Ren Yuu berkata datar seakan tidak peduli sama sekali.


Feng Hu tersenyum karena Ren Yuu menyerah menjarah Bloody Mist Sword. Ia kemudian berjalan ke depan Tan Meng lalu meraih Bloody Mist Sword.


Ketika menyentuh Bloody Mist Sword, Feng Hu bergetar tidak terkendali. Pola-pola merah merayap ke tubuhnya perlahan-lahan.


"Ia tidak mampu menahan Pedang Merah itu." Bisik Feng Wu sambil membuat kuda-kuda jika terjadi sesuatu.


Feng Shui juga melakukan hal yang sama karena akan bahaya jika Feng Hu di kendalikan oleh Pedang Merah.


Ren Yuu juga mengerut sambil melihat ke arah Feng Shui. "Bagaimana caramu melepaskan diri dari Pedang Merah itu sebelumnya?" Tanya Ren Yuu.


"Pedang itu yang menolakku sendiri!" Jawab Feng Shui karena itu memang kenyataannya.


"Arrrggghh!"


Feng Hu tiba-tiba berteriak keras yang membuat mereka semua melompat mundur.


Setelah menjaga jarak dari Feng Hu, mereka semua berniat untuk menyerang Feng Hu secara bersamaan. Tapi, Feng Hu lebih dulu melesat ke arah mereka semua sambil mengayunkan Bloody Mist Sword.

__ADS_1


"Sial!" Teriak mereka bersamaan sambil menyerang Feng Hu.


Ren Yuu langsung mengayunkan Palunya sama halnya dengan Feng Wu, Feng Xian'er dan Feng Shui. Xiao Xiao langsung mengayunkan cakarnya ke arah Feng Hu juga.


Bom! Bom! Bom! Bom!


Semua serangan mengenai Feng Hu dalam sekejap. Setelah ledakan mereda, terlihat Feng Hu yang masih berdiri dengan luka di seluruh tubuhnya.


Bloody Mist Sword berubah-ubah warna sesekali dari merah pucat ke merah darah.


"Kenapa Feng Hu tidak lagi bergerak?" Tanya Feng Xian'er setelah waktu berlalu hampir 1 menit.


Ren Yuu sedikit mengerut. Ia kemudian mengambil keputusan karena merasa ia akan mampu menahan Pedang Merah dengan Domain Yin Ekstrim miliknya.


Ren Yuu langsung mengaktifkan Domainnya.


Moonlight Reflection!!


Ren Yuu melesat ke arah Feng Hu dalam sekejap lalu mengayunkan Palunya ke arah Feng Hu sekuat tenaga.


Feng Hu seperti sedang berjuang melawan Bloody Mist Sword. Itu yang membuatnya terhenti sejenak dan Ren Yuu mengambil kesempatan menyerangnya.


Bang!!


Palu mengenai tepat di kepala Feng Hu yang membuatnya meledak seketika. Semua orang terkejut bahwa Feng Hu tidak melawan sama sekali.


Dan yang membuat mereka merasa ngeri, jiwa Feng Hu berubah menjadi merah seperti darah.


Jiwa Feng Hu yang muncul di sedot oleh Bloody Mist Sword karena jiwa Feng Hu sudah tercampur dengan darah yang membuat Bloody Mist Sword mampu menariknya.


"Arrrggghh!"


"Tolong aku..."


Jiwa Feng Hu berteriak minta tolong tapi tidak ada yang berani menyelamatkannya. Ketika jiwa Feng Hu tersedot, suasana menjadi hening kembali.


Semua orang tidak mau menyentuh Bloody Mist Sword karena mereka merasa mereka akan mati juga jika menyentuh Pedang Merah tersebut.


Setelah hening sejenak, Ren Yuu membuka suara. "Ayo pergi Xiao Xiao, Pedang Merah itu terlalu berbahaya." Ren Yuu perlahan berbalik karena tidak ingin mengalami kejadian yang sama dengan Feng Hu.


Xiao Xiao mengangguk mendengar perkataan Ren Yuu lalu mengikuti dari belakang.


Tapi Ren Yuu terhenti di jalurnya karena mendengar suara di dalam kepalanya. "Ambil Bloody Mist Sword. Jika Pedang Merah itu tidak memiliki Tuan rumah, ia akan terlepas dari segel yang aku buat dan akan berkeliaran sendiri membantai semua makhluk hidup. Semua makhluk hidup di dunia ini akan binasa!"

__ADS_1


Ren Yuu tercengang mendengarnya lalu berbalik melihat ke arah Bloody Mist Sword yang membuat semua orang terkejut termasuk Xiao Xiao.


__ADS_2